Seni Rupa: Pengertian, Fungsi, Jenis, Unsur dan Aliran Seni Rupa

seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi

Apa Itu Seni Rupa? Seni rupa adalah satu cabang seni yang menghasilkan karya seni dimana bentuk serta kualitasnya dapat dirasakan oleh indera manusia, khususnya oleh indera penglihatan dan indera peraba. Ada pula yang mengatakan jika seni rupa adalah kesenian yang menghasilkan suatu karya yang bisa dinikmati oleh masyarakat secara umum.

Sebab bisa memiliki bentuk serta wujud nyata dan bisa dilihat. Dengan kata lain, fine art adalah suatu karya seni yang fokus pada keindahan visual serta sentuhan. Bagi orang tertentu, karya seni bisa menjadi suatu hiburan tersendiri hanya dengan melihat ataupun menyentuhnya saja.

Dimensi Seni Rupa

seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi

Melalui cabang seni ini, seseorang bisa menunjukkan ekspres pada diri pada orang lain. Berdasarkan bentuknya, seni rupa bisa dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Seni Rupa 2 Dimensi

Yakni karya seni yang hanya bisa dilihat dari satu sudut pandang saja, serta memiliki dimensi panjang dan lebar. Contoh seni lukis, seni grafis, seni relief dan sebagainya.

2. Seni Rupa 3 Dimensi

Yakni karya seni yang berbentuk seperti bangun ruang serta memiliki volume dimana dimensinya terdiri dari panjang, lebar serta tinggi. Contoh: seni patung, seni kriya, seni arsitektur, seni keramik dan lain sebagainya.

Contoh Seni Rupa 2 Dimensi & 3 Dimensi

Sedangkan untuk contoh-contoh seni rupa antara lain ada:

  • Lukisan, yaitu karya seni 2 dimensi yang menggabungkan teknik menggambar dan mewarnai pada sebuah ekspresi yang bisa dinikmati oleh mata.
  • Patung, yaitu hasil karya seni rupa 3 dimensi yang keberadaannya bisa dilihat maupun dirasakan dan uga dengan mudah bisa dijumpai di berbagai tempat.
  • Foto, yaitu contoh karya seni 2 dimensi yang proses pembuatannya dilakukan dengan bantuan alat yang disebut kamera.
  • Relief, yaitu karya seni rupa 3 dimensi dari sebuah gambar.
  • Kerajinan Keramik, yaitu hasil karya seni rupa 3 dimensi yang memakai bahan dasar keramik atau tanah liat yang diproses kemudian menjadi keramik.

Pengertian Seni Rupa

pengertian seni rupa

Untuk lebih memudahkan Anda dalam memahami apa itu seni rupa, beberapa ahli ini menjabarkan definisi tentang seni rupa.

  1. Haukin: Haukin mengungkapkan bahwa, seni rupa sebagai ekspresi jiwa seseorang yang diimajinasikan pada sebuah bentuk indah yang diungkapkan dan dapat dinikmati oleh orang dalam pertunjukan atau pameran seni.
  2. La Mery: Seni rupa adalah penglihatan ekspresi secara simbolis dalam wujud dan bentuk yang lebih tinggi dan akan lebih indah yang dinetralisir menjadi sebuah wujud indah sebagai bentuk pengekspresian diri dan emosi.
  3. Kamala Devi Chatopadhayaya: Seni rupa adalah sebuah desakan ekspresi diri pada sebuah bentuk yang menjadikan seseorang mampu untuk meluapkan apa yang sedang dirasakannya sehingga mampu dirasakan banyak orang yang melihat karya tersebut.
  4. Sussane K Langer: Seni rupa adalah sebuah bentuk karya manusia yang indah yang dapat dinikmati dengan rasanya oleh orang lain melalui bentuk indah tertentu.
  5. Coorig Harton: Seni rupa adalah seni yang menjadi sebuah bentuk untuk pengekspresian diri dan emosi yang dapat dinikmati dan dirasakan oleh banyak orang.

Fungsi Seni Rupa

fungsi seni lukis

Secara umum seni rupa memiliki fungsi untuk individual dan juga fungsi sosial. Dimana masing-masing memiliki definisi tersendiri. Berikut penjabaran lengkapnya:

1. Fungsi Individu

Seni rupa bisa berfungsi sebagai pemuas kebutuhan individu, khususnya untuk seorang seniman. Ada kepuasan batin yang dirasakan oleh seniman ketika bisa mengekspresikan dirinya melalui karya seni yang mereka ciptakan.

