Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Seri Revolusi Digital: Pembuktian Watson Junior

Pengantar:
Saya sampaikan cerita kedua terobosan teknologi yang membangun Revolusi Digital. Di tengah kritik terhadap kapitalisme saat ini (yang sangat wajar), saya kira akan menarik untuk juga menengok perannya dalam menumbuhkan inovasi dan perkembangan teknologi, yang pada akhirnya menopang kemajuan ekonomi suatu bangsa. Kisah-kisah tentang para entrepreneur dan inovator ini pernah dimuat majalah Forum Keadilan sekitar 6 tahun silam dan merupakan ringkasan bebas dari buku ” Forbes Greatest Technology Stories: Inspiring Tales of the Entrepreneurs and Inventors who Revolutionized Modern Busines” karya Jeffrey S. Young.

REVOLUSI DIGITAL (KISAH 02)
Pembuktian Watson Junior

Visi yang Membuat IBM Mampu Bertahan

Setelah Perang Dunia II, Amerika Serikat boleh dikata menjelma menjadi negara administrasi. Tenaga kerja pertanian berbondong diboyong ke kota-kota besar. Ruang-ruang kantor diisi deretan meja dan tabulator (mesin hitung mekanik). Para pegawai disibukan pekerjaan administrasi seperti menghitung gaji dan tagihan.

Waktu itu, data identik dengan punch card atau kartu penyimpan data hasil olahan tabulator. Dalam masa pertumbuhan ekonomi yang demikian cepat, perusahaan asuransi, penerbit majalah, dan periset pasar menyusun daftar pelanggan di seluruh negeri dan menghasilkan lautan punch card.

Waktu itu, berkat pemahamannya akan bisnis mesin perkantoran dan [terutama] keahlian pemasarannya, International Business Machines (IBM) berhasil memonopoli pasar tabulator. Thomas Watson Sr., presiden direkturnya, menjadi eksekutif AS tersukses dan dijuluki Raja Punch Card.

Di perusahaan yang konservatif itu, nilai feodal masih melekat. Maka, tak seorang pun protes ketika Watson Sr. menyiapkan anaknya, Thomas Watson Jr., sebagai pengganti. Padahal, sebagai anak orang kaya, selama ini Watson Jr. lebih dikenal sebagai playboy, penggemar mobil cepat, dan suka hura-hura. Ia adalah pengunjung tetap klub-klub di New York dan Hollywood.

Namun, ketika itu, berkat kemampuan memegang kendali atas paten dan pembinaan keahlian elektronika, tak ada yang perlu dicemaskan IBM. Perusahaan itu bahkan tengah bersiap mengahadapi tantangan berikutnya dalam revolusi elektronika, yakni memasarkan mesin tik listrik dan kalkulator elektronik. Meski begitu, Watson Jr. ingin menemukan sesuatu yang baru. Sesuatu yang akan melepaskannya dari bayang-bayang sang ayah.

Pada 1949, Watson Jr. mendengar pelanggan setia IBM, raksasa majalah Time-Life, berencana mengganti mesin IBM dengan Universal Automatic Computer (UNIVAC), komputer besar buatan perusahaan Remington Rand hasil rancangan Eckert-Mauchly (baca: “Asal Mula: Kemalangan Atanasoff”). Waktu itu, UNIVAC bisa menyimpan data dalam gulungan pita magnetik sehingga menghemat tempat. Watson Jr. mencium marabahaya. Ia pun mengumpulkan para insinyur IBM dan memerintahkan penciptaan sebuah mesin yang dapat bersaing dengan UNIVAC.

Tim itu kembali beberapa minggu kemudian dengan sebuah alat penyimpanan punch card yang dilengkapi pita magnetik. Watson marah besar meski para pekerja IBM tak mengerti mengapa mereka harus meninggalkan punch card yang, waktu itu, masih membuat mereka kaya raya.

Di tahun yang sama, Uni Soviet (musuh bebuyutan AS di kala itu) melakukan percobaan peledakan bom atom yang membuat seantero Amerika panik. Sewaktu-waktu mereka bisa diserang. Pemerintah AS lalu berencana memanfaatkan komputer raksasa yang digunakan pada sebuah proyek bernama Whirlwind di Cambridge, Massachusetts, untuk dijadikan otak dari pusat sistem pertahanan udara yang masif. Mereka membuka lelang pembuatan mesin sejenis karena dibutuhkan masing-masing dua komputer untuk ditempatkan di 6 lokasi berbeda. IBM segera memanfaatkan peluang dan memenangkan lelang.

Secara bisnis, proyek ini membuat IBM merugi. Tetapi, para ahli elektronika mereka bisa belajar banyak dari mesin Whirlwind. Diam-diam, Watson Jr. menyiapkan sebuah tim khusus untuk membuat komputer besar versi IBM. Di akhir 1952, komputer model 701 keluar dari lini perakitan.

Waktu itu, hanya perusahaan besar yang mampu membeli komputer. Memanfaatkan reputasi yang baik dari era mesin tabulator, IBM secara agresif memasarkan komputer mereka. Berkat kerja keras lini pemasaran, perusahaan pengguna tabulator punch card segera beralih ke komputer IBM.

Pada 1956, IBM memimpin pasar dengan mengirimkan 449 komputer berukuran besar dan sedang. Sementara itu, pesanan yang belum terpenuhi mencapai 1.121 komputer. Saingan mereka, Sperry Rand (hasil merger Remington Rand dan Sperry Corporation) hanya berhasil menyerahkan 314 UNIVAC dengan tambahan 113 pesanan yang belum terpenuhi.

Berkat mainframe (komputer besar) IBM, Tom Watson Jr. mendapat kemasyuran melebihi ayahnya. Ia dinobatkan sebagai Raja Mainframe. Namun, yang terpenting, berkat kesiagaan Watson Jr., IBM mampu bertahan di tengah dunia perkantoran yang terus berubah.
Foto: unixsadm.blogspot.com

Rangkaian cerita Revolusi Digital:

  1. Revolusi Digital Diawali Sebuah Pembajakan
  2. Pembuktian Watson Junior
  3. Kecerdikan Texas Instrument
  4. Pemberontakan Para Jenius
  5. Doug Engelbart, Nietzche Era Digital
  6. Hippies yang Mengubah Dunia

 Tentang Penulis: Andrianto Soekarnen

Andrianto Soekarnen College:* Institut Teknologi Bandung (ITB) '90 * Physics Employer: BusinessWeek Indonesia Position: Managing Editor Time Period: April 2005 - September 2008 Location: Jakarta, Indonesia Employer: Trust (Magazine) Position: Writer Time Period: September 2002 - March 2005 Location: Jakarta, Indonesia Employer: Forum Keadilan (Magazine) Position: Reporter Time Period: July 1999 - ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 Sudah selesai membaca artikel ini? Ayo beri komentar!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.