Menyambut Dampak Gelombang Bisnis E-Book

Netsains.Com – Sebagaimana kita pahami bisnis buku merupakan salah satu bisnis tertua di jagad ini di samping bisnis sektor riil lainnya. Bisnis buku tercetak memiliki rantai produksi yang cukup panjang dan melibatkan banyak pemain bisnis di dalamnya.

Mulai dari industri pabrik pulp (bubur kertas), berlanjut ke bisnis percetakan, desainer/layout konten, para penulis, penerbit, distributor, hingga toko buku sebagai ujung tombak display buku-buku yang telah jadi. Bisa kita bayangkan berapa miliar bahkan triliun kapitalisasi nilai bisnis seluruh industri dan perusahaan di dalam rantai produksi/bisnis di atas bila digabungkan bersama-sama.

e-book

Akan halnya e-Book yang merupakan salah satu bentuk perwujudan produk berbasis digital ternyata memiliki rantai produksi yang lebih pendek dengan environment yang cukup radikal dalam mengubah ekskalasi industri perbukuan.

Tengoklah cukup dimulai dari seorang penulis yang menuliskan tulisannya, yang dilanjutkan dengan melakukan desain/layout konten lalu dengan tool software pengkonversi dokumen ke format yang siap baca semisal CHM bahkan PDF sudah cukup untuk masuk menjadi pemain dalam industri ini.

Bagaimana dengan distributor dan toko buku? Nah ini lah yang bakal sangat terasa dampaknya selain industri kertas dan percetakan. Karena sesuai sifatnya yang intangible maka seluruh media pendistribusian dan penjualan e-Book cukup dilakukan melalui Internet! Oleh karena itu lah toko buku dan juga distributor selayaknya berancang-ancang untuk mulai melakukan modifikasi model bisnis mereka bila hendak masuk ke era baru yaitu e-Book ini.

e-book

Apalagi booming industri e-Book ini akan selaras dan mengikuti trend dari alat pembaca e-Book (e-Book reader) itu sendiri yang semakin hari semakin gencar dipromosikan oleh para vendor seperti Kindle Amazon, iPad, iPhone, dan berbagai smartphone yang berlayar lebar.

Sehingga infrastruktur pendukung lingkungan baru industri e-Book ini semakin hari semakin matang dan terbentuk dengan kokoh dan siap menggantikan era industri buku yang lama.

Jadi, sambil menunggu critical mass dari era baru bisnis buku ini, bersiap-siaplah bagi para pelaku konvensional di dalamnya seperti penulis, distributor, penerbit, toko buku untuk segera mulai meredefinisi model bisnis dan value dari bisnis mereka. Ingatlah Change or Die..!

Leave a Reply