Contoh Proposal Pengajuan Dana Untuk Kegiatan

contoh proposal pengajuan dana

Contoh – Ketika bicara tentang proposal, maka secara umum seseorang akan berpikiran tentang sebuah proposal kegiatan. Selanjutnya, ia pasti akan menjawab bahwa proposal tersebut digunakan untuk pengajuan dana. Ya, secara umum, konsep proposal yang dipahami awam adalah demikian. Oleh karena itu, contoh proposal pengajuan dana menjadi relevan untuk dibahas.

Meskipun banyak jenis dan versinya, secara umum proposal adalah suatu rancangan mengenai kegiatan yang akan dilakukan. Kegiatan tersebut ditulis dengan sistematis dan juga terperinci. Nah, kaitan dengan pengajuan dana, jenis proposal yang lazim dibuat adalah proposal untuk mengadakan suatu kegiatan dengan rincian yang berbeda.

Proposal tersebut memang ditunjukkan untuk mendapatkan bantuan dana dari pihak lain karena keterbatasan anggaran dari panitia. Dengan adanya proposal yang diajukan tersebut, pihak lain akan memahami bagaimana kegiatan akan diadakan dan ketika mereka tertarik, maka mereka akan memberikan bantuan dana untuk kegiatan tersebut.

Susunan Proposal Pengajuan Dana

susunan proposal pengajuan dana

Sebelum membahas tentang contoh proposal pengajuan dana, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memahami bagian dari proposal tersebut. Ya, bagian dari proposal akan menentukan bagaimana proposal tersebut disusun. Memang, ada beberapa perbedaan mengenai susunan dari bagian proposal tersebut tergantung dari jenis proposal yang Anda buat.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas mengenai beberapa bagian dalam proposal pengajuan dana secara umum sebagaimana yang banyak tertulis dalam contoh proposal pengajuan dana. Adapun beberapa bagian dalam proposal pengajuan dana tersebut secara umum adalah sebagai berikut:

1. Judul Proposal

Proposal kegiatan yang hendak Anda buat harus dilengkapi dengan judul yang baik. Dalam penyusunan judul tersebut, usahakan Anda menggunakan kalimat yang padat dan to the point. Sangat tidak disarankan Anda menggunakan kalimat yang terlalu panjang dan bertele-tele.

Tidak hanya dalam susunan kalimatnya saja, judul proposal juga harus ditulis dengan cara penulisan yang benar. Dalam contoh proposal kegiatan bisa dilihat jika judul ditulis dengan gaya capitalize each word kecuali pada kata hubung. BACA: Contoh Kata Pengantar Proposal Sesuai Kaidah Penulisan

2. Latar Belakang

Dalam contoh proposal pengajuan dana, latar belakang menjadi hal yang begitu penting untuk diperhatikan. Latar belakang berisi tentang dasar dari kegiatan tersebut atau hal lain yang ditulis dalam sebuah proposal.

Karena merupakan dasar, maka latar belakang harus bisa menjelaskan alasan kenapa kegiatan atau proposal tersebut penting dan perlu untuk ditulis. Dengan demikian, ketika misalnya Anda menulis tentang proposal pengajuan dana, maka pihak lain bisa memandang bahwa kegiatan Anda penting dan mereka tertarik untuk memberikan bantuan.

Dalam hal ini, perlu diketahui bahwa penulisan latar belakang sebaiknya dilakukan dengan cara membentuk narasi. Tuliskan beberapa paragraf yang sesuai dengan kegiatan Anda. Tentu, dalam penulisan latar belakang ini pastikan jika Anda menuliskannya dengan jelas, tepat dan terperinci.

Meskipun harus menulis secara lengkap, hindari membuat latar belakang yang terlalu panjang. Anda bisa melihat contoh proposal pengajuan dana untuk memperkirakan berapa banyak paragraf yang harus Anda tulis dalam membuat latar belakang tersebut.

3. Tujuan Kegiatan

Sistematika penulisan selanjutnya adalah tujuan kegiatan. Secara umum, poin ini membahas tentang manfaat atau hasil yang diharapkan akan didapatkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Berbeda dari poin sebelumnya, dalam hal ini, Anda diharuskan menuliskan tujuan dari proposal pengajuan dana tersebut dengan skema point by point. Dengan demikian, maka Anda bisa memperlihatkan apa saja tujuan dari proposal pengajuan dana tersebut secara menyeluruh.

Namun, hindari menuliskan tujuan kegiatan dengan kalimat yang terlalu bertele-tele. Dalam hal ini, cek contoh proposal pengajuan dana dan lihat bagaimana poin-poin tersebut ditulis dengan lengkap.

4. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan berbicara tentang detail pelaksanaan kegiatan tersebut. Ini adalah salah satu bagian yang sangat penting dalam sebuah proposal kegiatan karena akan menunjukkan lokasi dan pelaksanaan kegiatan yang hendak dirancang tersebut.

