Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Saat Manusia “Berjibaku” Mengatasi Krisis Energi

BBM merupakan komoditas paling strategis di era modern ini. Padahal ia baru saja dikenal sejak terjadinya revolusi besar-besaran di bidang industri dan pemikiran pada abad 19. Selain berhasil mengubah wajah bumi tradisional menjadi hamparan yang penuh dengan gedung-gedung pencakar langit, revolusi tersebut juga telah mendongkrak posisi BBM menjadi komoditas puncak perekonomian dunia. Bahkan orang-orang sering menyebut BBM dengan sebutan ‘emas hitam’.

Ketergantungan

Dunia modern tak akan pernah bergerak tanpa BBM. Ketergantungan dunia akan BBM membuat negara-negara gersang di Afrika dan Jazirah Arab (sebagai penghasil utama minyak) menjadi amat disegani negara-negara barat.

Pada masa Turki Ottoman, daerah Timur-Tengah belum dikenal sama sekali, kecuali sebagai tempat ziarah umat beberapa agama besar. Bahkan ketika itu banyak orang yang meremehkan tempat turunnya nabi-nabi tersebut. Pada paruh pertama abad 20, banyak ladang minyak ditemukan di kawasan itu. Setelah dua bom atom mengoyak dahsyat kota-kota vitalnya, Jepang bangkit dengan produksi otomotif. Hal ini juga mewajibkan kepentingan BBM, sehingga makin kokohlah kedudukan negeri-negeri padang pasir di percaturan ekonomi dunia. Sedikit saja para tuan minyak itu mengutak-atik harga minyak, hampir seluruh negara di dunia ini terkena imbasnya.

Generasi milenium ketiga ini mewarisi cadangan minyak yang sangat melimpah. Orang-orang belum berpikir untuk membakar minyak dalam tangki-tangki kendaraan mereka. Mobil-mobil, sepeda motor, bus, truk, dan sebagainya berkeliaran dan senantiasa lalu-lalang di jalanan kota, yang berarti setiap detik cadangan minyak dunia berkurang. Begitupun dengan konsumsi minyak dalam industri, pesawat terbang, dan kapal laut, semuanya mengurangi cadangan minyak. Di sisi lain, di balik tembok-tembok kampus dan pusat-pusat penelitian, para peneliti tengah resah memikirkan apa jadinya kalau BBM di perut bumi ini habis, sedangkan peradaban telah benar-benar tergantung pada minyak. Sebagai bahan bakar utama, minyak adalah barang yang tak bisa diperbaharui. Minyak terbentuk dari sisa-sisa makhluk hidup zaman purba selama jutaan tahun, dan mengendap di dasar bumi dan lautan. Sebab itu, cepat atau lambat, dunia harus hidup tanpa BBM.

Krisis

Ada dugaan bahwa dalam beberapa dekade ke depan, cadangan minyak akan habis. Bayangkan kalau keadaan tersebut benar-benar terjadi. Pabrik-pabrik tutup, kendaraan-kendaraan bermesin: mobil, sepeda motor, perahu, helikopter, kapal pesiar, pesawat terbang, dan bahkan pesawat ruang angkasa hanya akan menjadi barang rongsokan yang tidak ada gunanya lagi. Kegiatan ekonomi mandeg, traktor-traktor tidak bisa membajak sawah, pasar tutup, listrik padam, mobilitas masyarakat akan terhenti, para politikus saling tuding, dan akhirnya dunia akan chaos, anarkisme bertebaran di mana-mana. Kekhawatiran menyelimuti orang-orang di seluruh dunia. Saat ini manusia sedang mengembangkan berbagai cara agar gambaran tersebut tidak benar-benar terjadi.

Solusi

Setidaknya ada tiga cara yang sedang dikembangkan berbagai komunitas dalam bidangnya masing-masing, sebagai berikut:

  1. Penghematan. Cara ini dikembangkan oleh komunitas ekonomi dan politik. Sayangnya, segelintir elite sering menyalah-gunakannya sebagai ajang KKN dan manipulasi keuangan negara. Mekanisme ini juga sering digunakan sebagai kampanye utama orang-orang politik untuk memperlihatkan rasa pedulinya kepada rakyat.

  2. Mencari ladang baru. Pelaksana mekanisme ini adalah para industrialis dan imperalis. Mereka menelusuri setiap jengkal tanah, menyapu luasan samudera, menembus dataran gersang di Timur-Tengah dan Afrika, dan bahkan memasuki daratan Antartika di kutub selatan. Apa yang mereka kerjakan itu hanya untuk satu tujuan, yakni menemukan ladang minyak.

  3. Mencari sumber energi alternatif. Hal ini dikerjakan oleh para ilmuwan dan sarjana di balik tembok kampus dan laboratorium mereka. Mereka meneliti berbagai jenis bahan yang kemungkinan bisa dijadikan sumber baru bahan bakar. Diantara mereka ada yang berinovasi menuju bahan bakar biologi, bahan bakar atomik, dan bahkan gas plasma.

Telah banyak upaya diadakan untuk mengusahakan sumber energi alternatif. Sejauh ini, telah banyak pula sumber ditemukan. Namun, diantara sekian banyak itu, belum ada satu pun alternatif yang dianggap sanggup menggantikan BBM. Diantaranya: BBG, hidrogen cair, biofuel, dan fusi nuklir. Di Indonesia dan negara-negara Asia Timur sekarang ini sedang menggalakkan apa yang disebut Program Langit Biru. Program ini mengetengahkan bahwa BBG dijadikan sebagai alternatif utama pengganti BBM. Selain lebih irit dan murah, BBG tidak menimbulkan polusi berat. Akan tetapi, program ini mengalami kendala besar pada sektor infrastruktur. Selain itu, ada kekhawatiran bahwa BBG kurang aman digunakan, karena sangat mudah bereksplosif. Jadi, meskipun cadangan gas sangat berlimpah, masyarakat konsumsi kurang berminat.

