Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 suara, nilai: 3,00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Menyingkap Legenda Vampir Melalui Biokimia

edwardcullenVampir kini kembali ngetren akibat film Twilight. Tahukah anda bahwa suatu penyakit genetik yang disebut porphyria boleh jadi merupakan pemicu munculnya mitos vampir? Porphyria adalah suatu kelainan berupa gangguan pada jalur pembentukan heme, suatu komponen dari hemoglobin yang berperan mengangkut oksigen dalam darah.

Anemia

Kebanyakan individu ini mengidap anemia karena mengalami gangguan sintesis heme (komponen pembentuk hemoglobin). Penyakit ini disebabkan oleh adanya ketidaksempurnaan dalam jalur pembentukan enzim dari glisin menjadi porfirin, menyebabkan over produksi porfirin yang dapat terkumpul di kulit, cairan tubuh, atau feses. Bentuk yang paling umum dari penyakit tersebut adalah acute intermittent porphyria. Kebanyakan individu yang terserang biasanya heterozigot dan biasanya tidak menimbulkan gejala spesifik karena satu single copy dari gen normal mampu menyediakan mekanisme biosintesis yang cukup untuk produksi enzim secara normal.

Istilah porphyria ini diambil dari bahasa Yunani, porphura yang berarti pigmen ungu, disebut demikian karena warna ungu yang muncul pada cairan tubuh pasien ketika terserang. Selain dapat diturunkan secara genetik, penyakit ini bisa dipicu oleh faktor lain seperti penggunaan obat-obatan tertentu, alkohol, kontrasepsi hormon, dan sebagainya. Pada kondisi lingkungan tertentu dan asupan nutrisi tertentu dapat terbentuk δ-aminolevulinate dan porphobilinogen yang menyebabkan gangguan abdominal akut dan disfungsi saraf.

Salah satu bentuk kelainan porphyria adalah dapat membuat kulit menjadi sensitif terhadap sinar matahari, membuatnya rapuh dan mudah rusak. Karakteristik ini dimanfaatkan dalam penelitian pengobatan kanker dimana suatu obat yang diturunkan dari porphyrin disisipkan ke sel kanker, kemudian dipaparkan ke sinar, sehingga membuat melanoma kanker terbakar habis. Bentuk porphyria lain yang jarang terjadi, akan menghasilkan akumulasi uroporphyrinogen I, suatu isomer dari prekursor protoporphyrin. Zat ini menyebabkan urine berwarna merah, membuat gigi sangat mengkilat jika terkena sinar ultraviolet, dan membuat kulit abnormal jika terkena sinar matahari.

Vampir dan Porphyria

Boleh jadi kondisi genetik seperti inilah yang mengawali adanya mitos tentang vampir. Seseorang yang terkena penyakit ini, membutuhkan banyak darah karena dia mengidap anemia dan dia menghisap darah orang lain di malam hari karena pada siang hari kulitnya mungkin bisa melepuh apabila terkena sinar matahari.
Pada Januari 1964, makalah yang membahas porphyria dan etiologi manusia serigala diterbitkan di Proceedings of the Royal Society of Medicine. Lebih lanjut, pada tahun 1985, David Dolphin memublikasikan makalahnya yang berjudul “Porphyria, Vampires and Werewolves : The Aetiology of European Metamorphosis Legends”, yang kemudian menuai beragam kontroversi.

Antara lain karena meski penderita porphyria mendapat terapi injeksi heme, bagaimanapun darah yang diminum (seperti yang dilakukan oleh vampir) akan masuk ke sistem pencernaan dan diuraikan. Polemik lain berkembang yakni pada aspek-aspek seperti sensitifitas terhadap cahaya, dan alergi bawang putih yang ditengarai merupakan bagian-bagian yang ditambahkan oleh industri film pada legenda vampir itu sendiri.

Bagaimana pendapat Anda?

Ide tulisan dari http://fakhria.wordpress.com
Referensi : http://en.wikipedia.org/wiki/Porphyria

http://www.inklingmagazine.com/articles/comments/vampires-save-lives/

foto:wikimedia.org

 Tentang Penulis: Fajar Ramadhitya Putera

Fajar Ramadhitya Putera Pengajar farmasi dan penulis artikel-artikel kefarmasian di berbagai koran dan ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 90 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

  • elvita mengatakan:

    Apakah individu yg terkena porphyria dari lahir dapat dikatakan vampir???

  • Dian R mengatakan:

    serem juga tu porphirya…apakah dah banyak penyakit genetik itu di Indonesia???

  • Affan08 mengatakan:

    jika dihubungkan dengan vampir ,apakah kelainan Porphyria dapat menular ke orang lain?
    apakah kelainan ini termasuk kelainan geneti yang dapat menurun(muncul pada keturunan)?

  • okky mengatakan:

    jadi apa vampire itu tidak ada ?
    yang ada cuma penyakit saja ?
    apa penakit ini harus meminum darah seperti yang dilakukan vampire atau semacamnya? tidak bisakah menyuntikan darah ke bagian” tertentu dalam tubuh ?

  • khoirun nissa mengatakan:

    w cuma bingung kenapa penyakit itu bisa ada,selain dari kesalahan genetika ada gak yangbisa nmenimbulkan penyakit itu

  • karina aiiu mengatakan:

    lewat apa saja porphyria menyebar?

  • eki mengatakan:

    eeemmm………….
    kalo menurut Q penyakit kaya gtu bisa terkena ke orang yg gak punya penyakit seperti itu.

    kayanya enak tuh jd vampir.

  • nufi reyhan mengatakan:

    w o w
    zeru bgt 2h…
    low jd vamperius…
    kan bs gigitin zmua org…
    low gi lpr…
    hehehehe…

  • nufi reyhan mengatakan:

    w o w….
    zeru bgt 2h…?
    low jd vamperius…
    bz gigigtin zmua girl yg gi kluar mlm…
    hehehehe…..

  • ary mengatakan:

    jadi inti nya vampir itu penyakit…
    bukan sosok mahluk yg hidup di malam hari…yang dapat berubah menjadi kelelawar dan menghisap darah….

    tapi apa kah bisa penyakit yg di sebut vampir itu bisa di sembuh kan?

  • Chia mengatakan:

    Qra2 da gc vampir di indonesia. .??

  • iqlima al-zahra bachmid mengatakan:

    bagaimana caranya seorang manusia biasa menjadi seorang vampire seperti yang di kisahkan di film twilight.
    namum tetap dapat hidup berdampingan dengan manusia normal dan bisa terkena sinar matahari

  • Putri SarinandePutri Sarinande mengatakan:

    “Polemik lain berkembang yakni pada aspek-aspek seperti sensitifitas terhadap cahaya, dan alergi bawang putih yang ditengarai merupakan bagian-bagian yang ditambahkan oleh industri film pada legenda vampir itu sendiri.”
    namanya juga untuk hiburan, agar berdaya jual. tetapi, menurutku keadaan gen seperti itu jarang terjadi, mungkin itu sebabnya banyak mitos bermunculan. gen adalah awalnya, pola makan memberi efek lanjutan untuk kemudian berefek pada gen lagi.
    menarik. dan lebih menarik lagi karena saat ini film “twilight” begitu populer :D

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.