Sebagaimana disinggung di awal, proposal kegiatan bertujuan untuk membuat semacam kerja sama dengan beberapa pihak terkait. Bisa dipastikan bahwa pihak tersebut akan menanyakan detail pelaksanaan kegiatan yang dirancang. Nah, waktu dan tempat menjadi bahan pertimbangan.

Selain memudahkan orang lain untuk datang dan menghadiri kegiatan tersebut, waktu dan tempat pelaksanaan yang dituliskan dengan lengkap juga akan meyakinkan pihak lain jika kegiatan tersebut tidak abal-abal. Cek contoh proposal kegiatan guna mengetahui bagaimana cara menuliskan bagian ini dengan baik dan benar.

5. Susunan Acara

Susunan acara kegiatan berisi tentang rangkai acara yang akan diadakan. Susunan ini membahas tentang detail pelaksanaan per inti acara. Penulisan susunan acara tersebut disarankan dibagi sesuai dengan jam pelaksanaannya.

Dalam hal ini, akan lebih baik jika Anda menuliskannya dengan detail. Sebagai contoh, jika dalam acara tersebut ada sambutan, tidak ada salahnya Anda menyebutkan nama yang hendak akan memberikan sambutan. Hal ini bisa menjadi salah satu daya tarik dari undangan untuk datang lebih awal dan mendengarkan sambutan tersebut.

Namun, pada umumnya, menuliskan jam dan acara yang hendak dilakukan sudah cukup. Sebagaimana fungsi awalnya, susunan acara kegiatan dimaksudkan untuk memberi tahu pihak-pihak lain mengenai running acara secara lengkap dari awal hingga akhir.

6. Susunan Panitia

Susunan panitia adalah susunan dari penanggung jawab kegiatan yang hendak diadakan. Bagian ini menjadi vital karena menentukan arah dari kegiatan tersebut. Selain itu, susunan panitia juga akan menunjukkan garis aturan dan koordinasi jika ada pihak lain yang ingin berpartisipasi dan turut dalam kegiatan tersebut.

Dalam penulisan susunan panitia tersebut, Anda sebaiknya menuliskannya secara lengkap. Hal ini sangat penting agar pihak lain yang Anda ajak kerja sama bisa mengetahui dengan siapa dia harus berhubungan.

7. Detail Acara

Detail kegiatan masuk dalam isi proposal secara khusus. Bab ini menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan dengan menyeluruh. Dengan penjelasan ini diharapkan semua pihak akan memahami apa maksud dari kegiatan tersebut. Nah, dalam penjelasan detail kegiatan, ada beberapa hal yang harus dijelaskan.

A. Tema

Pertama, bab ini menjelaskan tentang tema kegiatan. Tema ini menjadi penting karena merupakan inspirasi dari kegiatan tersebut. Dalam hal ini, usahakan Anda membuat tema yang menarik untuk daya tarik. Cek contoh proposal pengajuan dana dan lihat bagaimana tema tersebut dibuat.

B. Agenda Kegiatan

Setelah itu, Anda juga sebaiknya menjelaskan tentang macam-macam kegiatan yang akan dilakukan. Jika kegiatan tersebut hanya satu, maka tuliskan saja. Namun, jika banyak, Anda perlu menjelaskan macam kegiatan tersebut dengan menuliskannya secara lengkap dan jika bisa berurutan sesuai dengan rencana pelaksanaan.

C. Detail Peserta

Selanjutnya, tuliskan tentang detail peserta. Dalam hal ini, detail peserta harus diterangkan dengan jelas sebagai tujuan dari proposal tersebut. Setelah itu, jelaskan pula peralatan yang diperlukan jika memang peserta perlu membawa. Namun, jika tidak, Anda bisa melewatkannya.

D. Teknis Pelasksanaan

Hal lain yang penting untuk dijabarkan sebagaimana contoh proposal pengajuan dana adalah mengenai teknis pelaksanaan kegiatan. Dalam hal ini, Anda harus menjelaskan dengan detail waktu dan juga tempat dimana kegiatan tersebut akan berlangsung. Selain itu, lengkapi penjelasan dengan menjelaskan detail susunan acara kegiatan tersebut.

Anda bisa melihat contoh proposal pengajuan dana terkait bagaimana susunan acara kegiatan tersebut dituliskan. Minimal, Anda tunjukkan mengenai jam dan detail kegiatan yang dilakukan. Nah, jika ada acara inti yang bisa membuat daya tarik tersendiri, maka Anda bisa menuliskannya dengan lebih detail.

8. Anggaran Dana

Anggaran dana adalah hal yang paling vital dan seringkali menjadi objek kritik dari pihak yang hendak Anda ajak bekerja sama. Ya, hal ini beralasan karena memang salah satu tujuan dari kerja sama yang dilakukan adalah untuk mendapatkan tambahan dana. Oleh karena itu, Anda harus terbuka mengenai anggaran dana tersebut.

