Beranda > Artikel > Kaya dan Miskin, Sepandangan dalam Hal Ekonomi

Kaya dan Miskin, Sepandangan dalam Hal Ekonomi

Senin, 6 Oktober, 2008 oleh Merry Magdalena

Krisis finansial global saat ini telah membuat banyak pengambil keputusan bingung memikirkan kebijakan apa yang akan diambil negaranya.Tapi, tahukah Anda bahwa Si kaya atau Si Miskin, ternyata memiliki pandangan sama dalam hal politik ekonomi. Bagaimana bisa? Setidaknya itulah hasil studi yang dilakukan Chris Ellis dari North Carolina State University dan Joseph Ura, asisten profesor ilmu politik di Texas A&M University. Mereka telah menganalisa data dari hasil survei selama 1973-2006.

Perbaikan Pendidikan

Baik kalangan kaya maupun miskin memiliki pandangan serupa mengenai bagaimana pemerintah semestinya menganggarkan uang negara.“Walau pemerintah cenderung tertarik untuk memperhatikan kaum kaya, nyatanya tidak bisa begitu. Sebab baik kaya atau miskin, sama-sama berpandangan sama, minimal di isu-isu ekonomi,” ungkap Ellis.

Secara umum, tak peduli kaya atau miskin, rakyat menginginkan perubahan demi menuju ekonomi yang sehat. Sebut saja, entah kalangan kaya maupun miskin sama-sama berharap pemerintah menganggarkan uang lebih banyak bagi pendidikan, kesehatan dan perbaikan lingkungan, tak peduli tingkatan ekonomi sosial mereka.

Studi ini juga menyimpulkan bahwa pemerintah tak bisa bertindak hanya sesuai dengan keinginan kelompok tertentu saja, tapi harus mencakup kelompok kaya dan miskin. Detail dari studi ini dipublikasikan di jurnal Political Science and Politics teranyar.

Diterjemahkan secara bebas dari Livescience.com

Foto: freefoto.com

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
(Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Info Tulisan

Merry Magdalena
Penulis: Merry Magdalena
Tanggal: Senin, 6 Oktober, 2008
Tipe Tulisan: Artikel
Kategori:

Cetak Artikel Ini



Biografi Singkat:
Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Ia adalah moderator milis Technomedia yang membernya sejumlah pakar TI, pengamat Iptek, jurnalis, bahkan Menristek dan Menkominfo. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Konsennya terhadap dunia Iptek melahirkan Netsains.com yang dirintisnya bersama teman-teman. Kini ia sedang berusaha keras menyelesaikan beberapa buku lagi sembari terus menjadi jurnalis dan mengelola Netsains.com dan www.qbheadlines.com.

Tulisan Terkait:

Banner

Beri Komentar

Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>