Beranda > Tanya Dokter > Mungkinkah Batuk Karena Kanker?

Mungkinkah Batuk Karena Kanker?

Jumat, 6 November, 2009 oleh Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro
 

bathuk

Tanya:

Saya punya masalah, mama saya dinyatakan mengidap penyakit kanker kurang lebih sejak 6 tahun lalu. Ada beberapa masukan yang diterima mama saya yaitu ada yang mengatakan sebaiknya jangan dibiopsi atau dioperasi karena akan semakin ganas nanti sel kankernya. Masukan ini datangnya dari keluarga yang kebetulan terjun di bidang medis. Maka mama saya memutuskan uuntuk mencoba obat herbal yang memang terbukti khasiatnya. Tapi sangat disayangkan hanya 8 bulan minum obat herbal ini dan tidak dilanjutkan karena masalah biaya.

Obat herbal(daun teratai) ini memamg paten dan mama saya tidak sanggup meneruskan karena terlalu mahal. Sejak saat itu, mama saya mencoba pengobatan alternatif lain yang masih tetap menggunakan herbal. Sudah mencoba obat herbal lainnya tapi ternyata penyakit mama saya tak juga sembuh. Justru mama saya pernah ke dokter yang dapat menangani masalah kanker, obatnya dalam bentuk ramuan (jamu-jamu) ternyata sejak minum ramuan tersebut benjolan yang ada di dalam payudara mama saya pecah akhirya berhenti dan mencoba minum obat herbal China ternyata tiada hasil.

Benjolan payudara kiri pecah jadi melebar dan menimbulkan reaksi muncul banyak bisul di sekitar payudara setelah minum obat herbal ini. Karena sebenarnya sudah 5x mama saya ke pengobatan alternatif yang berbeda. Sekarang mama saya kembali ke obat herbal semula yang memang dirasakan sendiri oleh mama saya yaitu tidak ada rasa sakit setelah 3 bulan belakangan ini mengkonsumsi daun teratai.

Sekarang masalahnya adalah batuk-batuk yang semakin keras dan tak kunjung berhenti. Apakah ini sel kanker yang sudah menyebar ke paru-paru? Terus terang 6 tahun yang lalu memang pernah sakit batuk dan dinyatakan oleh dokter menderita bronkitis. Saya mau menanyakan:

1. Apakah mama saya murni sakit bronkitis atau memang sel kanker ini sudah menjalar sampai di paru paru?

2. Apa yang harus saya lakukan karena mama saya ke dokter ahli paru-paru dan kami tidak pernah mengatakan ke dokter kalo mama saya ini payudaranya “sakit”?

Ini merupakan “curhat” saya. Mohon masukannya. Terimakasih.

Maya

Jawab:

Batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu perlu dievaluasi secara lebih teliti untuk dicari penyebabnyal Antara lain: bronkhitis (infeksi saluran nafas bawah) yang bisa disebabkah oleh alergi atau infeksi. Selain itu bisa disebabkan oleh Tuberkulosis paru atau karena mama sudah menyandang penyakit kanker payudara maka tidak tertutup kemungkinan telah ada penyebaran sel kanker (metastasis) ke paru paru. Untuk mengetahui hal tersebut perlu dilakukan pemeriksaan foto rontgen dada, akan terlihat gambaran bercak-bercak bulat di paru-paru. Disamping itu perlu diperiksa sputum (dahak) di pagi hari, akan ditemukan sel-sel kanker di sputumnya. Pemeriksaannya disebut sitologi sputum.

Pada  saat berobat ke dokter spesialis paru sebaiknya berterus terang kalau ada riwayat sakit kanker payudara. Sebab, informasi ini sangat penting bagi dokter untuk menegakkan diagnosis yang lebih tepat.

Sebaiknya mama lebih pasrah lagi, dalam menjalani pemeriksaan maupun pengobatan oleh dokter. Insya Allah dengan kepasrahan yang lebih mendalam akan mengurangi penderitaan dan memperpanjang usia mama.

foto:123shadow.wordpress.com

Info Tulisan

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

  • Digg
  • Twitter
  • del.icio.us
  • Facebook
  • RSS
  • Turn this article into a PDF!
  • Yahoo! Buzz
  • MySpace
Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro
Penulis: Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro
Tanggal: Jumat, 6 November, 2009
Tipe Tulisan: Tanya Dokter
Kategori:

Cetak Artikel Ini



Biografi Singkat:
Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro, SpPD-KPTI, salah satu dokter spesialis penyakit dalam yang juga ahli penyakit tropis infeksi yang lahir di Pemalang. Staf Divisi Penyakit Infeksi & Tropik, Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUP Dr Kariadi/Fakultas Kedokteran UNDIP. Organisasi: 1. Ketua Tim HIV-AIDS RSUP Dr Kariadi-Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, sejak 2002 sampai sekarang 2. Sekretaris Sub Tim DALINOK. Komite Medis RSUP Dr Kariadi Semarang. 3. Anggota Tim ”Emerging Infectious Disease” RSUP Dr Kariadi Semarang 4. Anggota Tim “Pengendalian Infeksi Nosokomial” RSUP Dr Kariadi Semarang 5. Anggota Tim “Penanggulangan Penyakit SARS” RSUP Dr Kariadi Semarang 6. Anggota Tim “Pengendalian dan Pencegahan Resistensi Antibiotik” AMRIN Study RSUP Dr Kariadi-Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. 7. Pengurus dan Anggota PETRI Cabang Semarang 8. Pengurus dan Anggota PAPDI Cabang Semarang 9. Pengurus dan Anggota IDI Wilayah Jawa Tengah.`

Tulisan Terkait:

    Tidak ada artikel terkait

Tata Cara Berkomentar:

  1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
  2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
  3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan ke NetSains
  4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan

Beri Komentar

Anda Member NetSains? Silahkan login disini