2. Fungsi Sosial

Selain kepuasan individu, karya seni rupa juga memiliki fungsi untuk memberikan kepuasan batin pada masyarakat yang notabenenya ialah para pecinta seni dari suatu karya seni rupa yang mereka lihat. Oleh sebab itu, ada begitu banyak pembeli karya seni meski karya tersebut dihargai dengan nominal yang cukup tinggi.

Tak hanya untuk individual dan sosial, seni rupa juga mempunyai fungsi lain, seperti:

  • Sebagai sarana pemenuh kebutuhan emosional individu, seperti untuk mengekspresikan diri demi kepuasan batin.
  • Sebagai sarana peribadatan atau media untuk mendekatkan diri pada sang pencipta.
  • Sebagai sarana komunikasi pada suatu kelompok masyarakat.
  • Memberi edukasi pada masyarakat, sebak secara tersurat maupun secara tersirat.
  • Sebagai media untuk mengenang atapun melestarikan budaya bangsa Indonesia.
  • Sebagai sarana komunikasi, dimana melalui karya seni rupa tersebut sebuah pesan bisa tersampaikan.
  • Sebagai pemenuhan kebutuhan fisik, dimana manusia membutuhkan berbagai keperluan yang bisa dilengkapi dengan adanya karya seni rupa, semisal kursi, meja, kerajinan tangan dan lain sebagainya.

Jenis Seni Rupa

Aliran seni rupa

Meskipun seni rupa merupakan cabang dari seni, namun karya seni rupa masih dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Dimana masing-masing jenis seni rupa memiliki fokus pada keindahannya tersendiri. Berikut beberapa jenis karya seni rupa.

1. Seni Rupa Murni

Seni rupa murni ialah cabang seni rupa yang menghasilkan karya yang terfokuskan pada nilai keindahan ataupun estetika saja, serta tidak memperdulikan nilai-nilai praktis dari karya yang dibuat. Beberapa contoh karya seni rupa murni antara lain adalah:

2. Seni Desain

Seni desain ialah cabang dari seni yang berhubungan dengan proses kreatif dalam merencanakan atau merancang bentuk. Beberapa yang termasuk seni desain ialah:

  • Arsitektur
  • Desain interior
  • Desain visual
  • Desain busana.

BACA ARTIKEL TERKAIT: Mengenal Seni Musik : Aliran, Unsur dan Fungsinya

3. Seni Kriya

Seni kriya merupakan suatu karya seni yang diciptakan dengan menggunakan keterampilan tangan dna juga memperhatikan nilai seni serta aspek fungsional suatu karya yang dihasilkan. Beberapa yang termasuk karya seni kriya adalah:

  • Kriya rotan
  • Ukir kayu dan seni pahat
  • Kerajinan kriya bamboo
  • Kriya keramik
  • Kriya logam.

Unsur Seni Rupa

unsur seni rupa

Untuk menghasilkan sebuah karya seni rupa yang menakjubkan, terdapat beberapa unsur yang mendukung. Berikut adalah beberapa unsur-unsur pada seni rupa.

  1. Unsur Titik: Titik merupakan unsur terkecil dan merupakan dasar dari semua ide seni yang akan dibuat oleh seniman.
  2. Unsur Garis: Garis adalah unsur yang menggabungkan semua titik-titik menjadi suatu bentuk tertentu. Garis tersebut akan membentuk ciri khas dan watak suatu karya seni (kaku, lentur, keras, dan sebagainya).
  3. Unsur Bidang: Bidang adalah hasil pengembangan dan penggabungan dari banyak garis sehingga menghasilkan beberapa sisi dalam suatu karya seni.
  4. Unsur Bentuk: Bentuk adalah unsur yang membuat suatu karya seni menjadi lebih bermakna dan hidup dengan segala detail dan sentuhan yang membuatnya lebih indah.
  5. Unsur Ruang: Unsur ruang merupakan unsur yang mempunyai sifat nyata dan semu, tergantung pada dimensinya (2D dan 3D).
  6. Unsur Warna: Warna merupakan unsur yang sangat penting pada suatu karya seni. Paduan warna dapat membuat suatu karya seni menjadi lebih indah.
  7. Unsur Tekstur: Dalam hal ini tekstur adalah sifat atau keadaan yang terdapat pada suatu karya seni. Dalam seni, tekstur terdiri dari dua jenis yaitu tekstur semu dan tekstur nyata.
  8. Unsur Terang dan Gelap: Unsur terang-gelap merupakan unsur yang dapat membuat suatu karya seni terlihat lebih nyata karena berhubungan dengan detail suatu objek dalam seni rupa.

