Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 suara, nilai: 3,67 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Apakah Asma Itu?

asmaTanya:
Saya mau tanya, dokter. Apakah asma itu sudah pasti penyakit keturunan? Apakah tidak bisa sembuh total?  Bagaimana pencegahannya? Apakah dengan memakan daging kelici,kuda,kelelawar bisa menyembuhkan? Apakah ada terapi lainnya? Atau olahraga seperti berenang bisa juga menyembuhkan?

Tolong penjelasannya ya, pak dokter.

Terima kasih.
Esty
Jawab:

Asma merupakan penyakit dengan ciri meningkatknya respon saluran nafas bagian bawah terhadap berbagai rangsangan (hawa dingin, debu rumah, udara kotor dll), dengan manifestasi berupa penyempitan jalan nafas. Akibatnya, ketika terjadi serangan timbul suara seperti peluit: ngik-ngik.

Pada pasien asma, terjadi peningkatan respon saluran nafas bagian bawah dibandingkan dengan orang normal. Bagi kita yang normal, adanya udara dingin, debu rumah, udara kotor, dan kadang juga stres, tidak memberikan respon apa-apa terhadap jalan nafas kita. Sebaliknya pada pasien asma, langsung memberikan reaksi berupa penyempitan saluran nafas. Sehingga terjadilah sesak nafas disertai bunyi saat mengeluarkan udara pernafasan.

Serangan asma jarang dicetuskan hanya oleh satu macam rangsangan, biasanya berbagai rangsang muncul sekaligus. Misalnya, udara dingin di malam hari ditambah kelelahan baik lelah secara fisik karena bekerja seharian, maupun lelah secara psikis. Sedang ada masalah berat yang cukup mengganggu fikiran misalnya.

Derajat serangan asma dapat berubah-ubah mulai dari ringan, sedang, berat. Misalnya, penyempitan saluran nafas lebih berat terjadi di malam hari dibandingkan di siang hari.

Hasil penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa asma lebih banyak diderita laki-laki dibandingkan wanita, dengan perbandingan: 31%: 19%. Penderita asma juga lebih banyak ditemukan pada penderita atopi (terdapat rinitis alergika: hidung mudah keluar ingus di pagi hari, bersin-bersin, dan mata ntrocos/keluar air mata).

Faktor  genetik atau keturunan juga mempengaruhi munculnya asma.

foto:farrasbiyan.wordpress.com

 Tentang Penulis: Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro

Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro, SpPD-KPTI, salah satu dokter spesialis penyakit dalam yang juga ahli penyakit tropis infeksi yang lahir di Pemalang. Staf Divisi Penyakit Infeksi & Tropik, Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUP Dr Kariadi/Fakultas Kedokteran UNDIP. Organisasi: 1. Ketua Tim HIV-AIDS RSUP Dr Kariadi-Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, sejak 2002 sampai sekarang 2. Sekretaris Sub Tim DALINOK. Komite Medis RSUP Dr Kariadi Semarang. 3. Anggota Tim ”Emerging Infectious ... Selengkapnya »
 
  • Website Pribadi/Blog:
  • Tulisan di NetSains: 30 Tulisan
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 1 Orang paling keren sudah memberi komentar disini

  • Anna septi mengatakan:

    Saya sering sesak nafas, biasanya kambuh kalo kecapean, hirup debu, asap rokok, takut, stres atau kaget apalagi pas malam hari dan udaranya dingin. Tapi sesak nafas saya tidak sampai berbunyi ngik ngik gitu. Apa itu bisa dibilang penyakit asma?

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.