Contoh Essay LPDP beserta Format Penulisan yang Baik dan Benar

Apakah Anda sedang mencari contoh essay LPDP? Sebelumnya, essay LPDP sendiri merupakan essay yang digunakan untuk persyaratan mengajukan beasiswa.

Dengan demikian, agar beasiswa yang diajukan bisa diterima, tentu essay yang dibuat harus menarik.

Dalam hal ini yang dilihat adalah seberapa besar kontribusi yang Anda lakukan untuk lingkungan, masyarakat, ataupun negara.

Lalu bagaimana contoh essay LPDP yang baik dan benar agar dapat diterima? Untuk memudahkan Anda dalam membuatnya, maka simak contoh berikut ini beserta penjelasannya:

Cara Menulis Essay Yang Baik dan Benar Sesuai Buku Panduan LPDP

Contoh Essay LPDP beserta Format Penulisan yang Baik dan Benar

Sebelum membahas tentang contoh essay LPDP, perlu Anda ketahui bahwa sesuai dengan instruksi pada buku panduan LPDP. Adapun kriteria yang harus Anda penuhi yakni:

Essay Berisi 500 hingga 700 kata

Kriteria menulis essay yang baik sesuai dengan buku panduan LPDP adalah memuat 500 hingga 700 kata. Dengan demikian, essay ini terdiri atas 5 hingga 7 paragraf, karena memang dibatasi maksimal 700 kata.

Dengan ketentuan demikian, per paragraf artinya 100 kata atau lebih, sehingga dengan perhitungan ini akan lebih mudah untuk Anda membagi materi per paragrafnya.

Sebagai contoh, paragraf pertama sebagai pembuka, dan paragraf terakhir atau ke 7 sebagai penutup.

Dari perhitungan tersebut, tentu tersisa 5 paragraf, maka paragraf tersebut merupakan isi essay, sehingga harus memuat materi yang benar-benar penting.

Sangat sederhana bukan perencanaannya?

Pahami Keinginan Sponsor Beasiswa

Seperti yang telah dijelaskan diatas, bahwa essay merupakan hal penting untuk mendapatkan beasiswa.

Nah, disini yang paling penting adalah Anda harus benar-benar melihat instruksi sebuah esai, yakni dengan cara coba untuk ‘menerka’ atau menelaah, apa tujuan sponsor beasiswa menyetujui esai tentang hal ini.

Selain itu, Anda juga harus memahami apa yang sebenarnya ingin mereka ketahui, sehingga lakukan eksplor mengenai bagaimana latar belakang sponsor serta bagaimana visi dan misinya. 

Pentingnya Memahami Keinginan Sponsor

Dengan Anda memahami segala hal mengenai sponsor beasiswa, tentu bisa menyesuaikan isi essay dengan mudah, sesuai dengan latar belakang sponsor.

Lalu mengapa Anda perlu menyampaikan informasi tersebut? Alasannya tak lain karena akan banyak ribuan pelamar yang bersaing dengan Anda untuk mendapatkan beasiswa, sedangkan panitia yang terlibat hanya berjumlah sedikit. 

Kaitannya dengan hal di atas, dengan banyaknya pelamar dan keterbatasannya panitia, tentu pihak panitia akan menyeleksi dengan membaca secara cepat bukan?

Nah, disinilah yang perlu Anda perhatikan, yakni essay yang dibuat harus menjawab serta berisi informasi serta menjawab permintaan sponsor.

Dengan kata lain, pada 5 paragraf isi harus berisi point penting yang dijelaskan secara to the point.

Meski demikian, Anda juga harus memperhatikan bagian pembuka, sebab jika di bagian pembuka bagus, maka pentitia akan membaca ke bagian isi, sedangkan jika bagian pembuka terlihat tak menarik, maka bisa dipastikan panitia tak akan membaca secara berlanjut bukan? 

Contoh Essay LPDP Judul ”Sukses Terbesar dalam Hidupku” 

Contoh Essay "sukses terbesar dalam hidupku"

Untuk lebih jelasnya, yuk mulai bahas tiap paragrafnya.

“Sukses Terbesar dalam Hidupku”

Paragraf Pertama:

Di bagian pertama ini, Anda melihat di bagian judul, terdapat 1 kata kunci menarik yakni “Sukses”. Sehingga di paragraf pertama, buatlah 3 kalimat yang mendefinisikan Sukses menurut Anda. Uraikan secara jelas, berfilosofi, berbobot, serta menarik untuk dibaca secara lanjut. Misalnya, dengan to the point menjelaskan apa makna sukses menurut Anda, atau terinspirasi dari tokoh siapa, atau lainnya.  

Sebagai Contoh:

Ketika saya berumur 3 tahun, ayah meninggal dunia, sehingga ibu yang menjadi tulang punggung untuk keluarga.

