Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 suara, nilai: 5,00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Paus Purba Melahirkan di Daratan, Lho!

2896336267_c3a5d2ee0fIkan paus purba ternyata melahirkan bukan di laut, melainkan di darat. Ah masa iya? Setidaknya itu terjadi 47 juta tahun lampau. Teori ini adalah hasil penemuan sejumlah fosil tulang paus hamil di beberapa daratan. Pada fosil tersebut ditemukan gigi dari janin paus yang semestinya dilahirkan jika induknya tidak meningga. Penemuan fosil ini memperkuat teori bahwa memang ikan paus mengalami masa transisi dari darat kelaut selama periode Eocene Epoch, yakni antara 54,8 hingga 33,7 juta tahun silam.

Janin Paus

Philip Gingerich, ahli palaentologi dari University of Michigan, beserta timnya menemukan fosil tersebut di Pakistan tahun 2000. Tahun 2004 ia menemukan fosil dalam jumlah lebih lengkap lagi. Paus dewasanya berukuran panjang 2,6 meter. Mereka tahu bahwa paus itu dalam keadaan hamil sebab terdapat bahan kapur yang ternyata adalah gigi janin paus. Selain itu juga ditemukan tengkorak yang lebih besar.

Spesies baru yang ditemukan itu dinamakan Maiacetus inuus, anggota Archaeoceti, kelompok cetacea. Spesies ini memiliki mulut dan jenis gigi, nostril di ujung hidungnya. Ciri ini sama dengan mamalia darat, namun tidak dengan paus masa kini.
Spesies ini juga memiliki empat kaki yang termodifikasi untuk berenang. Ilmuwan berpendapat bahwa Maiacetus biasa mencari makan di laut, dan ke pantai untuk melahirkan. Ini sesuai dengan posisi kepala fosil janin yang pas dengan posisi untuk dilahirkan.

Diterjemahkan secara bebas dari Livescience.com
foto: flickr.com

 Tentang Penulis: Merry Magdalena

Merry Magdalena Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, "Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul" (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009), "UU ITE, Don't be The Next Victim" ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 7 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

  • Didik Wicaksono mengatakan:

    Paus di daratan, yah. Semenjak banyak yang berpendapat bahwa teori evolusi itu hoax dan fosil-fosil yang ditemukan di belahan bumi Amerika hanyalah rekayasa manusia, saya jadi selalu dipenuhi keraguan akan setiap temuan fosil terbaru saat ini :P

    *poor Darwin, di setiap film Sci-Fi selalu menjadi bahan celaan di Hollywood*

  • Merry MagdalenaMerry Magdalena mengatakan:

    Siapa menguasai media, dia menguasai dunia..hahaha. Makanya org Indonesia kudu menguasai media, biar kita bisa menguasai dunia! Ayo, Indoensia juga bisa kok ngalahin ilmuwan2 Amrik itu…!

  • kangpriyanto mengatakan:

    Para pendukung teori evolusi memang selalu mencari jalan untuk membuktikan “kebenaran” teori mereka. Namun pada akhirnya, alam jualah yang akan membuktikan sendiri kesalahan mereka..

  • zulfia birlanty mengatakan:

    OYA MASA`SIH……………

  • zack mengatakan:

    teori evolusi apa lagi paus ..sangat tidak masuk akal ,,bukti yang penuh mendukung masa transisi dari darat ke laut belum di temukan ,,,,,
    masa hanya di temukan fosil hewan mirip mamlia air kayak gitu akan beralih menjadi paus itu ,,bodoh ,,hemmm .. paus memperoleh tubuh besar tampaknya bermula pada 60 juta tahun yang lalu, ketika mamalia berambut dan berkaki empat yang mencari makan atau perlindungan masuk ke dalam air. Masa demi masa berlalu, perubahan sedikit demi sedikit terjadi. Kaki belakang lenyap, kaki depan menjadi sirip, bulu-bulu rontok menyisakan lapisan lemak yang tebal dan licin, hidung pindah ke bagian atas kepala, ekor melebar menjadi sirip belakang dan di dunia air tubuhnya menjadi sangat besar. hahahaha

    teori yang ngarang gak punya landasan ilmiah …
    dari sepengetahuan ku struktur tubuh paus yang merupakan mamalia sangatlah komplek tak hanya bentuk gigi dan fisiknya tetapi organ dalamnya
    seorang darwin ,,bapak evolusi tidak dapat menjelaskan ,,,mekanisme evolusi sebenarnya
    karna memang tidak di temukan fosil transisi tersebut ..
    sema itu hanya rekayasa ,skenario yang di buat dari para pengikut darwin yang percaya akan kebodohan …

    semua makhluk hidup di ciptakan dengan kelebihan dan kekurangan secara langsung pada masanya oleh tuhan ,,,,

  • zack mengatakan:

    teori evolusi apa lagi paus ..sangat tidak masuk akal ,,bukti yang penuh mendukung masa transisi dari darat ke laut belum di temukan ,,,,,
    masa hanya di temukan fosil hewan mirip mamlia air kayak gitu akan beralih menjadi paus itu ,,bodoh ,,hemmm .. paus memperoleh tubuh besar tampaknya bermula pada 60 juta tahun yang lalu, ketika mamalia berambut dan berkaki empat yang mencari makan atau perlindungan masuk ke dalam air. Masa demi masa berlalu, perubahan sedikit demi sedikit terjadi. Kaki belakang lenyap, kaki depan menjadi sirip, bulu-bulu rontok menyisakan lapisan lemak yang tebal dan licin, hidung pindah ke bagian atas kepala, ekor melebar menjadi sirip belakang dan di dunia air tubuhnya menjadi sangat besar. hahahaha

    teori yang ngarang gak punya landasan ilmiah …
    dari sepengetahuan ku struktur tubuh paus yang merupakan mamalia sangatlah komplek tak hanya bentuk gigi dan fisiknya tetapi organ dalamnya
    seorang darwin ,,bapak evolusi tidak dapat menjelaskan ,,,mekanisme evolusi sebenarnya
    karna memang tidak di temukan fosil transisi tersebut ..
    sema itu hanya rekayasa ,skenario yang di buat dari para pengikut darwin yang percaya akan kebodohan …

    semua makhluk hidup di ciptakan dengan kelebihan dan kekurangan secara langsung pada masanya oleh tuhan ,,,,

  • rqam mengatakan:

    teori evolusi…orang kurang tdur suka berkhayal

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.