Mengenal Suku Sunda: Sejarah, Kebudayaan dan Ciri Khasnya

Ciri Khas Suku Sunda
terasmudacianjur.com

Suku Sunda – Indonesia adalah salah satu negara yang terdiri dari beragam jenis suku. Ya, di sepanjang wilayah Indonesia mulai dari Sabang hingga Merauke membentang aneka suku bangsa yang mendiami wilayah yang berbeda-beda. Setiap suku tersebut mengembangkan adat dan istiadat masing-masing. Inilah salah satu alasan kenapa Indonesia sangat kaya dan beragam suku bangsa.

Berbincang tentang suku yang ada di Indonesia, ada sangat banyak suku yang hingga kini masih tumbuh dan membentuk komunitas. Nah, salah satu suku yang mendiami wilayah Indonesia, tepatnya di Pulau Jawa adalah Suku Sunda. Suku ini juga sering disebut dengan nama orang Sunda.

Nah, orang Sunda ini mendiami wilayah Jawa bagian Barat dan terpusat di wilayah Jawa Barat. Meskipun mendiami wilayah Jawa, uniknya ada perbedaan yang cukup mencolok dengan suku Jawa. Oleh karena itu, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa hal menarik terkait suku Sunda untuk mengenal suku ini lebih dekat.

Penasaran dengan bagaimana suku ini selengkapnya? Simak beberapa ulasan di bawah ini.

Sejarah Suku Sunda

Untuk memahami beberapa hal tentang orang Sunda, salah satu hal yang penting untuk Anda ketahui adalah asal usul dari suku Sunda ini. Perlu diketahui, orang Sunda adalah suku terbesar kedua di Indonesia setelah suku Jawa. Dengan fakta ini bisa dilihat betapa besarnya kelompok suku ini yang juga mendiami kebanyakan wilayah Jawa.

Terkait asal usul sejarah dari suku Sunda, awal mula munculnya suku ini bisa ditarik ke tarikh abad 8 yang lalu. Dalam hal ini, Sunda muncul sebagai kerajaan dan melanjutkan atau meneruskan kekuasaan dari Kerajaan Tarumanegara. Sejak saat itu, Sunda mulai ramai dan masyarakat mulai terbentuk.

Setelah itu, Sunda mengalami babak baru, terlebih tentang persebaran orang Sunda setelah orang Belanda masuk wilayah Jawa tepatnya sekitar tahun 1610. Sejak saat itu, terjadi anomali, terutama terkait eksistensi dari orang Sunda.

Menurut sumber yang berbeda, suku Sunda adalah orang-orang yang berasal dari daerah pegunungan di barat pulau Jawa. Mereka tinggal di tanah yang cukup subur dan beberapa kalangan menyebutnya sebagai Tanah Pasundan.

Waktu terus berganti dan eksistensi dari orang Sunda juga berubah. Suku bangsa ini akhirnya membaur dengan masyarakat umum dan turut terbuka dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Dengan hal inilah suku Sunda berkembang dalam jumlah populasi dan menjadi yang termasuk terbesar hingga saat ini.

Kebudayaan Suku Sunda

Sebagaimana suku lainnya yang memiliki kebudayaan yang khas, demikian juga yang terjadi pada suku Sunda. Orang Sunda ini memiliki beberapa tradisi, kebudayaan dan adat istiadat yang unik dan tetap lestari hingga saat ini. Kebudayaan orang Sunda terkadang menjadi daya tarik tersendiri, terutama untuk wisatawan mancanegara yang penasaran dengan kebudayaan mereka.

Nah, adapun beberapa kebudayaan dan adat istiadat Suku Sunda yang menarik untuk diketahui adalah sebagai berikut:

1. Pakaian Adat

Pakaian Adat Sunda

Salah satu kebudayaan yang utama dari suku Sunda adalah pakaian adat. Ya, pakaian adat ini merupakan identitas asli dari mereka. Jenis pakaian yang khas ini umumnya dikenakan pada saat upacara adat dan acara adat lainnya.