Ia banting tulang, kerja dari pagi hingga malam, demi memenuhi kebutuhan saya dan dua adik saya. Hingga suatu hari, beliau berpesan pada saya, “apapun yang terjadi pada keluarga, kamu harus bisa sekolah hingga duduk di bangku perguruan tinggi”.

Ini merupakan nasihat yang paling besar, sehingga saya berpikir keras bagaimana bisa duduk di bangku perguruan tinggi tanpa membebani ibu.

Sehingga saya terus belajar, belajar dan belajar, untuk mendapatkan keahlian, skill, dan prestasi demi mendapatkan beasiswa di setiap jenjangnya.

Kesuksesan memang butuh perjuangan, namun perjuangan tak akan sia-sia, hal ini terbukti, menginjak jenjang SMP dan SMA, saya tak membayar sepeser pun, malah mendapat uang dari sekolah.

Ya, saya  Selain bidang akademik yang terus melambungkan prestasi, di bidang non akademik pun saya ikuti hingga mendapatkan berbagai juara dan tak luput uang saku.

Paragraf Kedua, Ketiga, Keempat, Kelima dan Keenam.

Untuk paragraf ini, berisi tentang point yang paling penting. DI bagian ini Anda bisa menjelaskan tentang bagaimana perjuangan dalam meraih kesuksesan yang dijelaskan di paragraf Awal.

Ingat! awali setiap paragrafnya dengan menyajikan poin penting terlebih dahulu.

Paragraf kedua

Sebagai contoh:

Sukses terbesar pertama yang berhasil saya raih ialah ketika mendapatkan beasiswa di jenjang S1, bahkan kesuksesan itu turut mengikuti saya hingga saya berhasil meraih gelar S1 hanya dalam waktu 3 setengah tahun saja. Bahkan IPK yang saya dapatkan hampir sempurna, yakni 3.9.

Selanjutnya untuk paragraf kedua ini diuraikan pointnya dengan menjelaskan per kalimat yang dibuat.

Sebagai contoh:

“Untuk sebagian orang, tentu menyelesaikan perkuliahan sebagai sarjana bukan hal yang mudah. Ya, saya percaya, sebab untuk meski mendapatkan beasiswa, tentu saya butuh biaya lainnya yang harus dipenuhi tanpa merepotkan orang tua. Berbagai kerjaan saya lakukan, mulai dari kerja part time di sebuah cafe mulai jam 5 sore hingga 11 malam pun saya lakukan. Pekerjaan ini tentu belum selesai, sebab saya harus pandai mengatur waktu untuk mengerjakan tugas yang diberikan dosen. Dan seterusnya…… dijelaskan secara rinci setiap point yang menurut Anda penting.

Paragraf Ketiga, Keempat, Kelima serta Keenam

Sedangkan untuk paragraf ketiga, keempat, kelima serta keenam, cukup mengikuti pola paragraf kedua dengan cara menjelaskannya secara terperinci. Yang terpenting adalah, Anda menjelaskan satu point penting yang telah diraih, kemudian dijelaskan seperti pada paragraf kedua. 

Paragraf ke Tujuh (Terakhir)

Untuk paragraf terakhir ini, cukup dengan menyimpulkan semua point yang telah dijelaskan. Kemudian sisipkan juga prestasi apa lagi yang ingin Anda raih di masa depan, kemudian kaitkan dengan definisi sukses yang telah Anda bubuhkan di bagian paragraf pertama. Selain itu, pastikan juga uraikan bagaimana beasiswa LPDP yang akan Anda peroleh ini, nanti bisa membantu Anda untuk meraih  kesuksesan yang menjadi target Anda berikutnya.

Sebagai saran, untuk tema ini, pastikan memuat tentang permasalahan mengenai sosial, politik, ekstrim, serta lainnya. Sebab banyak sponsor yang menyukai tema-tema tersebut.

Sebagai Contoh:

“Keempat kesuksesan yang telah saya raih ini, tentu bukan menjadi tanda agar saya berhenti. Sebab saya masih ingin meraih kesuksesan lagi yakni untuk membantu permasalahan pendidikan anak yang berada di daerah terpencil. Ya, saya ingin mereka juga merasakan kesuksesan yang saya dapatkan, serta mendapatkan hak pendidikan yang notabene menjadi hal seluruh umat manusia. Dan jika saya menerima beasiswa LPDP ini, saya yakin tujuan ini akan membantu saya mengatasi permasalahan di desa terpencil, seperti bagaimana cara memanfaatkan teknologi.

Bagaimana? Dengan panduan dan contoh essay LPDP ini tentu akan membantu Anda melangkah ke beasiswa LPDP dengan sangat mudah.

Pastikan perhatikan pnt yang dijelaskan di atas.

BACA ARTIKEL TERKAIT:

Leave a Reply