Contoh Paper Singkat Kuliah

Contoh Paper

Contoh Paper Singkat Kuliah – Menjadi anak kuliahan tentunya sudah tidak asing lagi bukan dengan paper atau makalah. Bahkan paper sudah seperti makanan sehari-hari dalam bangku kuliah bagi mahasiswa. Namun berbeda halnya bagi Anda yang baru saja  menjadi mahasiswa baru, dan menerima tugas pertama untuk membuat paper.mungkin disini Anda akan sedikit bingung.

Tidak usah bingung, bahwasanya paper merupakan sebuah jenis karya ilmiah yang ditulis dengan terperinci dan biasanya merupakan sebuah hasil dari penelitian. Biasanya paper ini terdiri dari 6 hingga 10 halaman. Namun, meskipun cukup singkat akan tetapi ulasan di dalamnya cukup tajam.

Cara membuat paper cukup mudah. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah temukan tema. Tema apa yang akan dibahas dalam paper Anda tersebut. Selanjutnya temukan rumusan masalah. Kemudian menulis dengan mencari beberapa referensi dari beberapa penelitian yang pernah dilakukan. Nah untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah contoh paper singkat kuliah. Penasaran seperti apa? Simak ulasannya berikut ini!

Contoh Paper Singkat Kuliah Teknik Komputer

Contoh Paper

TUGAS AKHIR

PERBANDINGAN METODE FUZZY INFERENCE SYSTEM TSUKAMOTO DENGAN FUZZY CLUSTERING C-MEANS PADA SISTEM  PENDUKUNG KEPUTUSAN

 PENENTUAN TOPIK TUGAS AKHIR

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana

Dinda Kirana Dewi

8010041

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN JAWA TENGAH

DI WONOSOBO

2014


BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Tugas Akhir (TA) adalah salah satu mata kuliah wajib sebagai salah satu syarat untuk memperoleh derajat Strata Satu (SI) atau Ahli Madya (D3). Tugas Akhir bias berupa penelitian atau perancangan produk, baik dilakukan secara mandiri maupun di sebuah institusi tertentu. Secara umum tujuan mata kuliah Tugas Akhir adalah untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan pengetahuan yang telah didapat selama menjalani masa perkuliahan (Buku Panduan Tugas Akhir Fastikom UNSIQ,2013).

Pemilihan Topik Tugas Akhir yang dilakukan oleh mahasiswa kadang hanya mengikuti trend teman- temannya tanpa disesuaikan dengan kompetensi yang dimilikinya. Padahal setiap mahasiswa mempunyai tingkat pemahaman topik yang berbeda-beda. Pemilihan Topik Tugas Akhir harus disesuaikan dengan kompetensi yang dimilikinya, karena hal ini sangat berpengaruh dalam proses penyelesaian Tugas Akhir dan Kualitas  Tugas Akhir serta tingkat kelulusan. Akibatnya, apabila penentuan Topik Tugas Akhir mahasiswa tidak disesuaikan dengan kompetensi yang dimilikinya, mahasiswa akan mengalami kesulitan dan tidak mampu untuk menyelesaikan Tugas Akhirnya

Penelitian yang dilakukan oleh Bahar (2011) tentang Penentuan Jurusan SMA menjelaskan bahwa Proses penjurusan diselenggarakan untuk menyeleksi dan mengumpulkan kemampuan peserta didik yang sama untuk menempuh satu program pendidikan yang sama juga. Disamping itu, penjurusan juga diselenggarakan untuk menyesuaikan kemampuan dan minat peserta didik terhadap bidang yang dipilihnya.

Penempatan penjurusan yang sesuai akan meningkatkan minat dan memberikan kenyamanan seseorang dalam belajar. Dengan dasar kemampuan yang sama diharapkan dalam kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar tanpa ada yang mengalami kesulitan dan dapat meningkatkan minat serta prestasi belajar peserta didik. Sebaliknya, kurangnya minat untuk belajar akibat kesalahan dalam memilih jurusan menyebabkan kelesuan dan hilangnya gairah dalam belajar.

Peserta didik sering tidak masuk belajar, membuat kelas gaduh, meninggalkan jam pelajaran dan sebagainya sehingga menyebabkan prestasinya menurun. Ini sama halnya dengan peminatan penentuan pemilihan topik tugas akhir. Peminatan penentuan pemilihan topik tugas akhir sebenarnya ada pada koordinator tugas akhir yang dapat dilihat dari nilai kompetensi setiap mahasiswa. Tetapi koordinator tugas akhir belum mempunyai pemetaan tugas akhir berdasarkan kompetensi mahasiswa.

Pemilihan peminatan juga terkadang menjadi ajang untuk meng-ekor temannya, dimana jika temannya memilih topik A, maka dia juga akan memilih peminatan A dengan alasan, supaya mudah untuk belajar bersama, dan tanpa berpikir panjang bahwa pemilihan topik adalah menjadi hal yang sangat penting, karena dari pemilihan peminatan inilah nantinya mahasiswa akan mempertanggung jawabkan TA mereka, jika mahasiswa tidak dapat menjelaskan TA yang diambil dengan baik maka mahasiswa tersebut dapat dinyatakan tidak lulus (Sumanto, 2010).

Pentingnya memilih topik TA sebelum membuat tugas akhir akan menentukan kualitas dari nilai tugas akhir serta isi dari tugas akhir. Jadi dapat disimpulkan bahwa perlu adanya sebuah sistem yang dapat membantu mahasiswa maupun koordinator Tugas Akhir dalam memetakan topik apa yang harus diambil dalam menentukan topik pengambilan judul Tugas Akhir (TA).

