Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 suara, nilai: 1,00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Tasmanian Devil Terancam Punah

taz1Karakter kartun Tasmanian Devil yang menggemaskan itu bisa jadi akan menjadi tokoh kartun belaka, sebab kini hewan khas Australia tersebut kian terancam punah. Ada semacam wabah infeksi kanker yang menyebar di kalangan mamalia marsupial ini.

Kini pemerintah Australia memasukan hewan itu dalam daftar spesies yang terancam punah. Populasinya sudah menyusut hingga 70% sejak tahun 1996, ketika penyakit itu mulai mewabah, demikian menurut Sydney Morning Herald.

Kian Terancam

Kepunahan memang menjadi hal ironi dalam hidup ini. Ilmuwan mengatakan bahwa sebanyak 99% spesies yang ada di muka bumi kini sudah punah. Mereka juga berpendapat kini bumi tengah menuju kepunahan akibat dari perilaku manusia terhadap habitatnya sendiri.

Tasmanian Devil mudah diketahui penyusutan populasinya karena mereka hidup di satu tempat saja. Sementara banyak spesies lain yang tersebar di muka bumi dan tengah menuju kepunahan tanpa kita sadari. Sebagian spesies punah akibat mulai sulit mencari sumber makanan, kehilangan tempat tinggal, didewa wabah penyakit, termasuk juga sulit melihat akibat polusi yang kian parah.

Wah, jangan sampai manusia ikut punah saja ya!

Diterjemahkan secara bebas dari Livescience.com

Foto: media.photobucket.com

 Tentang Penulis: Merry Magdalena

Merry Magdalena Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, "Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul" (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009), "UU ITE, Don't be The Next Victim" ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 8 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.