Terkait pakaian adat, orang Sunda membagi pakaian adat tersebut berdasarkan fungsi, umur atau tingkat sosial dari pemakainya. Selain itu, pakaian adat juga dibagi menjadi beberapa golongan menurut strata sosial masyarakat. Adapun penjelasan mengenai pembagian pakaian adat tersebut adalah sebagai berikut:

– Pakaian Adat Rakyat Biasa

Bagi rakyat jelata, orang Sunda masa silam akan mengenakan pakaian yang bisa dikatakan sangat sederhana. Dalam keseharian, mereka akan mengenakan celana komprang dan dilengkapi dengan sabuk kulit. Selain itu, untuk atasan, mereka akan mengenakan baju kampret yang dilengkapi dengan sarung poleng yang diselempangkan menyilang di bahu.

Sedangkan untuk wanita, pakaian yang dikenakan juga terbilang cukup sederhana. Dalam hal ini, wanita Sunda silam akan mengenakan kain batik panjang, ikat pinggang, kamisol, baju kebaya dan selendang batik. Sebagai pelengkap, maka wanita Sunda akan berias dengan menggelung rambut mereka.

– Pakaian Adat Kaum Menengah

Sebagaimana disinggung di awal bahwa pakaian suku Sunda dibedakan menurut strata sosial mereka. Nah, berbeda kelas maka akan berbeda penampilan. Dalam hal ini, pakaian adat yang kedua adalah pakaian untuk kaum menengah.

Para pria orang Sunda kaum menengah akan mengenakan baju putih, kain kebat batik, alas kaki sandal tarumpah, sabuk dan ikat kepala. Selain itu, untuk aksesoris, mereka akan mengenakan arloji rantai emas yang akan digantungkan di saku baju.

Lalu, bagaimana dengan wanita Sunda kaum menengah? Untuk wanita Sunda kaum menengah, pakaian adat yang dikenakan adalah kebaya aneka warna sebagai atasan, kain kebat aneka corak sebagai bawahan, ikat pinggang, selendang berwarna dan alas kaki berupa selop. Selain itu, mereka akan mengenakan beberapa perhiasan untuk aksesoris pelengkap.

– Pakaian Adat Untuk Bangsawan

Jenis pakaian adat lain yang dikenakan oleh orang Sunda adalah pakaian adat untuk bangsawan. Nah, dalam hal ini, para bangsawan adalah simbol keagungan. Oleh karena itu, pakaian adat yang dikenakan adalah pakaian yang khusus dan cenderung lebih rumit.

Bagi pria bangsawan Sunda, maka ia akan mengenakan jas tutup dengan bahan beludru hitam yang disulam benang emas, celana panjang dengan motif sama, kain dodot, sabuk emas, bendo sebagai penutup kepala dan selop hitam sebagai alas kaki.

Sedangkan untuk wanita, para wanita bangsawan Sunda akan mengenakan kebaya beludru hitam dengan sulam emas, kain kebat dan alas kaki berupa selop dengan bahan beludru hitam bersulam manik-manik. Tidak lupa, untuk perhiasan sebagai aksesoris, mereka akan mengenakan aneka perhiasan yang berbeda dengan bahan emas ataupun berlian.

Nah, beberapa poin di atas adalah penjelasan mengenai pakaian adat dari suku Sunda yang dibedakan sesuai dengan strata sosial mereka. Namun, seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan pemahaman, strata sosial di dalam komunitas orang Sunda tampak melesap. Saat ini, hampir tidak ada pembedaan terkait pakaian adat.

2. Rumah Adat Suku Sunda

Rumah Adat Sunda
polarumah.com

Selain bab pakaian adat, kebudayaan yang menarik dari orang Sunda adalah rumah adat. Sebagaimana suku lainnya, orang Sunda juga memiliki rumah adat sebagai ciri khas mereka. Nah, dalam hal ini, rumah adat dari orang Sunda adalah rumah panggung.

Penggunaan panggung sebagai desain rumah adat ini penuh dengan perhitungan. Salah satu alasan kenapa rumah adat orang Sunda menggunakan bentuk panggung adalah untuk menghindari beragam jenis masalah yang terjadi dan dapat mengancam penghuninya.

