Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

manajemen pendidikan

Pengertian Pendidikan – Sejak terlahir ke dunia, setiap manusia sudah mendapatkan pendidikan. Namun kata pendidikan sendiri justru lebih banyak terfokuskan pada pembelajaran di sekolah atau lembaga pelatihan saja. Pentingnya pendidikan dalam kehidupan manusia pun tak dapat digantikan dengan apapun, termasuk uang.

Oleh sebab itu pendidikan masuk dalam salah satu kategori Hak Asasi Manusia yang bisa diterima oleh siapa saja tanpa tebang pilih. Lalu apa definisi atau pengertian pendidikan?

Kata pendidikan secara bahasa berasal dari kata “pedagogi” yaitu “paid” yang artinya anak dan “agogos” yang artinya membimbing. Jadi bisa disimpulkan jika pendidikan atau pedagogi adalah membimbing anak.

Sedangkan secara istilah, pengertian pendidikan adalah suatu proses perubahan sikap serta perilaku seseorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia ataupun peserta didik melalui upaya pengajaran serta pelatihan.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

pengertian pendidikan

Selain pengertian pendidikan secara umum, beberapa ahli juga mengungkapkan beberapa definisi/pengertian pendidikan menurutnya. Nah berikut 10 pengertian pendidikan menurut para ahli.

1. Prof. Dr. John Dewey

Menurutnya pendidikan merupakan suatu proses pengalaman. Karena kehidupan merupakan pertumbuhan, maka pendidikan berarti membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi oleh usia. Proses pertumbuhan adalah proses penyesuaian pada setiap fase dan menambah kecakapan dalam perkembangan seseorang melalui pendidikan.

2. Prof. H. Mahmud Yunus

Yang dimaksud pendidikan ialah suatu usaha yang dengan sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, jasmani dan akhlak sehingga secara perlahan bisa mengantarkan anak kepada tujuan dan cita-citanya yang paling tinggi.

Agar memperoleh kehidupan yang bahagia dan apa yang dilakukannya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan agamanya.

3. Prof. Herman H. Horn

Beliau berpendapat bahwa pendidikan adalah suatu proses dari penyesuaian lebih tinggi bagi makhluk yang telah berkembang secara fisik dan mental yang bebas dan sadar kepada Tuhan seperti termanifestasikan dalam alam sekitar, intelektual, emosional dan kemauan dari manusia.

4. M.J. Langeveld

Pendidikan merupakan upaya dalam membimbing manusia yang belum dewasa kearah kedewasaan. Pendidikan adalah suatu usaha dalam menolong anak untuk melakukan tugas-tugas hidupnya, agar mandiri dan bertanggung jawab secara susila. Pendidikan juga diartikan sebagai usaha untuk mencapai penentuan diri dan tanggung jawab.

5. Ki Hajar Dewantara

Menurutnya pendidikan adalah suatu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya ialah bahwa pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik agar sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup yang setinggi-tingginya.

6. Kohnstamm dan Gunning

Pendidikan merupakan suatu pembentukan hati nurani manusia, yakni pendidikan ialah suatu proses pembentukan dan penentuan diri secara etis yang sesuai dengan hati nurani.

7. Stella Van Petten Henderson

Pendidikan yaitu suatu kombinasi dari pertumbuhan dan perkembangan insani dengan warisan sosial.

8. Carter V. Good

Mengartikan pendidikan sebagai suatu proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan perilaku yang berlaku dalam masyarakat.

Proses dimana seseorang dipengaruhi oleh lingkungan yang terpimpin khususnya di dalam lingkungan sekolah sehingga dapat mencapai kecakapan sosial dan dapat mengembangkan kepribadiannya.

9. Ahmad D. Marimba

Berpendapat jika pendidikan ialah suatu proses bimbingan yang dilaksanakan secara sadar oleh pendidik terhadap suatu proses perkembangan jasmani dan rohani peserta didik, yang tujuannya agar kepribadian peserta didik terbentuk dengan sangat unggul.

Kepribadian yang dimaksud ini bermakna cukup dalam yaitu pribadi yang tidak hanya pintar, pandai secara akademis saja, akan tetapi baik juga secara karakter.

