Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook

Pengumuman:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Simpanse Bisa Menikmati Musik Juga

Netchimp_playing_saxaphonesains.Com – Musik itu universal, kita percaya itu. Apakah selain manusia juga bisa menikmati musik?

Pertanyaan ini coba dijawab ilmuwan dengan melakukan penelitian pada primata. Apakah spesies ini juga mampu menikmati musik? Ternyata masing-masing jenis primata memberi respon berbeda pada eksperimen ini. Primata jenis tamarin tidak bisa membedakan mana musik bagus atau jelek. Tapi “sepupu” dekat kita, simpanse, bisa.

Agak susah juga bagi ilmuwan untuk menemukan mana spesies yang bisa menikmati musik dan yang tidak. Sebab masih banyak hewan yang belum pernah mengikuti eksperimen. Kazuhide Hashiya dari Kyushu University di Fukuoka, Jepang, mempelajari sejumlah hewan di kebun binatang.

Bisa Memilih

Seekor simpanse betina usia 17 tahun bernama Sakura yang dilupakan induknya, terbiasa mendengarkan musik dari radio, TV, CD dan sumber lain. Kepada Sakura diberikan tali yang memungkinkan dia memainkan ulang musik klasik. Ketika musik itu diubah chord-nya dengan tujuan merusak keindahannya, Sakura tidak suka dan memilih musik aslinya. Dari eksperimen ini, bisa dikatakan Sakura dapat membedakan mana musik yang enak dan yang tidak.

Penelitian inimemang masih membutuhkan studi lanjutan. Namun setidaknya kita bisa tahu bahwa simpanse pun punya cita rasa musik juga. Jadi jangan memperdengarkan musik amburadul kalau ada mereka, nanti bisa ngamuk.

Diterjemahkan secara bebas dari Livescience.com.
foto: www.hilariousmonkeys.com/ 2008_11_01_archive.html

 Tentang Penulis: Merry Magdalena

Merry Magdalena Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, "Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul" (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009), "UU ITE, Don't be The Next Victim" ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 1 Orang paling keren sudah memberi komentar disini

  • dududj2006 mengatakan:

    saya ingin berbagi tentang “darwinisme” dengan menganjurkan untuk mengunjungi alamat “harunyahya”,dan masih banyak lagi contoh lainnya di alamat tersebut.
    mudah2an bermanfaat,trims

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.