Logika fuzzy merupakan sebuah logika yang memiliki nilai kebenaran atau ke- samaran (fuzzyness) antara benar dan salah.Logika Fuzzy adalah salah satu teknik pengelompokan yang telah banyak digunakan di berbagai disiplin ilmu, yang bertujuan untuk mengelompokkan objek yang didasarkan pada kesamaan. Logika fuzzy memiliki lebih dari satu metode dalam perhitungan perkiraan hasil suatu kasus tertentu.

Di dalam perhitungan logika fuzzy terdapat beberapa metode, dan setiap metode memiliki cara dan hasil perhitungan yang berbeda. Salah satu fitur yang menarik dari logika fuzzy adalah, logika fuzzy dapat digunakan untuk memodelkan informasi yang mengandung ketidakjelasan melalui konsep bilangan fuzzy, dan dapat memproses bilangan fuzzy tersebut dengan menggunakan operasi-operasi aritmatika biasa.

Dalam penelitian ini, peneliti akan menggunakan metode Fuzzy Inference System Tsukamoto dan Fuzzy Clustering C-Means yang bertujuan untuk memberikan solusi dengan cara membandingkan metode tersebut dalam kasus penentuan Topik Tugas Akhir dan menentukan metode manakah yang lebih baik. Metode penelitian menggunakan metode komparasi atau perbandingan, dalam membandingkan perhitungannya menggunakan nilai rata-rata dari hasil yang diperoleh pada kedua metode fuzzy tersebut.

Berdasarkan hal yang telah dikemukakan di atas serta referensi dari berbagai jurnal dan paper maka penulis mengambil metode Fuzzy Inference System Tsukamoto dan Fuzzy Clustering C-Means dalam penelitian sistem pendukung keputusan penentuan topik tugas tersebut serta penulis memberi judul Tugas Akhir “PERBANDINGAN METODE FUZZY INFERENCE SYSTEM TSUKAMOTO DENGAN FUZZY CLUSTERING C-MEANS PADA SISTEM  PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN TOPIK TUGAS AKHIR”

Rumusan Masalah

Belum adanya  sistem pendukung keputusan yang dapat membantu mahasiswa maupun koordinator Tugas Akhir dalam memetakan topik apa yang harus diambil dalam menentukan topik pengambilan judul Tugas Akhir (TA). Akibatnya, ada beberapa mahasiswa yang menentukan Topik Tugas Akhirnya tanpa disesuaikan dengan kompetensi yang dimilikinya, sehingga mahasiswa tersebut akan mengalami kesulitan dan tidak mampu untuk menyelesaikan Tugas Akhirnya.

Batasan Masalah

  1. Perancangan Aplikasi Sistem Pendukung keputusan ini menggunakan perbandingan metode Fuzzy Inference System Tsukamoto dan Fuzzy Clustering C-Means.
  2. Sistem Pendukung Keputusan hanya membantu menentukan topik tugas akhir.

Tujuan Penelitian

Tujuan dari Penelitian ini adalah menghasilkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu mahasiswa maupun koordinator Tugas Akhir dalam memetakan topik apa yang harus diambil dalam menentukan topik pengambilan judul Tugas Akhir (TA).

Manfaat Penelitian

  1. Membantu mahasiswa maupun koordinator Tugas Akhir dalam memetakan topik apa yang harus diambil dalam menentukan topik pengambilan judul Tugas Akhir (TA).
  2.  Mengembangkan Aplikasi pendukung keputusan secara lebih luas.

Sistematika Penulisan

Secara keseluruhan sistematika penulisan Tugas Akhir ini mencakup 5 (lima) bab, yang garis besarnya dapat diuraikan sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menguraikan tentang Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah, Batasan Masalah, Tujuan dan Manfaat, dan Sistematika Penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Pada bab ini akan dijelaskan tentang teori-teori yang mendukung penyelesaian masalah yang akan dibahas berkaitan dengan objek analisis yang diteliti.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Pada bab ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan untuk membuat program aplikasi sistem  pendukung keputusan penentuan topik tugas akhir dengan perbandingan metode Fuzzy Inference System Tsukamoto dan Fuzzy Clustering C-Means.

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

Pada bab ini menjelaskan tentang analisis masalah dan perancangan untuk membuat aplikasi sistem  pendukung keputusan penentuan topik tugas akhir dengan perbandingan metode Fuzzy Inference System Tsukamoto dan Fuzzy Clustering C-Means.

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini membahas tentang implementasi dan evaluasi dari aplikasi yang sudah dibangun serta pengujian terhadap aplikasi yang dibuat untuk mengetahui apakah aplikasi tersebut telah dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi agar sesuai dengan yang diharapkan.

BAB VI PENUTUP

Pada bab ini berisi kesimpulan yang telah didapatkan dari hasil uji coba sistem dan analisisnya, dan selanjutnya akan dikemukakan saran-saran mengenai penggunaan sistem serta bahan masukan bagi rencana pengembangan aplikasi selanjutnya.

Nah itulah contoh paper singkat kuliah dari mahasiswa fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Anda bisa membuat contoh paper singkat kuliah berdasarkan kepentingan yang dimiliki. Biasanya disesuaikan dengan perintah dari dosen atau guru yang bersangkutan.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like