10. Edgar Dale

Pendidikan adalah suatu usaha yang dilakukan dengan sadar oleh keluarga, masyarakat atau pemerintah melalui bimbingan, pengajaran, pembelajaran dan pelatihan yang berlangsung.

Baik dilakukan disekolah maupun di luar sekolah sepanjang hidup untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat menjalankan perannya dalam lingkungan untuk masa yang akan datang.

Pendidikan Kewarganegaraan

pendidikan kewarganegaraan

Secara harfiah, pendidikan kewarganegaraan ialah terjemahan dari bahasa Inggris yaitu “Civic Education” yang kemudian dialih bahasakan para ahli dalam bahasa Indonesia.

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan

Pemahaman pendidikan kewarganegaraan sendiri bisa Anda lihat dari beberapa pendapat ahli berikut ini.

1. Merphin Panjaitan

Pengertian Pendidikan kewarganegaraan ialah sebuah pendidikan demokrasi, yang memiliki sebuah tujuan dalam mendidik generasi penerus supaya jadi warga negara yang memiliki jiwa yang demokratis serta partisipatif melalui pendidikan yang berbasis dialogial.

2. Soedijarto

Soedijarto berpendapat bahwa pengertian pendidikan kewarganegaraan ialah pendidikan politik yang bertujuan demi  membantu peserta didik agar menjadi seorang warga negara yang memiliki pengetahuan politik secara dewasa serta mampu berpartisipasi dalam membangun sistem politik yang demokratis.

3. Azyumardi Azra

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan mempelajari dan juga mengkaji serta membahas segala sesuatu mengenai pemerintahan, lembaga-lembaga demokrasi, konstitusi, rule of law, hak dan kewajiban warga negara serta demokrasi. Secara substantif, pendidikan kewarganegaraan memiliki tujuan guna membangun karakter bangsa dalam perkembangan di era globalisasi.

4. Henry Rendall Waite

Pengertian Pendidikan kewarganegaraan menurut penuturan Henry Rendall Waite merupakan sebuah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan manusia di dalam berbagai perkumpulan yang terorganisasi baik dalam organisasi sosial, ekonomi, politik serta hubungan negara dengan warga negara.

5. Kerr

Pengertian Pendidikan kewarganegaraan memiliki sebuah definisi yang luas dalam perumusannya, melingkupi tahapan penyiapan generasi penerus bangsa yang memiliki peran serta tanggung jawab sebagai seorang warga negara.

Dalam arti khusus, pendidikan kewarganegaraan merupakan segala materi yang ada dalam persekolahan, pengajaran dan belajar, sebagai bagian dari proses mempersiapkan warga negara.

6. Azis Wahab dan Cholishin

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan seperti penuturan Azis Wahab ialah sebuah sarana untuk meng-Indonesiakan para warga negara khususnya melalui siswa di sekolah dengan sadar, cerdas, serta penuh tanggung jawab.

Dan Cholishin berpendapat (200:18) bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan sebuah program yang berisi beberapa konsep secara umum mengenai ketatanegaraan, politik serta hukum negara, maupun teori umum lainnya berkenaan dengan kewarganegaraan.

7. Soemantri

Pemahaman lainnya berkenaan dengan pengertian pendidikan kewarganegaraan yang diutarakan oleh Soemantri (2001:154). Ialah sebuah usaha yang dilakukan guna memberikan siswa sebuah pengetahuan serta kemampuan dasar mengenai hubungan mendasar antara warga negara dengan negara dan juga pendidikan pendahuluan bela negara sebagai bentuk-bentuk usaha pembelaan negara sebagaimana diamanatkan di dalam UUD 1945 dan juga Pancasila.

8. Zamroni

seorang anggota Tim ICCE (2005:7), Zamroni menyatakan: “Pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mempersiapkan warga masyarakat berpikir kritis dan bertindak demokratis, melalui aktivitas menanamkan kesadaran kepada generasi baru, bahwa demokrasi adalah bentuk kehidupan masyarakat yang paling menjamin hak-hak warga masyarakat”.

