Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Revolusi Digital 13: Beli, Bangun, Jual

old_school_cellphone1

Meski tak ahli telekomunikasi, Craig McCaw meraup untung besar dari bisnis seluler!

Telepon seluler merupakan pengembangan dari radio komunikasi dua arah yang pada 1970-an dijual John Goeken melalui perusahaannya, Microwave Communications Inc (MCI). Dalam model radio komunikasi dua arah itu, sebuah menara pemancar dan penerima menangani semua panggilan di suatu
wilayah tertentu. Hal ini membatasi ketersediaan saluran terutama jika diterapkan di wilayah perkotaan yang padat.

Maka, kemudian dikembangkan konsep bahwa suatu wilayah geografis tertentu dapat
dibagi-bagi lagi dalam sel-sel yang lebih kecil lagi. Struktur ini memungkinkan lebih banyak percakapan ditangani secara bersamaan. Pesawat telepon pun hanya memerlukan pasokan daya (listrik) yang kecil
karena daya jangkaunya cukup pendek. Kondisi ini menjadikan telepon benar-benar kecil dan mudah dibawa-bawa (portabel).

Lisensi

Ketika teknologi seluler siap dipasarkan pada awal 1980-an, Federal Communications Commission (FCC) segera mengeluarkan aturan lisensi telepon seluler. Badan tersebut menetapkan di setiap daerah
metropolitan akan dikeluarkan 2 izin. Satu untuk Regional Bell Operating Companies (RBOC) yang merupakan divisi telepon lokal dari American Telephone and Telegraph (AT&T). Satu lagi akan dilelang kepada swasta. Di Amerika Serikat terdapat 306 Metropolitan
Statistical Areas (MSA)

Waktu itu, tak ada penolakan terhadap keputusan FCC. Sistem telepon seluler sangat mahal untuk diimplementasikan. Sebagian perusahaan telekomunikasi tidak berminat memasuki bisnis dengan teknologi yang belum terbukti. Dalam putaran lelang awal, banyak lisensi diberikan kepada satu-satunya peserta.

Clinton

Namun begitu, seorang penguasaha mampu mengubah bisnis ini menjadi menguntungkan dan menggiurkan. Sejak 1980, Craig McCaw telah memperhatikan perkembangan teknologi seluler. Ia yakin akan masa depannya.

Dari 1983 hingga 1987, McCaw menghabiskan sekitar $3,5 juta untuk membeli enam dari 30 izin MSA di Amerika, termasuk wilayah kota besar Seattle. Waktu itu, penetapan harga lisensi didasarkan pada jumlah populasi. Harga rata-rata per pop (orang dewasa yang tinggal di daerah itu) adalah $4,50. Sementara itu, dalam menilai suatu lisensi, McCaw menggunakan proyeksi tahun 1981 buatan AT&T. Dari angka itu, ia menyimpulkan bahwa setiap pop sebenarnya berpotensi bernilai $80.

Bankir yang mendukung McCaw sepakat dengan hitungan prospektif tersebut. Mereka tak hanya membiayai akuisisi yang dilakukan McCaw tetapi juga setuju menjadikan lisensi sebagai jaminan pinjaman. Dengan cara itu, McCaw terus membeli dan memperdagangkan lisensi kota-kota penting (termasuk San Francisco, Pittsburgh, Minneapolis, dan Denver) dengan harga murah.

McCaw membeli lisensi seluler dari siapa saja yang ia jumpai. Salah satu dari para penjual itu adalah pasangan Bill dan Hillary Clinton yang memegang lisensi Arkansas. Pada pertengahan 1980-an, McCaw membeli lisensi tersebut dengan harga $48.000. Pasangan Clinton sendiri hanya membayar $5.000 saat lelang dulu.

Aktivitas memborong lisensi ternyata tak hanya dilakukan McCaw. Akibat tingginya permintaan, di tahun 1986, harga pop telah meningkat menjadi sekitar $20. Tetapi, harga tersebut masih jauh di bawah proyeksi McCaw.

Go Public

Setelah kerajaannya mulai menampakan daya tarik, McCaw membawa perusahaannya go public. McCaw Cellular berhasil mendapatkan suntikan dana $309 juta. Pada 1988, perusahaan tersebut telah mendapatkan 127 izin usaha telepon seluler yang mencakup populasi 47 juta jiwa. Saat itu, secara rata-rata, ia membayar $25 per pop untuk setiap lisensi.

Selain memburu izin, McCaw mulai membangun jaringan. Ia mendapat dana $1,3 miliar dari penjualan obligasi junk (surat utang beresiko tinggi) dan suntikan investasi sebuah konsorsium.

Pada 1992, iklim bisnis seluler mulai berubah. McCaw sadar bahwa bisnis membeli izin dan membangun jaringan telah usai. Ia harus menjadi pengelola jaringan, sesuatu nyang bukan keahliannya. Maka, ia
menjual 33% saham McCaw Cellular kepada AT&T seharga $3,8 miliar. Raksasa telekomunikasi itu kemudian bergerak lebih jauh dengan membeli sisa saham McCaw seharga $11,5 miliar.

Setelah sukses mengeruk untung dari bisnis seluler –yang sama sekali tak ia kuasai, McCaw terjun ke bidang bisnis baru, termasuk berkongsi dengan Bill Gates dalam bisnis satelit.

foto:ecojoes.com

 Tentang Penulis: Andrianto Soekarnen

Andrianto Soekarnen College:* Institut Teknologi Bandung (ITB) '90 * Physics Employer: BusinessWeek Indonesia Position: Managing Editor Time Period: April 2005 - September 2008 Location: Jakarta, Indonesia Employer: Trust (Magazine) Position: Writer Time Period: September 2002 - March 2005 Location: Jakarta, Indonesia Employer: Forum Keadilan (Magazine) Position: Reporter Time Period: July 1999 - ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 Sudah selesai membaca artikel ini? Ayo beri komentar!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.