Biologi biasanya identik dengan hapalan – hapalan yang banyak dan rumit. Ada hapalan nama spesies dalam berbagai bahasa latin yang terdengar kaku dan bahkan sulit diucapkan, seperti Methanocaldococcus jannaschii. Padahal organisme ini sebenarnya sangat menarik untuk dipelajari karena suhu optimum hidupnya adalah 85°C, mendekati suhu air mendidih!
Kalau mengetahui organisme – organisme dengan nama latin saja belum cukup, bayangkan bahwa tiap organisme tersebut bisa memiliki ratusan hingga ribuan gen. Dan kebanyakan nama – nama gen ini walaupun singkat tapi terdengar seperti kode abstrak, misalnya pou5f1, sox2, fgf4, fbxo15, dan utf1. Padahal gen – gen ini ada dalam setiap sel tubuh kita sendiri. Memang, sepertinya tidak ada yang akan meminta kamu menghapal nama – nama ini kecuali kamu hendak menjadi profesor. Tapi tidakkah ada cara lain memberi nama gen – gen ini supaya biologi terlihat lebih menyenangkan?
Untungnya ilmuwan – ilmuwan, seperti kita semua, juga memiliki kreativitas unik. Mereka tidak selalu mengikuti kebiasaan penamaan gen yang rumit dan kaku, namun menamakan gen yang mereka temukan sesuka hati mereka. Dan tidak jarang mereka iseng dalam penamaan gen tersebut. Lihat saja gen werewolf, gen yang ditemukan pada tanaman Arabidopsis thaliana. Jika dimutasi akan menyebabkan rambut akar menjadi banyak, seperti manusia yang menjadi serigala. Contoh lain adalah gen sonic hedgehog pada manusia, yang dinamakan karena homolognya (gen yang mirip) pada lalat buah Drosophila melanogaster jika dimutasi akan menyebabkan larva lalat tampak seperti landak (hedgehog).
Gen lain pada lalat buat ini dinamai maggie, yang jika dimutasi akan menyebabkan perkembangan sel terhenti. Inspirasinya adalah Maggie Simpson dari serial TV The Simpsons yang tidak pernah menjadi tua walaupun serial tersebut berlangsung bertahun – tahun. Ada juga gen grim dan gen reaper pada lalat buah yang sama yang berperan dalam pengaturan apoptosis, atau kematian sel yang terprogram. Analoginya tentu si malaikat kematian grim reaper. Pada ikan zebra Danio rerio bahkan, sekelompok gen mendapat nama sama dengan nama anggur seperti chardonnay, chablis, dan merlot karena mutasi pada gen – gen tersebut menyebabkan gangguan pada pembuatan sel darah (hematopoiesis). Tentu ini karena dari hematopoiesis diperoleh sel darah merah dan sel darah putih, mirip seperti pembuatan minuman anggur yang dapat menghasilkan anggur merah dan anggur putih.

Inspirasi salah satu nama gen lalat buah
Beberapa nama yang kedengarannya menarik pun sebenarnya bisa memiliki arti yang serius. Salah satu oncogene (gen yang berperan dalam kemunculan kanker) di manusia memiliki nama resmi ‘zinc finger and btb domain-containing protein 7‘ menurut OMIM, database penyakit genetis manusia. Ugh, kedengaran rumit dan membosankan ya? Ternyata oncogene ini termasuk dalam keluarga gen yang disebut POK dan karena sifatnya maka disebut juga “POK erythroid myeloid ontogenic factor“. Hm, masih terdengar panjang dan rumit. Karena itu, dalam berbagai literatur ilmiah seperti ini, para ilmuwan memilih menyebut gen ini dengan singkatannya: pokemon. Bayangkan rasanya menjadi profesor dan memberi tahu teman atau saudara bahwa penelitian kamu adalah tentang pokemon.
Tentunya yang paling menarik adalah ketika penamaan gen seperti ini juga dapat menggambarkan interaksi biologis yang terjadi, seperti pada salah satu gen di tanaman Arabidopsis thaliana. Bunga normal tanaman ini memiliki enam benang sari. Steven Jacobsen dan Elliot Meyerowitz menemukan satu gen yang jika dimutasi menyebabkan peningkatan jumlah organ kelamin jantan ini hingga dua kali lipat. Mereka menamai gen ini superman.
