Teori Evolusi Menurut Para Ahli

Pernahkah Anda mendengar bahwa manusia berasal dari kera? Jika Anda pernah mendengarnya, itu adalah salah satu contoh teori evolusi. Teori tersebut dikemukakan oleh Darwin yang mengatakan bahwa manusia berasal dari kera.

Ya, memang benar ada banyak sekali para ahli yang mengeluarkan teori evolusi atau proses pembentukan manusia. Jika dalam Al-Qur’an manusia diciptakan dari tanah liat, maka lain halnya teori yang dikemukakan oleh para ahli.

Ahli-ahli ini mengemukakan teorinya berdasarkan sebuah eksperimen dan pendapat yang dimiliki. Sehingga, teori ini masih belum jelaskan keberadaannya. Hanya saja beberapa orang ada yang meyakininya dan ada pula yang tidak meyakininya.

Apa Itu Evolusi?

Berdasarkan pengertiannya, evolusi merupakan salah satu cabang biologi yang mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan sejarah makhluk hidup serta keterkaitan antara makhluk hidup satu dengan makhluk hidup lainnya.

Adapun menurut bahasa, evolusi memiliki arti perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan. Oleh sebab itu, yang dimaksud dengan teori evolusi adalah sebuah teori yang di dalamnya membahas tentang proses perubahan atau perkembangan makhluk hidup yang dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu yang lama dari bentuk yang sederhana menjadi bentuk yang lebih kompleks.

Evolusi sendiri dibagi menjadi dua peristiwa penting yakni sebagai berikut:

Evolusi Anorganik

Yang dimaksud dengan evolusi organik adalah sebuah proses evolusi yang mempelajari tentang asal usul makhluk hidup di muka bumi berdasarkan dengan fakta dan menggunakan pemikiran yang teoritis.

Evolusi Organik

Evolusi organiK disebut pula dengan evolusi biologis dimana evolusi ini merupakan evolusi filogenetis yang membahas tentang asal-usul dari suatu spesies dan yang memiliki hubungan dengan kerabatnya.

Jika dilihat secara garis besarnya, evolusi ini dibagi menjadi beberapa kategori seperti evolusi progersif, evolusi divergen, evolusi regresif, dan juga evolusi konvergen. Yang dimaksud dengan evolusi progresif merupakan sebuah evolusi yang lebih memfokuskan diri pada kemungkinan dari spesies atau populasi untuk bertahan hidup.

Sedangkan evolusi regresif adalah sebuah evolusi yang lebih mengarahkan kepada suatu populasi atau spesies akan punah. Sedangkan evolusi divergen adalah sebuah eclusi yang membahas tentang perubahan organ yang berbeda yang dimiliki oleh satu spesies lain dengan kekerabatan yang jauh.

Pemikiran Awal Tentang Evolusi

Di dunia ini evolusi banyak dipercayai oleh sejumlah orang, bahkan zaman dahulu seorang filsuf Yunani juga mempercayai teori evolusi kehidupan ini. misalnya saja seperti Plato (427-347 SM) yang percaya bahwa ada dua dunia yakni dunia yang ideal dan juga dunia abadi, ia juga percaya bahwa ada dunia maya atau khayal yang tidak sempurna.

Nah, kedua dunia ini juga dapat dipahami meskipun dengan menggunakan panca indera manusia. menurut Plato, evolusi di sini berperan dalam mengubah dunia manusia yang sudah ideal dan sudah beradaptasi sempurna dengan lingkungannya.

Sedangkan menurut Aristoteles (384-322 SM) juga mengatakan bahwa evolusi adalah hal yang membahas bahwa semua kehidupan disusun berdasarkan tangga yang komplek yang akan meningkat ke bagian atas.

Jadi, setiap kehidupan diibaratkan seperti tangga dimana semuanya memiliki tingkatan yang berbeda-beda. Sedangkan di tahun 1700-an, di Amerika dan Eropa mengalami perkembangan ilmu biologi yang lebih dominan kepada hal teologi alam.

Teologi sendiri adalah sebuah filosofi yang memiliki tujuan untuk mencari rencana Tuhan dengan cara mempelajari alam. Para ahli teologi ini juga sudah melihat bahwa Tuhan sudah mendesain semua organisme di dunia ini sedemikian rupa sesuai dengan spesies dan tujuannya masing-masing.

