Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Pensiun dan Menganggur Bikin Kesehatan Terganggu

Ingin buru-buru pensiun dan berhenti kerja? Lebih baik dipikirkan dulu, sebab ternyata tidak selamanya leyeh-leyeh bagus untuk kesehatan. Sebuah studi mengatakan bahwa orang yang sudah pensiun tapi memiliki kesibukan justru lebih sehat daripada yang menganggur total.

091019-senior-ffTemuan ini didasarkan pada analisa banyaknya orang di usia pensiun tetap bekerja secara paruh waktu akibat krisis ekonomi, demikian menurut Mo Wang dari University of Maryland, salah satu peneliti. Wang bersama timnya melekukan penelitian pada lebih dari 12.000 orang berusia 51-61 tahun. Kepada mereka ditanyakan kondisi kesehatannya setiap dua tahun sekali selama enam tahun, terutama kesehatannya, finansial, dan apakah mereka bekerja atau menganggur.

Ternyata mereka yang pensiun dan tetap bekerja paruh waktu, baik sebagai karyawan atau wirausaha, lebih sedikit yang menderita kanker, tekanan darah tinggi, dan penyakit kardiovaskular lainnya dibanding dengan usia pensiun yang menganggur total.

“Orang sering berpikir bahwa berhenti kerja adalah hal baik, padahal situasi keehatan dan mental mereka tidak setuju,” jelas Wang. “Kenyataannya, bekerja itu sangat berguna bagi pemeliharaan kesehatan dan psikologi kita.”

Dengan bekerja kita bisa tetap memelihara gaya hidup. Inilah yang membuat para usia pensiunan merasa jenuh ketika di awal masa menganggurnya. Dengan bekerja, kita bisa memiliki struktur harian dan pola hidup teratur. Bekerja juga memungkinkan manusia melakukan kontak dan dukungan sosial yang sangat berguna bagi kondisi kejiwaannya. maka tak heran jika orang yang memasuki masa transisi antara bekerja dan pensiun mengalami depresi. Dan depresi ini bisa menghadirkan aneka penyakit lain yang berbahaya seiring dengan makin menuanya orang itu.

Nah, bagi kalian yang masih bekerja, jangan terburu nafsu ingin segera pensiun ya. Nikmati saja kesibukan yang ada.

Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.
foto: LiveScience

 Tentang Penulis: Merry Magdalena

Merry Magdalena Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, "Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul" (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009), "UU ITE, Don't be The Next Victim" ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 2 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

  • Zafril Hudaya mengatakan:

    Bekerja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan finansial, tetapi tubuh dan otak kita hidup dan harus bergerak. Jadi pensiun untuk istirahat sama dengan memperpat kematian.
    Hasil penelitian tersebut sebenarnya selalu ada di sekitar kita, tetapi kita tidak mau tahu atau mungkin ogah untuk menyajikannya dalam bentuk tulisan, apalagi meneliti (belum turun dana dari APBN)Kebiasaan menulis dan meneliti seharusnya sudah mulai dibiasakan dari ruang sekolah melalui metode pembelajaran. Tetapi yang terlihat: Guru bagaikan gudang yang mentransfer ilmunya kepada murid dan setiap hari murid dijejali dangan PR (menjawab pertanyaan)bukan tugas untuk membaca dan meringkas hasil bacaan. Perlu gerakan reformasi sistem pembelajaran di sekolah/Perguruan Tinggi
    Terima kasih.

  • UUNG SUPRATMAN mengatakan:

    Saya pensiunan menganggur lagi apa ada solusinya
    yang realistis, karena modal sudah habissss…
    paling bisa ikutan Tugas Sensus atau Administrasi RT RW cuman duitnya sedikit sekali….

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.