Ingin buru-buru pensiun dan berhenti kerja? Lebih baik dipikirkan dulu, sebab ternyata tidak selamanya leyeh-leyeh bagus untuk kesehatan. Sebuah studi mengatakan bahwa orang yang sudah pensiun tapi memiliki kesibukan justru lebih sehat daripada yang menganggur total.
Temuan ini didasarkan pada analisa banyaknya orang di usia pensiun tetap bekerja secara paruh waktu akibat krisis ekonomi, demikian menurut Mo Wang dari University of Maryland, salah satu peneliti. Wang bersama timnya melekukan penelitian pada lebih dari 12.000 orang berusia 51-61 tahun. Kepada mereka ditanyakan kondisi kesehatannya setiap dua tahun sekali selama enam tahun, terutama kesehatannya, finansial, dan apakah mereka bekerja atau menganggur.
Ternyata mereka yang pensiun dan tetap bekerja paruh waktu, baik sebagai karyawan atau wirausaha, lebih sedikit yang menderita kanker, tekanan darah tinggi, dan penyakit kardiovaskular lainnya dibanding dengan usia pensiun yang menganggur total.
“Orang sering berpikir bahwa berhenti kerja adalah hal baik, padahal situasi keehatan dan mental mereka tidak setuju,” jelas Wang. “Kenyataannya, bekerja itu sangat berguna bagi pemeliharaan kesehatan dan psikologi kita.”
Dengan bekerja kita bisa tetap memelihara gaya hidup. Inilah yang membuat para usia pensiunan merasa jenuh ketika di awal masa menganggurnya. Dengan bekerja, kita bisa memiliki struktur harian dan pola hidup teratur. Bekerja juga memungkinkan manusia melakukan kontak dan dukungan sosial yang sangat berguna bagi kondisi kejiwaannya. maka tak heran jika orang yang memasuki masa transisi antara bekerja dan pensiun mengalami depresi. Dan depresi ini bisa menghadirkan aneka penyakit lain yang berbahaya seiring dengan makin menuanya orang itu.
Nah, bagi kalian yang masih bekerja, jangan terburu nafsu ingin segera pensiun ya. Nikmati saja kesibukan yang ada.
Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.
foto: LiveScience


