NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Teh Hijau Bantu Cegah Alzheimer

Green Tea

Netsains.com – Minum teh hijau secara teratur setiap hari dapat membantu melindungi otak untuk melawan perkembangan penyakit Alzheimer maupun penyakit ingatan lainnya, berdasarkan riset terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari Newcastle University.

Studi yang dipimpin oleh Dr. Ed Okello ini ingin mengetahui sifat proteksi dari teh hijau –yang   selama ini ditinjau dari berbagai senyawa yang dikandungnya sebelum dicerna tubuh— yang tetap memiliki senyawa aktif yang baik bagi kesehatan saat dicerna tubuh. Hasil penelitian mereka telah dipublikasikan dalam jurnal Phytomedicine.

“Hal yang sangat menarik yang dapat diketahui dari studi ini adalah bahwa kami menemukan teh hijau dicerna oleh enzim di dalam usus, dimana senyawa kimia yang dihasilkannya jauh lebih efektif untuk melawan pemicu utama perkembangan Alzheimer dibandingkan dengan senyawa yang belum tercerna tubuh,” jelas Dr. Okello yang merupakan lulusan School of Agriculture, Food and Rural Development di Newcastle University. “Sebagai tambahan, senyawa aktif hasil pencernaan ini juga dapat mengurangi ukuran sel tumor kanker secara signifikan, berdasarkan eksperimen yang telah kami lakukan.”

Dua senyawa yang ditengarai merupakan pemicu utama Alzheimer adalah hidrogen peroksida dan suatu protein yang disebut beta-amiloid. Berdasarkan studi sebelumnya telah diketahui bahwa baik teh hijau maupun teh hitam mengandung polifenol yang bersifat antioksidan kuat serta mampu mengikat bahan-bahan beracun, melindungi sel-sel otak, dan memiliki karakter neuroprotektif (melindungi sel syaraf).

Pencernaan polifenol di dalam tubuh dapat menghasilkan berbagai jenis senyawa kimia yang lebih aktif dalam memperkuat ketahanan sel, termasuk dalam melawan sel kanker dan mencegah kerusakan sel.

Teh hijau telah berabad-abad digunakan sebagai pengobatan tradisional China yang dipercaya dapat meredam berbagai penyakit. Anggapan tersebut telah mendapatkan banyak bukti ilmiah dewasa ini. Hasil studi ini juga semakin memperkuat anggapan bahwa meminum teh hijau secara teratur merupakan salah satu gaya hidup sehat yang dapat mencegah berbagai jenis kanker dan penyakit lupa ingatan.

Diringkas dan diterjemahkan secara bebas dari www.sciencedaily,com

Sumber gambar : http://www.sciencedaily.com/images/2011/01/110105194844-large.jpg

 

 Tentang Penulis:

Abi Sofyan Ghifari Abi Sofyan Ghifari adalah lulusan program sarjana Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia. Pernah aktif di beragam organisasi kampus dan menjuarai beberapa olimpiade sains nasional seperti OSN-PTI 2010 dan ON-MIPA PT ... Selengkapnya »
 
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.