Ternyata ditemukan kemudian bahwa ada alel (versi) lain gen ini yang merupakan hasil metilasi sekuen DNA-nya. Metilasi tidak mengubah sekuen DNA namun menambahkan gugus metil pada basa sitosin. A. thaliana yang memiliki versi metilasi ini memiliki fenotip yang lebih ‘lemah’ dibanding mutasi superman karena peningkatan benang sarinya tidak mencapai dua kali lipat. Karena itu alel ini akhirnya dinamakan clark kent. Terakhir, ditemukan bahwa ternyata protein yang berperan dalam metilasi gen superman menjadi alel clark kent adalah enzim metiltransferase yang jika dimutasi akan menghalangi perubahan tersebut. Nama gen ini? Tentu saja kryptonite.
*Gambar diambil dari Wikipedia.
**Pembaca yang sedikit skeptis, penasaran, atau ingin mengetahui keterangan gen – gen di atas lebih lengkap, bisa mencoba memasukkan nama – nama gen di atas pada database protein Uniprot.



Belum ada yang menamai Gen-Gen dengan tokoh pewayangan, yah
Atau pahlawan nasional.
dan untuk pecinta film-film hollywood, mungkin bisa dinamai setelah aktor-aktris hollywwod yang ternama atau menang oscar.
Barangkali nama filosof seperti Karl Marx, Friedrich Nietzche, atau Sigmund Freud juga unik kalo jadi nama gen. Misalnya, gen Sigmund Freud (Freudy) untuk regulasi seksualitas, atau gen Nietzche (Nitzi) untuk regulasi mengenai moralitas, atau gen Marx (charlie) untuk regulasi mengenai manajemen hidup..dll…Nama ‘Freudy’ tuh cakep juga, mengingatkan dengan Freddy Krugger atau Freddy Mercury..:D
@Didik: Belum…bisa jadi motivasi anak bangsa yang menarik tuh buat penelitian.
@Necholase: Yes, ini juga mungkin. Tapi sekedar info, udah ada loh database variasi splicing mrna (sejenis variasi dalam pembuatan protein dari gen) yang namanya Hollywood. Yang membuat MIT dan inspirasinya memang film. Kalo lagi iseng bisa dicek: http://hollywood.mit.edu
@Arli: Haha, emang banyak banget alternatif nama yang bisa dipake. Salah satu gen penentu seksualitas (as in jenis kelamin) udah ditemukan, tapi namanya agak ‘membosankan’: sex-determining region Y, or SRY. Hehe, mungkin ada yang punya ide namanya seharusnya gimana xP?
uu…keren juga ya…ternyata ada juga hal yang unik seputar dunia biologi.
Wah menarik banget artikel tentang penamanan-penamanan gen. Hal ini juga diterapkan dalam kimia dimana berbagai molekul-molekul dengan struktur-struktur yang menyerupai benda atau sifat tertentu diberi nama yg menarik macam asam erotik, Sexithiophene, Lucifer yellow, Penguinone (mirip penguin). Kalau tertarik bisa lirik juga ke URL http://www.chm.bris.ac.uk/sillymolecules/sillymols.htm
Selain gen, nama-nama protein juga tidak kalah menarik. Protein-protein yang bertanggung jawab dalam sistem kekebalan tubuh pun punya ‘panggilan’ seperti, NEMO, COT, IRAK1, TRAF6, ABIN2, PINK, SAPK, NEDD. Sains memang selalu menarik, tergantung attitude kita
nah itu yang suka aku bilang sama murid2 aku, nama biologi itu susah2 soalnya yang nemuin bukan kita seeh… jadi ga bisa milih nama sendiri…
tapi ternyata banyak yang menrik juga ya
ak… sbgai guru bimbel biologi juga selalu di tuntut kreatifitas membuat singkatan agar menarik dan mudah untuk di hafal…