Aliran Seni Rupa

aliran seni rupa

Setiap hasil karya seni rupa merupakan cabang dari beberapa aliran yang terdapat dalam seni rupa. Apa sajakah aliran-aliran seni rupa? Berikut beberapa diantaranya.

1. Naturalisme

Merupakan salah satu aliran seni rupa yang melukiskan suatu objek dengan kondisi alam. Objek yang digambarkan pun sesuai dengan apa yang dilihat oleh mata. Maka dari itu, untuk memperoleh kesan mirip dengan objek aslinya diperlukan proporsi, perspektif, keseibangan dan juga pewarnaan.

2. Realisme

Yaitu seni rupa yang menggambarkan dengan kondisi nyata yang ada pada saat itu. Ciri yang dianut oleh seni rupa realisme ialah objek yang dilukiskan berdasarkan susana dari hal nyata tersebut.

3. Romantisme

Yaitu seni rupa yang menampilkan suatu keindahan, absurd dan juga irrasional. Aliran ini lebih banyak menceritakan tentang hal yang romantik dan juga tragedi yang dahsyat. Ciri dari  aliran romantisme ialah penggambaran dari objek yang lebih sedikit dari kenyataan, gerakan yang lincah, warna yang lebih bervariasi dan lain sebagainya.

4. Impresionisme

Yaitu salah satu aliran seni yang mengutamakan kesan sekilas dengan objek yang sedang digambarkan atau dilukiskan. Ciri aliran ini ialah objek yang ditorehkan biasanya agak kabur serta tidak jelas detailnya.

5. Ekspresionisme

Yaitu aliran dari seni rupa yang mengutamakan curahan batin dengan bebas. Disini dapat diartikan jika objek yang dihasilkan berasal dari batin dan imajinasi serta perasaan si pembuatan karya seni rupa tersebut. Ciri dari aliran ekspresionisme biasanya berhubungan dengan kengerian, kesedihan, kemiskinan serta keinginan lain dalam bentuk tingkah laku manusia.

6. Kubisme

Aliran kubisme adalah salah satu aliran yang cenderung menghasilkan sensasi. Ciri dari aliran ini ialah menggambarkan kondisi alam dengan bentuk geometris semisal segitiga, segiempat, lingkaran, kerucut dan lain sebagainya.

7. Fauvisme

ALiran yang muncul pada abad 20 dan ditunjukkan pada para pelukis muda di jaman itu. Fauvisme sendiri memiliki beberapa ciri seperti hasil lukisan yang berwarna-warna. Paduan warna terang juga menjadi satu hal yang cukup mencolok dari  aliran ini.

8. Dadaisme

Dadaisme yaitu aliran seni rupa yang lebih dikenal sebagai anti seni, anti perasaan serta lebih menampilkan kekerasan dan kekasaran. Ciri dari aliran ini adalah objek yang dihasilkan biayanya tak memiliki ilusi. Oleh sebab itu, biasanya lukisannya diungkapkan pada buku anak.

9. Futurisme

Aliran Futurisme memiliki ciri mengabdikan diri terhadap gerak yang dihasilkan oleh objek yang dilukis. Misal lukisan anjing yang jika digambarkan pada aliran futurism maka akan melalui kaki yang lebih dari empat.

10. Pop Art

Aliran terakhir dari karya seni rupa ialah aliran yang muncul akibat kejenuhan dari seni tanpa objek serta untuk mengingat kondisi sekeliling yang biasanya dilupakan. Ciri dari seni Pop Art ialah menampilkan suatu suasana seperti karikaturis, sindiran, humor dan lain sebagainya

Bagaimana, sudah paham detail dari seni rupa? Mulai dari definisinya secara umum, definisi menurut para ahli, fungsi seni rupa, unsur seni rupa, aliran seni rupa dan lain sebagainya. Dengan menggabungkan pengetahuan tersebut, semoga Anda bisa bukan hanya bisa menjadi penikmat seni rupa sejati namun juga pencipta maha karya seni rupa.

Ya, seperti yang Anda tahu, karya seni sebenarnya tidak memiliki batasan, manusia hanya membuat pengelompokan-pengelompokan agar lebih mudah mengenali setiap karya seni tersebut. Yuk terus belajar dan mencoba apa yang Anda inginkan.

BACA ARTIKEL TERKAIT:

0 Shares:
1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like