Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 suara, nilai: 5,00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Pohon Sebagai Sumber Listrik

red-maple-treeSumber listrik dari pohon? Kenapa tidak. Nanti dulu, ini bukan biomassa seperti yang sudah banyak digunakan, lho. Melainkan menghasilkan listrik langsung dari pohonnya. Ilmuwan dari  Massachusetts Institute of Technology (MIT) menemukan bahwa tanaman bisa menghasilkan listrik berkekuatan 200 milivolt.
Setelah melalui penelitian selama musim panas, mereka mnemukan bahwa satu lembar daun pohon mapel menghasilkan tekanan hingga beberapa ratus milivolt.

Untuk mengekstrak listrik dari pohon dan mengonversinya menjadi energi, mereka membangun sebuah konverter yang bisa menghasilkan 20 milivolt listrik dan menyimpannya sehingga menghasilkan energi yang lebih besar lagi. dengan mengaitkannya ke pohon menggunakan elektroda, perangkat ini mampu memproduksi 1,1 volt listrik, cukup untuk menjalankan sensor. Secara lengkap studi ini dipublikasikan di jurnal Institute of Electrical and Electronics Engineers’ Transactions on Nanotechnology.

Babak Parviz, profesor rekayasa elektrik di  Washington University sebagai salah satu ilmuwan yang terlibat mengatakan, “Sesungguhnya ini tenaga surya, bukan tenaga pohon. Pohon hanya sebagai penghantarnya saja. Saya pikir skala sistem ini bisa diperbesar dan menjadi berbiaya rendah. Selain itu sensornya juga dapat mendeteksi kondisi lingkungan seperti kebakaran hutan,” ujarnya. Bahkan sistem sensor itu juga bisa mendeteksi kesehatan tanaman.

Wah asyik juga ya, selain hemat biaya tapi juga ramah lingkungan, dan tidak akan habis.

Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience
foto:/images.mooseyscountrygarden.com

 Tentang Penulis: Merry Magdalena

Merry Magdalena Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, "Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul" (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009), "UU ITE, Don't be The Next Victim" ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 5 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.