Salah satu yang spesial dari teologi alam ini adalah adanya klasifikasi spesies dimana di sana bertujuan untuk mengungkapkan tingkatan skala dari kehidupan yang Tuhan ciptakan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan dibahas mengenai teori evolusi menurut para ahli.

Teori evolusi Menurut Para Ahli

Teori Evolusi Lamarck

Jean Baptise de Lamarck atau lebih dikenal dengan Lamarck memiliki sebuah teori pada tahun 1744-1829 yang terdiri atas 2 buah gagasan utama. Pendapat yang pertama adalah use and disuse atau yang memiliki arti digunakan maupun tidak digunakan.

Dari pendapat ini memiliki arti bagian tubuh yang digunakan oleh organisme secara aktif dan intensif akan berhadapan dengan lingkungan tertentu menjadi lebih besar dan kuat. Sedangkan bagian tubuh yang jarang digunakan oleh organisme akan mengalami kemunduran.

Nah, kedua sifat ini memiliki ciri-ciri yang diperoleh akan diwariskan kepada keturunan berikutnya. Sebagai contoh, awalnya nenek moyang jerapah memiliki leher yang pendek.

Namun, karena ia menjulurkan lehernya terus menerus untuk memperoleh makanan yang lebih tinggi, maka leher tersebut menjadi panjang. Nah, panjangnya si leher jerapah ini diwariskan kepada keturunannya, sehingga keturunan yang lahir berleher panjang bukan berleher pendek lagi.

Teori Charles Darwin

Teori evolusi yang satu ini sangat terkenal di dunia. Charles Darwin sendiri merupakan salah satu tokoh evolusi yang  lahir di Shrewburry di bagian Inggris Barat. Dia melakukan pengamatan selama berlayar dengan menggunakan kapal; Beagle ke wilayah Kepulauan Galapagos.

Setelah melakukan penelitian dan melakukan pengkajian yang lebih mendalam, ditemukanlah sebuah teori yang ditulis dalam buku On The Origin of Species by Means of Natural Selection atau yang memiliki arti Asal Mula Spesies yang Terjadi Melalui seleksi Alam.

Buku ini pertama kali diterbitkan pada 24 November 1950 dimana dalam buku tersebut terdapat dua buah teori utama.  Teori yang pertama menyebutkan bahwa spesies yang hidup saat ini berasal dari spesies yang hidup di masa lalu.

Sedangkan teori yang kedua menyebutkan bahwa seleksi alam adalah penyebab terjadinya evolusi adaptif. Dan yang paling fenomenal dari teori ini menyebutkan bahwa manusia berasal dari kera.

Teori Evolusi Wallace

Sedangkan teori evolusi selanjutnya dikemukakan oleh Wallace di tahun 1923 hingga 1913. Ia lebih mengembangkan teori seleksi alam yang memiliki dasar yang sama dengan teori yang dikemukakan oleh Darwin. Adapun teori ini datang karena ekspedisi yang ia lakukan ke berbagai wilayah jajahan Inggris seperti malaysia, kalimantan, Maluku dan juga Sulawesi.

Berdasarkan hasil pengamatannya ternyata menunjukkan bahwa fauna yang berada di wilayah Indonesia bagian barat ini sangatlah berbeda dengan fauna yang berada di Wilayah Indonesia bagian Timur.

Teori Darwin dan Wallace

Menurut mereka jerapah pada awalnya terdiri dari dua jenis yakni jerapah dengan leher panjang dan jerapah dengan leher yang pendek. Namun, karena adanya seleksi alam, jerapah yang berleher pendek tidak dapat bertahan hidup. Meskipun demikian keturunan dari jerapah tetaplah bervariasi, hanya saja variasi ini lebih didominasikan pada jerapah yang berleher panjang.

Teori Evolusi Weismann

Weismann yang memiliki nama lengkap August Weismann memiliki sebuah teori yang menyatakan bahwa perubahan sel tubuh pada spesies terjadi karena pengaruh lingkungan bukan karena diwariskan oleh keturunannya. Hal ini menunjukkan bahwa adanya evolusi ini memiliki kaitan yang sangat erat terhadap faktor-faktor genetik suatu spesies.

Dari berbagai macam teori evolusi di atas bisa dijadikan sebagai wawasan bahwa ada banyak sekali teori yang dikemukakan oleh para ahli yang berkaitan dengan evolusi. Namun, jika Anda seseorang beragama Islam, yakini saja bahwa manusia memang diciptakan dari sari pati tanah.

BACA ARTIKEL TERKAIT;

0 Shares:
0 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like