Eropa menunda misi ke Mars hingga lebih dari dua tahun. Pesawat jelajah antariksanya, ExoMars, tidak akan diluncurkan hingga tahun 2016 akibat tingginya biaya yang diperlukan. Konon anggaran sebesar 1,2 miliar Euro itu terlalu mahal bagi pemerintah negara pendukungnya. Mereka telah meinta agar anggaran itu dikurangi. Opsi lain adalah melibatkan negara lain, bisa Amerika atau Rusia.
“Itu cara untuk mengurangi sedikit kebanggaan tapi tidak mengurangi kemampuan ilmiah,: komentar juru bicara European Space Agency (Esa) Franco Bonacina seperti yang dilansir BBC News.
Yang Kedua
Penundaan ini adalah yang kedualinya bagi misi ExoMars. Penundaan terdahulu adalah dari 2011 menjadi 2013 karena teknisi bermasalah dengan desain awal. Telah disepakati oleh kementrian antariksa bahwa proyek itu hanya membutuhkan dana tak lebih dari 650 juta Euro. Tapi ternyata akhirnya biaya membengkak. Kontraktor utama mereka, Alenia Space, memperkirakan anggaran yang diperlukan mancapai 1,2 miliar Euro.
Karena misi Planet Merah ini hanya bisa dilakukan saat Bumi dan Mars ada di posisi tertentu, maka keberangkatan pesawat harus dilakukan sejak November 2013. Tapi akhirnya tertunda lagi hingga Januari atau Februari 2016. Kini keputusan berada di tangan para petinggi Esa yang akan membahasnya bersama bulan depan.
Penundaan ini sangat mengecewakan ilmuwan antariksa Eripa mengingat ini adalah misi robotik angkasa terbesar yang mereka miliki. Proyek mendarat di Mars dengan robot Beagle 2 tahun 2003 gagal akibat robot tersebut hilang di atmosfer Mars.
Diterjemahkan secara bebas dari BBC News.
Foto: BBC.co.uk



Sudah selesai membaca artikel ini? Ayo beri komentar!