Contoh Proposal Penelitian: Susunan yang Baik dan Cara Membuatnya

contoh proposal penelitian

Contoh – Proposal adalah dokumen awal berisi tentang rancangan yang harus dibuat ketika Anda hendak membuat sebuah agenda atau hal lain. Misalnya, proposal bisa digunakan untuk langkah penelitian sehingga sering disebut sebagai proposal penelitian. Bisa dikatakan hampir semua ilmu pengetahuan perlu dikaji melalui sebuah penelitian.

Oleh karena itu, memiliki skill membuat proposal penelitian merupakan hal yang sangat penting. Secara umum, proposal penelitian berisi tentang alasan, teori dan metode yang digunakan. Kini sudah terdapat cukup banyak contoh proposal penelitian yang ada di internet sebagai sarana awal untuk pembelajaran.

Susunan Proposal Penelitian

susunan proposal penelitian

Sebelum membahas mengenai contoh proposal penelitian, hal pertama yang perlu Anda pahami adalah skema lengkap dalam membuat proposal penelitian tersebut. Ya, perlu dipahami bahwa proposal penelitian harus dibuat dengan sistematis. Artinya, ada skema yang harus dipenuhi dalam proses pembuatan.

Dalam hal ini, skema membuat proposal penelitian sudah paten. Artinya, Anda tidak boleh membuat skema versi Anda sendiri karena pasti akan menyalahi aturan dan proposal yang diajukan pasti akan ditolak.

Adapun skema yang bisa Anda lihat dalam contoh proposal penelitian untuk bantuan dalam proses pembuatan adalah sebagai berikut:

1. Halaman Judul

Dalam contoh proposal penelitian, Anda akan melihat adanya halaman judul di lembar pertama. Halaman judul adalah salah satu poin yang paling penting dan harus ada dalam proposal penelitian yang sedang dibuat.

Pada halaman judul ini, pastikan Anda menuliskan judul dari proposal penelitian tersebut secara lengkap berikut lambang universitas atau instansi tempat Anda bernaung. Berikan identitas Anda berupa nama, NIM, jurusan, bidang studi, nama universitas dan tahun pengajuan proposal atau detail lain sesuai dengan instansi.

2. Halaman Persetujuan

Setelah halaman judul, skema yang harus ada adalah halaman persetujuan. Dalam hal ini, proposal penelitian yang Anda ajukan harus mendapatkan persetujuan sebagai aspek legalitas dari dosen pembimbing atau penanggung jawab lain sesuai dengan instansi Anda. Lihatlah detail pada contoh proposal penelitian untuk melihat bagaimana lembar ini dibuat.

3. Latar Belakang Masalah

Skema selanjutnya dalam membuat proposal penelitian adalah latar belakang masalah. Ini adalah salah satu bagian penting dalam sebuah proposal di mana biasanya akan dijadikan sebagai landasan mengenai urgensi dari proposal tersebut.

Secara umum, latar belakang masalah tersebut berisi tentang gambaran detail dari tema atau lokasi penelitian. Masalah tersebut dirumuskan secara global atau umum terlebih dahulu. Setelah masalah umum tersebut dimiliki, maka Anda bisa membuat masalah yang lebih terperinci sebagaimana yang sebenarnya Anda bidik.

Dalam contoh proposal penelitian, Anda bisa melihat bagaimana latar belakang masalah tersebut dibuat. Penggambaran harus dilakukan dengan jelas menggunakan bahasa baku yang tidak bertele-tele. Selain itu, pastikan ada fakta yang disampaikan pada bagian ini.

4. Rumusan Masalah

Jika latar belakang sudah dibuat dengan jelas, maka skema selanjutnya yang perlu dibuat adalah perumusan masalah. Rumusan masalah menjadi titik tolak pembahasan dalam proposal penelitian. Untuk merumuskan masalah, gunakan kalimat tanya yang jelas dan tegas. Dalam hal ini, Anda bisa membuat lebih dari satu buah pertanyaan.

5. Batasan Masalah

Batasan masalah digunakan untuk membatasi ruang lingkup penelitian yang dilakukan. Pembatasan ini bisa berupa tema dari penelitian, wilayah yang diteliti ataupun lokasi dari sumber penelitian. Anda bisa melihat bagaimana batasan masalah dibuat pada contoh proposal penelitian yang tersedia.

6. Tujuan Penelitian

Dalam proposal penelitian, tujuan dari penelitian tersebut harus dirumuskan dengan jelas. Tujuan penelitian bisa digunakan sebagai salah satu alasan kenapa penelitian tersebut penting. Selain itu, tujuan penelitian juga bisa dijadikan gambaran capaian yang diinginkan dari penelitian yang dilakukan.

Dalam hal ini, untuk membuat proposal penelitian yang tepat, maka pastikan ada tujuan umum yang meliputi capaian menyeluruh dari tema. Selain itu, rumuskan pula tujuan khusus di mana meliputi rincian dari tujuan umum tersebut.

Tujuan khusus biasanya akan dirumuskan sesuai dengan rumusan masalah dan batasan masalah yang disusun dengan proporsional. Ada cukup banyak model tujuan yang terangkum pada contoh proposal penelitian untuk dipertimbangkan.

