Menu Sehat Penderita Diabetes Melitus Saat Puasa

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb

Saya Rena penderita diabetes. saya ingin bertanya, nutrisi/ menu makanan yang bagaimana yang baik untuk penderita diabetes selama menjalani ibadah puasa.
Sekian terimakasih dokter. Kami tunggu jawabannya dokter… Jazakallah…
Semoga dokter sekeluarga senantiasa dilimpahi Allah rahmat, karunia, ridho, amin 3x..,

Wassalamualaikum wr wb

Jawaban:

‘Alaikum Salam Wr. Wb.

Dear Rena yang dirahmati Allah SWT,
Terimakasih atas kepercayaannya kepada kami.

Langsung menuju pokok permasalahan,

Tujuan terapi pada penderita diabetes melitus (kencing manis) adalah menurunkan kadar gula (glukosa) darah senormal atau seideal mungkin (sekitar 60-126 mg%), menurunkan kadar lemak darah, dan mencapai berat badan ideal.

Dalam kondisi berpuasa, maka otomatis tidak ada asupan kalori, maka untuk mempertahankan kadar glukosa, terjadilah proses glikogenolisis yaitu pemecahan glikogen hati menjadi glukosa.

menu penderita diabetes

Secara umum, ada kiat tertentu yang perlu diketahui oleh penderita DM yang berpuasa di bulan Ramadhan, sbb:

  1. Makan sahur diakhirkan.
  2. Konsumsi total serat 50 gram sehari.
  3. Konsumsi wortel mentah setiap harinya (1-3 umbi wortel).
  4. Melakukan aktivitas fisik sehari-hari wajar seperti biasanya.
  5. Beristirahat sejenak (untuk sholat, tiduran, mengaji) setelah sholat Dhuhur.
  6. Jumlah asupan kalori sehari selama bulan puasa sama dengan jumlah asupan kalori sehari-hari yang disarankan oleh dokter/ahli gizi sebelum puasa.
  7. Tambahkan bawang merah ke setiap hidangan makanan, karena bawang merah memiliki khasiat menurunkan gula dan lemak darah.
  8. Perlu mengatur pembagian porsi makan: 40% dikonsumsi saat sahur, 50% saat berbuka puasa, dan 10% malam hari sesudah sholat tarawih dan sebelum tidur.
  9. Perlu mewaspadai dan mengenali tanda-gejala hipoglikemia, seperti: gelisah, berkeringat, bingung, gemetar, berdebar-debar, rasa kesemutan (pada lidah, bibir, dsb), penglihatan dobel atau berbayang, bila berlanjut maka kesadaran menurun, kejang-kejang, hingga pingsan.
  10. Penderita DM selain minum obat dokter, sebaiknya juga minum sari kacang panjang sebanyak setengah hingga satu gelas setiap hari. Pagi hari saat sahur, dibiasakan minum jus wortel 1 gelas dan jus bayam setengah gelas. Sore saat berbuka puasa, minum jus wortel 1 gelas, lettuce setengah gelas, kacang panjang sepertiga gelas, dan toge sepertiga gelas. Saat sebelum makan (besar di) malam hari, minum jus wortel 1 gelas, celery setengah gelas, petercelli seperempat gelas.

Untuk memudahkan saran/solusi, maka penderita diabetes melitus (DM) dibagi menjadi tiga kelompok:

1. Kelompok Pertama

Penderita DM dengan kadar gula darah yang terkontrol, sehingga disarankan perencanaan makanan dan olahraga. Kelompok ini boleh berpuasa.

2. Kelompok Kedua

Penderita DM yang di samping melaksanakan perencanaan makan dan olahraga, juga memerlukan obat hipoglikemik oral (OHO) untuk mengendalikan kadar gula darahnya. Dibagi menjadi dua, yaitu:

a.Kelompok IIa. Perlu dosis tunggal dan kecil, misalnya: glibenklamid 1 x ½ tablet sehari.

b.Kelompok IIb. Perlu OHO dengan dosis lebih tinggi dan terbagi, misalnya: glibenklamid pagi 2 tablet dan sore 1 tablet. Kelompok ini boleh berpuasa dengan mengubah perencanaan (pola) makan, aktivitas fisik, dan terapi.

Untuk kelompok IIa. Mengubah jadwal minum obat. OHO yang biasa diminum pagi hari, diubah menjadi dikonsumsi saat berbuka puasa.

Untuk kelompok IIb. Mengubah jadwal minum obat. OHO yang biasa diminum pagi hari, diubah menjadi saat berbuka puasa.

Sedangkan obat yang biasa diminum sore hari, dipindahkan ke saat makan sahur. Untuk mencegah terjadinya hipoglikemi (penurunan kadar gula di dalam darah) yang dapat terjadi di sore hari menjelang berbuka puasa, maka dosis OHO saat sahur dikurangi separuhnya.

menu penderita diabetes

3.Kelompok Ketiga

Penderita DM yang di samping melaksanakan perencanaan makan dan olahraga, juga memerlukan (tergantung) insulin. Dibagi menjadi dua, yaitu:

a.Kelompok IIIa. Perlu insulin 1 x sehari. Misalnya: NPH 20 unit 1 x sehari.
b.Kelompok IIIb. Perlu insulin 2x sehari atau lebih. Misalnya: RI 3 x 12 unit sehari.

Kelompok ini sebaiknya kalau ingin berpuasa, berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang merawatnya. Kelompok IIIb tidak dianjurkan berpuasa.

Penderita DM dengan komplikasi (misalnya: gagal jantung, gagal ginjal, dsb) sebaiknya tidak berpuasa, karena dikhawatirkan akan memperberat komplikasi yang sudah ada.

Demikian penjelasan kami, semoga bermanfaat.

SUMBER: DR DITO ANUROGO

Konsultan Kesehatan Netsains.Com

Leave a Reply