Superbot, Robot Canggih Mirip “Transformers”
Yang sudah nonton film Transformers pasti merasa bahwa mobil yang bisa berubah jadi robot adalah khayalan semata. Eits, jangan salah, NASA sudah merancang robot yang menyerupai tokoh di film fiksi ilmiah itu. Terdiri dari 100 modul, robot ini tahan dijatuhkan dari pesawat udara ke gurun pasir, berubah bentuk jadi rover yang mampu mengarungi pasir, kemudian muncul “kaki” yang memungkinkan dia mendaki.
Tapi sejauh ini baru 20 modul saja yang terbangun sejak proyek ambisius ini dimulai sejak dua tahun lalu.
“Kita bisa membuat banyak robot yang berbeda dengan kemampuan berbeda, namun itu pasti akan sangat mahal,” jelas Wei-Min Shen, direktur Polymorphic Robotics Laboratory di University of Southern California.
Superbot, begitu namanya, memang tidak bisa bertransformasi menjadi truk atau jet F-22 seperti robot gargantuan di film Transformers. Namun para peneliti berharap robot modular ini kelak mampu memutuskan sendiri kapan harus berubah bentuk dan beradaptasi dengan lingkungannya.
Sejauh ini Superbot diatur agar bisa mengkombinasikan bentuk dengan dua, empat atau enam kaki, bergerak seperti ular robotik . Enam modulnya mampu membentuk gerakan berguling dan sejumlah kombinasi lain. Siapa yang berminat memilikinya? Selain NASA sendiri, tentu saja sejumlah cabang militer Amerika Serikat sangat tergiur untuk memperkuat pasukannya dengan Superbot.
Diterjemahkan secara bebas dari Livescience.
foto: Livescience.
















Kalau aku sih, mikirnya buat kalau macet, bisa berubah jadi robot dan menginjak2 mobil-mobil lain atau manjat gedung dan lari-lari di atap gedung
Hmmm, dipikirin juga, pada saat mobilnya berubah, orang didalemnya apa nggak tercincang dan jadi perkedel
Tapi seru nih…Yang awalnya science fiction, sudah menjadi kenyataan
AI yang paling pintar sedunia bakal jadi agresif seperti Skynet-nya Terminator ga yah?
Hebat bgt!!
Bisa-bisa nanti angkatan perang Amerika diganti dg superbot. Kalo udah gitu, ga perlu ada yg nangis or sedih kalo mereka kena bom bunuh diri..mereka kan ga punya keluarga.
Memang orang Amerika biasanya dimulai dengan Film Fiksi Ilmiah terus berusaha menjadikan sesuatu yang Nyata. Tapi bagi Orang Indonesia masih memikirkan kehidupan ekonominya, hal tersebut hanya sekedar wacana saja..
hebat, cuma kapan yach giliran tanah air tercinta ini unjuk teknologi????????????
Ya mau gimana lagi? Pendidikannya aja pas2an aja. Kalo diluar sana kita bisa loncat2 kelas. Di indonesia itu masih jarang ( kq ngk nyambung
). Maksud ane tu, “Berhenti mengagumi karya orang lain, dan mulai mengubah dunia dengan karya kita” ..