Pencegahan Kerusakan Awal Bearing dengan Alat Pemanas (Bagian 2)
Penggunaan alat pemanas bearing model U yang efektif adalah alat pemanas yang mampu menghasilkan waktu pemanasan tercepat sehingga konsumsi energinya sedikit. Hal ini dapat diperoleh dengan cara (1) perbaikan secara desain dan (2) cara penggunaan. Perbaikan secara desain dilakukan dengan langkah:
- Bidang pemanasan dibuat sedekat mungkin dengan diameter bearing.
Proses pemanasan bearing dilakukan dengan indusksi elektromagnetik. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa bidang pemanasan yang ditambah dengan bidang lilitan kawat yang konstan akan memberikan waktu pemanasan yang lebih lama. Hal ini ditunjukkan oleh pemanasan bearing type 6305,6306,6307, 6308 pada bidang pemanasan 1 (210 mm2) dan bidang pemanasan 2 (420 mm2). Untuk bidang pemanasan 1 dengan bearing tipe 6305 dan 6306 mengalami kenaikan waktu pemanasan sebesar 7,4 % dan 6,3 %. Sedangkan pada bearing tipe 6307 dan 6308 pada beidang pemanasan 2 pun mengalami kenaikan sebesar 23,9 % dan 46 %.
Gambar 6 : Bidang Pemanasan bearing
Pada bidang pemanasan yang sama dengan bidang lilitan kawatpun menunjukkan waktu pemanasan tercepat dicapai pada diameter bearing dekat dengan bidang pemanasan. Dari penelitian yang telah dilakukan bidang pemanasan memberikan kontribusi signifikan dalam membangun waktu pemanasan tercepat sebesar 76 %.
- Dimensi kawat dibuat mendekati arus maksimum dimana lokasi alat pemanas bearing ini akan digunakan.
Observasi akan lokasi penggunaan alat pemanas bearing ini perlu dilakukan agar alat ini dapat digunakan dimanapun sesuai dengan kebutuhan. Observasi dilakukan pada besarnya arus maksimum yang dapat digunakan pada tempat tersebut. Untuk lingkungan industri arus maksimum yang diijinkan pun bervariasi, sehingga pemilihan dimensi kawat yang tepat dengan ditunjang lokasi penggunaan alat ini pun menjadi penting. Hal ini disebabkan semakin besar arus yang akan digunakan akan mempercepat waktu pemanasan sehingga konsumsi eneginya pun diharapkan semakin kecil.
- Pemilihan tegangan operasi.
Pengoperasian alat pemanas bearing yang kompatibel dengan tegangan 220 volt merupakan pilih terbaik. Hal ini akan mempermudah alat pemanas dapat bekerja dimana saja sesuai dengan tegangan PLN.
Sedangkan dari cara penggunaan alat pemanas bering model U ini, langkah yang adapat ditempuh untuk menunjang konsumsi energi yang optimal adalah
- Hindari udara berhembus pada saat pemanasan bearing.
Hembusan udara pada saat pemanasan merupakan hal yang dihindari, karena adanya udara yang berhembus akan menyebabkan pendinginan pada bearing. Sedangkan tujuan pemanasan adalah memberikan energi panas agar bearing cepat memuai.
- Letakkan posisi sensor pada sisi dalam bearing.
Proses pemanasan yang dilakukan dengan induksi elektromagnetik menujukkan pergerakan pemanasan dari sisi dalam menuju sisi luar bearing. Seperti ditunjukkan pada gambar pemanasan bearing type 6307 berikut ini
Sehingga penempatan sensorpun memberikan kontribusi dalam mempercepat pemanasan bearing. Walupun nilai kontribusi penempatan lokasi sensor sebesar 1,29 %, namun nilai ini menunjukkan lokasi sensor berkontribusi signifikan berdasarkan Fisher test yang telah dilakukan.
Biaya pembuatan alat pemanas model U ini murah bila dibandingkan dengan alat sejenis dari produsen bearing terkenal. Biaya yang dikeluarkan (modal) hanya mencapai kurang 10 % dari harga jual yang ada. Komponen yang harus dibeli adalah inti, kawat dan sensor suhu. Biaya termahal dari ketiga komponen tersebut adalah sensor suhu yang berupa temperature controller sebesar 50 % dari total modal. Untuk komponen inti dan kawat secara proposi sebesar 15 % dan 25 %dari total modal. Tertarik dengan alat ini, hubungi Laboratorium Elektronika Pendidikan Teknolgi Kimia Industri (PTKI) Medan, Jl Medan Tenggara VII Medan 20228.
Referensi :
- Bachtiyar. Candra, Gultom. Golfrid, Effect Extended Heating Area on Heating Characteristic of Bearing at U Model Bearing Heater Using Electromagnetic Induction Principle, Soehadi Reksoewardojo 2008, Chemistry Departement, ITB,November, 3-4, 2008, Teknologi Produk Bersih Hal : 1-6, 2008
- Bachtiyar. Candra, Gultom. Golfrid, Desain Optimasi Alat Pemanas Bearing Model U Menggunakan Prinsip Dasar Induksi Elektromagnetik dengan Metode Taguchi, Seminar On Application and Research in Industrial Technology, Laboratorium Sistem Produksi, Jurusan Teknik Mesin dan Industri, UGM , 27 Agustus 2008, Produk Design, Hal : 27-34, 2008
- Bachtiyar. Candra, Gultom. Golfrid, Alat Pemanas Bearing Model U menggunakan Prinsip Induksi Elektromagnetik, Lomba Rancang Bangun Teknologi 2008, 21 Agustus 2008, BPPT, Jakarta, 2008
- Bachtiyar. Candra, Gultom. Golfrid, Perancangan Alat pemanas Bearing Model U dengan Prinsip Induksi Elektromagnetik, Seminar Nasional Perkembangan Riset di Bidang Industri XIV, PSIT FT UGM, 17 Juni 2008, PPM-4, Hal : 40-46, 2008
















gimana caranya member netsaint? karena banyak yang akn saya tanyakan tentang bearing dan metal,,,,, thank