Siapa yang tidak suka telur? Makanan bulat ini memang enak diolah jadi apa saja. Sekadar direbus, digoreng mata sapi, didadar, dan macam-macam. Ternyata di balik kelezatannya, telur memiliki khasiat hebat. Studi terbaru yang dilakukan ilmuwan Kanada mengatakan bahwa telur bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Temuan ini seolah membantah teori bahwa kolesterol dalam telur bisa berakibat buruk.
Dalam edisi terbaru American Chemical Society’s Journal of Agricultural and Food Chemistry dijelaskan bahwa protein dalam telur dapat mengurangi tekanan darah. Teori ini didapat dari hasil percobaan simulasi laboratorium atas proses pencernaan manusia.
Obat Tekanan Darah
Adalah Jianping Wu dan Kaustav Majumder yang mengatakan bahwa telur merupakan sumber protein yang tidak mahal. Di sisi lain, selama 40 tahun ilmuwan juga mengawasi kenaikan kolesterol akibat konsumsi telur secara berlebihan. Studi-studi terkini membuktikan bahwa kita bisa mengonsumsi telur asal masih dalam batas wajar. Protein dalam telur memiliki efek yang sama dengan inhibitor ACE, obat yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
Wu dan Majumder mengindentifikasi sejumlah peptida berbeda di telur rebus dan telur yang digoreng, Peptida adalah bahan yang berpotensi beraksi sebagai inhibitor ACE. Hasilnya, telur yang digoreng justru memiliki kandungan inhibitor ACE lebih tinggi dari telur rebus. Tapi studi ini belum diujicobakan langsung ke manusia.
Kolesterol Jahat
“Kami baru mencobanya dalam kondisi simulasi organ dalam in vitro manusia menggunakan pepsin (enzim perut) dan pankerasin. Kemudian kami menentukan aktivitas yang berpotensi sebagai inhibitor ACE,” jelas Wu. Studi mereka juga membuktikan bahwa peptida bioaktif dapat dihasilkan saat. Menurut Wu, telur telah dikonsumsi manusia selama berabad-abad dan menjadi bukti bahwa telur aman dimakan.
Tapi di sisi lain, Departemen Kesehatan Amerika Serikat pada tahun 2005 mengeluarkan panduan bahwa telur mengandung kolesterol tinggi dan konsumsinya harus dibatasi tidak lebih dari empat butir setiap minggu. Sebutir telur mengandung 213 miligram kolesterol, sedangkan konsumsi harian yang direkomendasikan adalah tidak boleh lebih dari 300 kolesterol bagi mereka yang memiliki kandungan kolesterol jahat normal.
Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience
Foto: etaingwa.com



Sudah selesai membaca artikel ini? Ayo beri komentar!