Dilihat dari desain atau bentuk atap, maka ada beberapa pembagian ciri dari rumah adat orang Sunda ini yang menarik untuk diketahui. Adapun beberapa nama rumah adat ini dilihat dari bentuk atapnya adalah sebagai berikut:

  1. Jolopong, adalah sebutan untuk rumah adat Sunda dengan atap dari pelana yang memiliki bentuk memanjang
  2. Perahu kumureb, adalah sebutan untuk rumah adat Sunda yang memiliki atap berbentuk perisai. Nama ini muncul dari orang Sunda karena bentuk atap mirip perahu yang terbalik
  3. Julang ngapak, adalah sebutan untuk rumah adat Sunda yang memiliki atap dengan bentuk seperti sayap burung yang sedang terbang
  4. Badak heuay, adalah sebutan untuk rumah adat Sunda yang memiliki bentuk atap seperti seekor badak yang sedang membuka mulutnya
  5. Tagog anjing, adalah sebutan untuk rumah adat Sunda yang memiliki bentuk atap seperti seekor anjing yang sedang duduk
  6. Capit gunting, adalah sebutan untuk rumah adat Sunda yang memiliki bentuk atap yang saling menyilang dan berbentuk seperti gunting.

3. Tarian Suku Sunda

Tarian Suku Sunda
blogkulo.com

Kebudayaan lain yang muncul di tengah-tengah orang Sunda adalah seni tari. Ya, suku Sunda termasuk salah satu suku yang memiliki beberapa tari daerah. Adapun contoh tari daerah orang Sunda adalah tari jaipong.

Saat ini, tari jaipong sering dipentaskan dalam berbagai acara, terutama yang berkaitan dengan wisata. Dalam pergelaran tersebut, para penari akan diiringi dengan musik yang khas dengan alat yang cukup unik, yaitu degung. Degung merupakan alat musik yang merupakan kumpulan dari kendang, gong, saron, kecapi dan lainnya.

4. Alat Musik Suku Sunda

Alat Musik Suku Sunda
pusatpandang.com

Selain degung sebagai alat musik khas Sunda, suku Sunda memiliki beberapa alat musik lain yang juga digunakan dalam agenda tertentu yang berkaitan dengan upacara adat. Adapun beberapa jenis alat musik dari orang Sunda tersebut adalah sebagai berikut:

– Calung

Calung merupakan alat musik tradisional Sunda yang sebenarnya masih memiliki kemiripan dengan angklung. Namun, alat musik ini memiliki perbedaan dari cara memainkan. Jika angklung dimainkan dengan cara digoyang dan akan menghasilkan nada, maka calung dimainkan dengan cara dipukul.

– Angklung

Angklung termasuk salah satu alat musik khas Sunda yang sangat terkenal. Alat musik ini dibuat dengan bahan dasar bambu dan dimainkan dengan cara digoyang. Dalam hal ini, menurut catatan sejarah, Angklung pertama kali ditemukan oleh Daeng Sutigna sekitar tahun 1938 yang lalu.

– Kecapi suling

Kecapi suling merupakan alat musik yang unik. Seperti namanya, alat musik ini sebenarnya adalah gabungan dari kecapi dan suling. Gabungan dari dua jenis alat musik ini akan menghasilkan nada yang begitu merdu dengan cengkok khas Sunda.

Ciri Khas Suku Sunda

Ciri Khas Suku Sunda
terasmudacianjur.com

Untuk mengenal suku Sunda lebih dalam, ada beberapa fakta unik seputar orang Sunda yang sebaiknya Anda ketahui. Adapun beberapa fakta tersebut adalah sebagai berikut:

1. Bersikap Sangat Ramah

Salah satu fakta dari orang Sunda adalah mereka memiliki sifat yang ramah. Orang Sunda akan menyapa dan memberi salam pada orang di sekitar mereka yang ditemui. Selain itu, mereka juga murah senyum dan merupakan teman yang baik.

2. Tidak Bisa Menyebut Huruf ‘F’

Kebanyakan orang Sunda cenderung susah untuk mengucapkan huruf ‘F’. Hal ini dikarenakan huruf tersebut tidak dikenal dalam aksara Sunda. Oleh karena itu, mereka akan mengganti F dengan huruf P.

3. Kebiasaan Menyantap Lalapan dan Sambal

Keunikan lain dari orang Sunda adalah mengenai cara makan mereka. Untuk menyantap hidangan, mereka akan menyiapkan aneka lalapan yang berbeda-beda. Lalapan dan sambal menjadi dua hal wajib untuk menyantap hidangan bagi orang Sunda.

Nah, demikian beberapa ulasan mengenai suku Sunda dan beberapa fakta menarik di sekitarnya. Semoga penjelasan di atas bisa menambah wawasan Anda tentang khasanah Indonesia. BACA JUGA: Suku Bugis: Adat Istiadat dan Kebudayaan yang Masih Lestari

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like