Beberapa tahun yang lalu, ada kelompok lobi di Perancis, yang mengharapkan supaya dominasi bahasa inggris dalam dunia bisnis di negeri itu diakhiri.
Suatu kelompok persatuan dagang dan pelobi bahasa mengatakan, bahwa bahasa Perancis telah direduksi hanya menjadi dialek lokal. Mereka telah mengorganisasi konferensi pers di parlemen, untuk menuntut supaya hanya bahasa Perancis yang digunakan di dunia kerja. Seorang pelobi mengatakan, bahwa pertarungan untuk menjaga supremasi bahasa Perancis sebagai pertarungan terhadap “hegemoni linguistik” dari bahasa Inggris.
‘Kami tidak dapat mentoleransi hal ini’, demikian kata Albert Salon, presiden kelompok lobi bahasa Perancis, Forum Francophone International. ‘Kami tidak berpretensi untuk melawan pengaruh bahasa yang satu terhadap yang lain, atau peminjaman kata diantaranya, namun sekarang terjadi substitusi secara penuh dari Bahasa Perancis ke Bahasa Inggris’.
E-Mail Bahasa Inggris
Dia berkata, bahwa di banyak perusahaan sudah menjadi kewajiban bagi penutur bahasa perancis asli, untuk menggunakan bahasa Inggris, bahkan diantara mereka sendiri, dan peneliti Perancis dipaksa untuk mempublikasikan riset mereka, dalam bahasa Inggris, pada jurnal Amerika Serikat utama.
‘Kami tidak memiliki dendam apapun terhadap Inggris atau Amerika Serikat,’ kata Salon. ‘Namun kami tidak dapat menerima, bahwa bahasa kami tereduksi hanya menjadi dialek lokal. Kami protes terhadap hegemoni linguistik ini!”.
Survei terakhir menunjukkan, bahwa tujuh persen dari perusahaan Perancis menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama mereka, dan perusahaan multinasional sering mengirim email bahasa Inggris pada pegawai mereka yang berkebangsaan Perancis.
Namun Pierre Kosciusko-Morizet, CEO dan pemilik situs web Perancis priceminister.com, menerima fakta bahwa dengan bahasa Inggris sebagai bahasa bisnis global telah membuat dia dapat berkomunikasi dengan koleganya yang berbeda kebangsaan. ‘Ada beberapa hal yang merupakan fakta, dan anda tidak dapat melawannya,’ kata Kosciusko-Morizet. ‘Kita dapat mempromosikan Bahasa Perancis, namun saya tidak melihat kegunaan dari melawan Bahasa Inggris. Bahasa Inggris tidak menjadi bahasa bisnis global dengan melawan bahasa lain,’ demikian kata dia.
Menurut kabar terakhir, mantan Presiden Perancis Jaques Chirac adalah salah satu pendukung utama dari kelompok lobi pelindung Bahasa Perancis. Chirac pernah meninggalkan ruang pertemuan (’walk out’) pada sebuah pertemuan di Brussel, ketika ada orang Perancis yang memulai pidatonya dengan Bahasa Inggris.
Nah…Bangsa Perancis saja memiliki kepedulian yang sangat tinggi untuk melindungi bahasanya. Bagaimana dengan Bangsa Indonesia?
Diterjemahkan dari http://news.bbc.co.uk/2/hi/europe/6341795.stm
Sumber Gambar: http://www.alianzafrancesatrujillo.org/