Dalam hal ini, saat hendak menuliskan tentang anggaran dana, maka sertakan rincian kebutuhan yang diperlukan selama kegiatan tersebut berlangsung. Selain itu, sertakan pula dana awal sebagai modal. Tentu, sangat tidak disarankan jika sumber dana awal Anda adalah nol dan Anda 100% mencari dana luar.

9. Penutup

Jika penjelasan terkait detail proposal pengajuan dana sudah selesai, maka di ujung proposal ditambahkan penutup. Penutup proposal adalah bagian yang tidak boleh tertinggal dari dokumen yang Anda buat tersebut.

Secara umum, penutup proposal berisi tentang harapan dan juga dukungan pada berbagai pihak agar kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan lancar dan sesuai keinginan. Selain itu, penutup juga berisi tentang ucapan terima kasih pada berbagai pihak yang telah berpartisipasi dan membantu pelaksanaan kegiatan.

Secara penulisan, penutup proposal ditulis dengan gaya penulisan biasa. Hanya saja, Anda disarankan untuk tidak membuat penutup proposal yang terlalu panjang. Lihat contoh proposal pengajuan dana dan pelajari bagaimana penutup proposal tersebut dibuat.

Nah, secara umum, sistematika penulisan proposal pengajuan dana adalah sebagaimana di atas. Hanya saja, sistematika tersebut tidak baku. Ada beberapa hal yang mungkin berbeda tergantung jenis kegiatan yang Anda lakukan. Bacalah contoh proposal pengajuan dana untuk menemukan ide dan inspirasi yang lebih kaya dalam membuat proposal tersebut.

BACA JUGA: Contoh Proposal Usaha Untuk Semua Jenis Usaha

Contoh Proposal Pengajuan Dana

contoh proposal pengajuan dana

Jika pembahasan mengenai seluk beluk proposal pengajuan dana telah usai, maka kini kita beranjak untuk melihat contoh dari proposal pengajuan dana tersebut. Sebagaimana disinggung di awal bahwa ada cukup banyak contoh dari proposal pengajuan dana yang bisa Anda peroleh.

Contoh dari proposal pengajuan dana yang akan dihadirkan di bawah ini hanya satu diantara banyak pilihan lain. Namun, contoh ini bisa menjadi inspirasi mengenai bagaimana cara membuat proposal pengajuan dana yang baik. BACA: Contoh Proposal Penelitian: Susunan yang Baik dan Cara Membuatnya

Nah, simak detail contoh dari proposal pengajuan dana tersebut di bawah ini.

BACA JUGA: Contoh Penutup Makalah dengan Susunan yang Baik

Contoh Proposal Kegiatan

contoh proposal kegiatan

Nah, setelah beberapa pembahasan di awal, berikut akan dibahas mengenai contoh proposal kegiatan yang bisa menjadi bahan pelajaran bagi Anda. Untuk digarisbawahi, contoh ini hanya salah satu bentuk proposal saja di mana masih banyak model proposal kegiatan lain yang berbeda.

Adapun contoh proposal kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:

Cara Membuat Proposal yang Baik

membuat proposal pengajuan dana

Seetelah membahas lebih lanjut tentang contoh proposal pengajuan dana, salah satu hal yang cukup penting untuk Anda perhatikan adalah cara membuat proposal pengajuan dana tersebut. Adapun beberapa tips yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan bahasa formal dalam menulis proposal. Proposal adalah dokumen resmi sehingga penggunaan bahasa sehari-hari tidak diperkenankan meskipun alasannya adalah untuk keakraban.
  • Format proposal harus disesuaikan dengan penulisan dokumen secara resmi. Anda bisa melihat aturan mengenai font yang digunakan, ukuran font, detail margin, detail spasi dan lainnya melalui contoh proposal kegiatan.
  • Berikan informasi yang sebenarnya. Dalam hal ini, Anda harus memberikan informasi yang menyeluruh mengenai kegiatan yang hendak Anda laksanakan. Namun, yang lebih penting daripada hal tersebut adalah tuliskan detail kegiatan dengan benar dan tidak ada manipulasi.
  • Pengajuan proposal juga harus dilakukan dengan cara resmi. Dalam hal ini, proposal yang sudah jadi harus dijilid dengan rapi. Selain itu, dalam pengajuannya ke beberapa pihak yang dikehendaki, masukkan proposal kegiatan dalam map resmi.
  • Berikan rentang waktu yang cukup. Rentang waktu menjadi hal yang cukup krusial dan penting. Anda tidak disarankan untuk memasukkan proposal secara mendadak. Dalam perhitungan, akan lebih baik jika Anda memasukkan proposal sekitar 3 pekan sebelum kegiatan tersebut berlangsung.

Demikian beberapa ulasan mengenai sistematika dan contoh proposal pengajuan dana. Semoga bermanfaat.

0 Shares:
3 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like