9. Samsuri

Samsuri (2011:28) berpendapat bahwa pendidikan kewarganegaraan dapat diartikan sebuah cara untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa demi menjadi seorang warga negara yang memiliki kecakapan, dan pengetahuan serta nilai-nilai yang guna berpartisipasi aktif di dalam masyarakat.

Manajemen Pendidikan

manajemen pendidikan

Manajemen pendidikan adalah suatu bacang ilmu yang umurnya masih muda, sehingga tidak aneh jika masih banyak orang yang belum familiar dengan kata ini. Bahasa yang lebih banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari pun lebih menjorok pada kata “administrasi. BACA JUGA: Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Pendidikan

Namun dengan penjelasan pengertian manajemen pendidikan menurut para ahli berikut ini diharapkan Anda bisa lebih paham tentang pendidikan kewarganegaraan.

1. Syarif 1976:7

Segala usaha bersama untuk mendayagunakan sumber-sumber “personil maupun materiil” secara efektif dan efisien untuk menunjang tercapainya pendidikan.

2. Sutisna 1979:2-3

Manajemen pendidikan merupakan keseluruhan “proses” yang membuat sumber-sumber personil dan materiil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsi dengan jalan mempengaruhi perbuatan orang-orang.

Proses ini meliputi perencanaan, organisasi, koordinasi, pengawasan, penyelenggaraan dan pelayanan dari segala sesuatu mengenai urusan sekolah yang langsung berhubungan dengan pendidikan sekolah seperti kurikulum, guru, murid, metode-metode, alat-alat pelajaran dan bimbingan.

Juga soal-soal tentang tanah dan bangunan sekolah, perlengkapan, pembekalan dan pembiayaan yang diperlukan penyelenggaraan pendidikan termasuk di dalamnya.

3. Made Pidarta 1988:4

Manajemen diartikan sebagai aktivitas memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya.

4. Djam’an Satori 1980:4

Manajemen pendidikan dapat diartikan sebagai keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.

5. Soebagio Atmodiwiro 2003:23

Manajemen pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.

6. Engkoswara 2001:2

Manajemen pendidikan merupakan suatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama.

7. W. Haris

Mendefinisikan manajemen pendidikan sebagai suatu proses pengintegrasian segala usaha pendayagunaan sumber-sumber personalia dan material sebagai usaha untuk meningkatkan secara efektif pengembangan kualitas manusia.

8. Stephen J. Kneziech

Manajemen pendidikan merupakan sekumpulan fungsi-fungsi organisasi yang memiliki tujuan utama untuk menjamin efisiensi dan efektivitas pelayanan pendidikan, sebagaimana pelaksanaan kebijakan melalui perencanaan, pengambilan keputusan, perilaku kepemimpinan, penyiapan alokasi sumber daya, stimulasi dan koordinasi personil dan iklim organisasi yang kondusif, serta menentukan perubahan esensial fasilitas untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan masyarakat di masa depan.

9. Dasuqi dan Somantri 1992:10

Mengemukakan manajemen pendidikan ialah upaya menerapkan kaidah-kaidah manajemen dalam bidang pendidikan.

10. Purwanto dan Djojopranoto 1981:14

Manajemen pendidikan merupakan suatu usaha bersama yang dilakukan untuk mendayagunakan semua sumber daya baik manusia, uang, bahan dan peralatan serta metode untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.

11. Mulyasa 2002:19

Manajemen pendidikan juga dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik tujuan jangka pendek, menengah, maupun tujuan jangka panjang.

12. Hadari Nawawi

Manajemen pendidikan ialah rangkaian kegiatan atau keseluruhan proses pengendalian usaha kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan pendidikan, secara berencana dan sistematis yang diselenggarakan di lingkungan tertentu, terutama lembaga pendidikan formal.

Dapat disimpulkan jika pendidikan, pendidikan kewarganegaraan maupun manajemen pendidikan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan di hidup manusia guna meningkatkan mutu dirinya. Hal ini akan semakin baik jika manajemen pendidikan dilakukan dengan benar sehingga mampu meningkatkan pendidikan setiap individu. BACA JUGA: Pengertian Sistem Menurut Para Ahli

0 Shares:
4 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like