Sumber Lain

Ada lagi suatu jenis sumber energi alternatif yang telah didapatkan, yaitu hidrogen cair. Dalam proses-proses kimiawi, apabila hidrogen direaksikan dengan oksigen, maka akan dihasilkan air dan suatu bentuk energi panas (reaksi eksoterm). Para ilmuwan mencoba memanfaatkan energi panas tersebut agar bisa digunakan untuk memutar piston pada mesin kendaraan dan industri. Sumber alternatif yang satu ini memang sangat baik digunakan: aman, efektif, dan ramah lingkungan. Yang menjadi kendala, siklus produksi bahan bakar ini juga melibatkan BBM. Untuk memisahkan hidrogen dan oksigen pada senyawa air, butuh energi yang besar, sedangkan energi tersebut didapatkan dengan cara membakar BBM. Oleh karena itu, selain untuk bahan bakar roket pendorong pesawat antariksa tradisional, hidrogen tak layak menggantikan BBM untuk konsumsi sehari-hari

Para peneliti dari barat juga telah menemukan suatu sumber energi luar biasa dalam inti atom. Sebelum perang dunia I, tahun 1905, Einstein menemukan suatu formulasi konversi material. Einstein menemukan bahwa kuantitas massa dapat hilang dan berubah menjadi energi, ataupun sebaliknya, dengan nilai yang bersesuaian dengan persamaan E=mc2. Awalnya, orang-orang menganggap konsep tersebut hanyalah pepesan kosong saja. Namun tak dapat dipungkiri, ternyata semakin hari semakin banyak saja bukti didapatkan yang ternyata membenarkannya.

Para fisikawan mendapati bahwa proses-proses yang terjadi dalam inti atom memuat konversi materi menjadi energi seperti dituliskan Einstein. Ada dua cara untuk mendapatkan energi dalam inti atom: dengan pemecahan (fisi) atau dengan penggabungan (fusi). Tahun 1934, Leo Szilard memperkenalkan gagasan tentang fisi nuklir, beberapa dekade kemudian menyusul John A. Wheeler mengajukan gagasan fusi nuklir untuk diterapkan pada proses pembuatan bom hidrogen.

Masyarakat awam antipati terhadap kajian-kajian mengenai energi atom. Citra negatif itu timbul setelah sekutu, Amerika Serikat dan kawan-kawan, pada tahun 1945 meluluhlantakkan Hiroshima dan Nagasaki dengan bom atom, sehingga mengakhiri Perang Dunia II. Saat ini para ilmuwan terus mengembangkan cara bagaimana menggunakan energi atom untuk maksud damai. Hasilnya, tenaga fisi nuklir sekarang telah banyak digunakan untuk pembangkitan tenaga listrik. Dan sebagai kandidat yang sangat diandalkan, fusi hidrogen, saat ini sedang dikembangkan sebagai bahan bakar utama pengganti BBM.

Selain itu, para ilmuwan juga telah mengupayakan apa yang disebut bahan bakar biologi atau biofuel, dan alkohol. Semuanya terlihat menarik, aman, efisien, dan sebagainya, namun tetap saja ada semacam kendala yang menghambatnya. Dan sering kali kendala-kendala tersebut menjadi alasan mengapa mereka menjadi tidak layak menggantikan BBM. Itu menjadi tantangan berat generasi kita sekarang.

foto:evidencesx.files.wordpress.com

 Tentang Penulis: Jaki Umam

Jaki Umam Lahir di Tegal pada bulan Maret 1985 dari keluarga petani miskin. Lulus SMA tahun 2004 di kota asal, dan dengan bekal ala kadarnya mengadu nasib ke Jakarta selepas sekolah. Saya pernah bekerja sebagai perawat orang jompo di sebuah keluarga pejabat, cleaning service di sebuah perusahaan outsourcing, tenaga marketing di sebuah lembaga kursus tujuh bahasa, dan terakhir sejak awal 2007 sampai sekarang saya banting setir menjadi tenaga profesional dalam bidang Pijat Reflexology. Minat saya dalam ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 4 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

  • citto mengatakan:

    Salam sukses buat mas jaki!

    Semoga artikelnya dibaca oleh penguasa-penguasa dunia modern dan dapat menemukan penjelasan tentang
    1.Alasan tidak layaknya pengganti BBM.
    2.Keadaan generasi kita sekarang.

  • Irvan mengatakan:

    Penemu dan pendesain listrik AC yang teknologinya kita pakai hingga saat ini, Nikola Tesla mengatakan bahwa penggunaan bahan bakar fosil adalah bar bar dan kejam. Tesla menemukan sumber energi alternatif yang luar biasa besar dan tidak akan ada habisnya yang dia sebut sebagai radiant energy, atau ilmuwan NASA menamakannya cosmic Rays, Tesla membuktikan dengan memodifikasi mobil Pierce Arrownya, mencopot mesin bensinnya dan diganti dengan motor AC berkekuatan 80 HP, hanya dengan menggunakan 12 tabung vacum, kumparan, resistor dan antenna, Tesla menangkap sumber energi tersebut dan memasangnya pada sebagai sumber energi motor AC pada mobil, mobil dites selama seminggu tanpa menggunakan bensin dan batere sama sekali dengan kecepatan maksimum 90mph.

  • nenderse mengatakan:

    pak bagaimana cara mengatur penelitian secara mendetail

  • nenderse mengatakan:

    pak bagaimana cara mengatur penelitian secara mendetail

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.