7. Manfaat Penelitian

Dalam proposal penelitian, Anda harus mencantumkan manfaat dari penelitian yang dilakukan. Sebutkan apa saja manfaat yang akan diperoleh dalam penelitian yang dilakukan tersebut.

Secara umum, manfaat tersebut harus mencakup manfaat untuk user, manfaat bagi perkembangan ranah keilmuan dan lainnya. Semakin banyak manfaat, tentu saja proposal penelitian akan lebih baik.

8. Kajian Teori

Dari rumusan masalah yang telah dirumuskan, maka Anda harus mengambil kajian teori untuk alat penelitian. Dalam proposal penelitian, maka kajian teori harus dijelaskan dengan cukup mendetail agar pembaca –terutama yang berkepentingan terkait izin, bisa memahami detail penelitian dengan lebih baik.

9. Desain Penelitian

Desain penelitian menjadi salah satu hal yang cukup penting dalam proposal penelitian. Ya, hal ini dikarenakan desain penelitian akan mempengaruhi jenis dari penelitian yang sedang atau akan Anda lakukan.

Dalam hal ini, secara garis besar ada dua jenis penelitian yang bisa diaplikasikan. Kedua jenis desain penelitian tersebut adalah penelitian kualitatif dan juga kuantitatif. Anda tentu harus memahami penjabaran kedua jenis penelitian tersebut. Dalam proposal penelitian biasanya dijelaskan mengenai penjabaran desain penelitian.

10. Subjek Penelitian

Subjek penelitian menjadi bagian yang sangat penting untuk proposal penelitian. Dalam hal ini, subjek harus dirumuskan dengan jelas. Nah, pemilihan subjek harus disesuaikan dengan tema, batasan masalah dan rumusan masalah yang sudah dibuat sebelumnya.

11. Instrumen Pengumpulan Data

Dalam proposal penelitian, instrumen pengumpulan data harus dijelaskan. Instrumen pengumpulan data ini tergantung bagaimana penelitian akan dijalankan. Nah, adapun beberapa contoh instrumen pengumpulan data yang bisa digunakan adalah observasi, wawancara dan juga dokumentasi.

12. Teknis Analisis Data

Skema terakhir dalam proposal penelitian yang harus dicantumkan adalah teknis analisis data. Teknis ini digunakan untuk mengolah data yang sudah dikumpulkan. Dengan pengolahan, maka data bisa disajikan sesuai dengan tujuan dari proposal penelitian sehingga manfaat penelitian bisa didapatkan.

Contoh Proposal Penelitian

contoh proposal penelitian

Nah, beberapa informasi di atas mengenai skema dan tips pembuatan proposal penelitian harus dipahami dengan baik sebelum menulis proposal tersebut. Jika sudah, berikut ada contoh proposal penelitian yang bisa Anda jadikan pedoman.

Tentu saja, contoh proposal penelitian ini hanya salah satu dari sekian banyak contoh proposal untuk penelitian yang bisa Anda dapatkan. Adapun contoh dari proposal penelitian tersebut yang dibagi per sub bab adalah sebagai berikut:

BACA: Contoh Kata Pengantar Proposal Sesuai Kaidah Penulisan

Cara Membuat Proposal Penelitian yang Baik

cara membuat proposal penelitian

Satu hal lain yang penting untuk diketahui sebelum membahas tentang contoh proposal penelitian adalah tips menulis proposal penelitian. Sebagaimana diketahui bahwa proposal penelitian merupakan dokumen yang bisa dikatakan resmi. Oleh karena itu, dalam pembuatannya selain skema yang baku, juga ada penulisan yang baku. BACA: Contoh Daftar Pustaka dan Cara Penulisannya

Adapun beberapa tips yang penting untuk diperhatikan saat membuat proposal penelitian adalah sebagai berikut:

1. Menggunakan Bahasa Baku

Ini adalah salah satu tips yang sangat penting untuk dipahami. Saat hendak membuat proposal penelitian, maka Anda harus menggunakan bahasa yang sudah dibakukan. Hal ini penting karena proposal penelitian adalah dokumen resmi. Seiring penggunaan bahasa baku, maka singkatan tidak diperbolehkan.

2. Sesuai Ketentuan Penulisan

Selain urusan bahasa, ketentuan penulisan harus dipahami dengan baik. Dalam hal ini, Anda harus membaca panduan penulisan proposal penelitian terlebih dahulu untuk mengetahui font yang digunakan, margin yang diperbolehkan dan lainnya. Aturan ini bisa saja berbeda sesuai dengan instansi yang berbeda.

3. Menggunakan Note

Tips lain yang perlu diperhatikan dalam membuat proposal penelitian adalah menggunakan note. Hal ini digunakan untuk menandakan bahwa proposal penelitian yang Anda buat adalah proposal yang ilmiah. Secara umum, ada jenis kutipan yang bisa digunakan, yakni body note dan juga foot note. Sesuaikan dengan petunjuk penulisan yang digunakan.

Demikian beberapa ulasan mengenai contoh proposal penelitian. Tentu saja, perlu pembacaan yang lebih mendetail mengenai seluk beluk tentang proposal penelitian. Dengan pemahaman yang baik, maka proposal penelitian juga akan bisa dibuat dengan lebih baik dan peluang langsung diterima oleh pembimbing menjadi semakin besar. Semoga bermanfaat.

0 Shares:
4 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like