Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 suara, nilai: 3,50 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Bagaimana Panas Bumi Bisa Menghasilkan Listrik ?

im_profile04aNetsains.Com - Hampir semua pembangkit listrik membutuhkan uap untuk membangkitkan listrik. Entah itu pembangkit listrik yang menggunakan gas alam, batu bara, ataupun yang menggunakan nuklir sekalipun, semuanya digunakan untuk memanaskan air pada boiler sehingga terbentuk uap. Selajutnya uap ini digunakan untuk memutar turbin. Turbin akan memutar generator dan dari generator listrik akan dibangkitkan.

Lalu bagaimana dengan pembangkit listrik tenaga panas bumi? Pembangkit listrik tenaga panas bumi berbeda dengan pembangkit listrik pada umumnya. Pembangkit listrik panas bumi meminjam panas dari bumi.

Pembangkit listrik panas bumi menggunakan uap dari sumber panas di dalam bumi. Selajutnya sama seperti pembangkit listrik pada umumnya, uap dari dalam bumi ini digunakan untuk memutar turbin yang akan mengaktifkan generator, sehingga listrik bisa dihasilkan.

Bagaimana kita bisa mengetahui suatu daerah yang bisa menghasilkan panas bumi yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik? Bagian dalam bumi memiliki suhu tinggi. Panas inilah yang bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listik tenaga panas bumi. Tetapi kita berusaha mencari daerah-daerah yang relatif dangkal. Daerah yang dangkal lebih mudah diambil panasnya secara teknologi. Selain itu juga lebih murah tentunya dalam hal investasi. Keberadaan sumber panas bumi yang relatif dangkal ini ditandai dengan munculnya geyser, sumber air panas, fumarol, kolam air panas, dan lain sebagainya.

Bagaimana cara kerja pembangkit listrik panas bumi? Di daerah yang berprospek menghasilkan panas bumi, dibuat sumur pemboran. Dari sumur-sumur produksi ini akan menghasilkan uap. Uap selanjutnya akan dialirkan menuju separator untuk memisahkan uap dengan air. Umumnya lapangan panas bumi ini menghasilkan fluida 2 fasa, yaitu uap dan air. Setelah bersih, uap ini akan dialirkan ke turbin, turbin selanjutnya akan memutar generator. Dan generator inilah yang akan mengubah energi kinetik menjadi energi listrik.

Uap yang keluar dari turbin selajutnya akan masuk ke kondensor untuk dikondensasikan. Uap akan berubah wujudnya menjadi cair yang disebut dengan kondensat. Kondensat ini kemudian dialirkan ke  menara pendingin untuk mendinginkan suhunya. Lalu air yang sudah relatif dingin ini diinjeksikan kembali ke dalam bumi melalui sumur injeksi. Inilah yang menjadikan energi panas bumi sebagai energi yang berkelanjutan.

Dampak negatif pemanfaatan energi panas bumi ini tehadap lingkungan bisa dikatakan nol. Tidak ada emisi karbon, tidak ada hujan asam. Sehingga menjadikan panas bumi sebagai sumber energi yang ramah lingkungan.

foto:eecl-undip.ne

 Tentang Penulis: Syufyan Hidayatus

Syufyan Hidayatus Mahasiswa Teknik Perminyakan, Institut Teknologi ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 5 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

  • Fakhria Itmainatifakhria_itmainati mengatakan:

    Ada hubungannya nggak dengan gunung meletus?
    maksudnya, bagaimana jika panas di dalam gunung (yang diprediksikan meletus) dimanfaatkan juga untuk pembangkit listrik?
    sehingga gunung meletus tidak menimbulkan bencana tapi malah memberikan energi listrik. ada gak sih konstruksi alat yang dibangun untuk meredam energi panas gunung meletus lalu meng-konvert-nya menjadi energi? *pertanyaan sekaligus ide

  • firewalker06 mengatakan:

    Sepertinya kalau gunung meletus itu dipakai sebagai sumber energi akan sangat beresiko tinggi (udah 'sangat' pakai 'tinggi' lagi!). Karena manusia sampai saat ini belum mampu 'menampung' atau 'meredam' kekuatan maha dahsyat yang terjadi jika gunung berapi meletus. Hmm… jangankan menampung, memperkirakan kapan meletusnya juga belum bisa.

    Sepertinya masih belum bisa, yah. Hehehe :D

  • hidayatus mengatakan:

    Gunung meletus itu hanya aktivitas tektonik yang sesaat. JAdi ia adalah hasil tumbukan antara lempeng-lempeng bumi.

    tidak usah memanfaatkan gunung meletus saja potensi panas bumi indonesia sudah cukup besar. Dan sudah selayaknya kita mengembangkan energi ini mengingat ia adalah local site..tidak bisa diekspor

  • maulana mengatakan:

    mas ada artikel yang menarik tenttang geologi n geofisika g?
    saya mahasiswa geofisika ui,,klo ada boleh dunk kita sharing2…

  • maulana mengatakan:

    mas ada artikel yang menarik tenttang geologi n geofisika g?
    saya mahasiswa geofisika ui,,klo ada boleh dunk kita sharing2…

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.