Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 suara, nilai: 1,00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Sistem Pertahanan Tubuh Bisa Pikun Juga

Dalam keadaan normal, tubuh manusia memiliki mekanisme perlindungan tubuh yang berperan menghalau berbagai kuman penyakit. Namun kinerja mekanisme perlindungan tubuh ini dapat menurun karena berbagai hal baik berupa faktor bawaan maupun pengaruh dari luar. Sebagai contoh, kekebalan tubuh dapat berkurang disebabkan infeksi seperti AIDS, tindakan pengobatan seperti kemoterapi, atau penyakit hematologik yang terkait darah seperti leukemia, anemia sel sabit, dan sebagainya.

Dengan melemahnya sistem pertahanan tubuh, berbagai mikroorganisme yang ada di lingkungan maupun berada dalam tubuh dapat menjadi berbahaya dan menimbulkan berbagai penyakit. Pada beberapa kasus seperti pada penderita Lupus, mekanisme pertahanan tubuh ini malah dapat berbalik menyerang tubuh sendiri.

Secara umum, sistem pertahanan tubuh terdiri atas sistem imun non spesifik yang berfungsi sejak lahir dan sistem imun spesifik yang baru berkembang setelahnya. Bersin dan batuk sebenarnya merupakan refleks alami tubuh untuk menyingkirkan benda asing. Oleh karena itu terkadang batuk tidak perlu diobati karena akan mereda dengan hilangnya penyakit yang memicu refleks batuk.

Bisa Lupa Juga

Beragam mikroorganisme yang hidup di sekitar kita berpotensi menimbulkan penyakit jika dapat menembus sistem pertahanan tubuh. Mikroorganisme yang dapat menembus pertahanan mekanik nonspesifik seperti kulit pada umumnya masih dapat dihalau oleh elemen-elemen sistem imun lainnya. Misalnya enzim lisozim yang mampu menghancurkan dinding sel bakteri.

Apabila pertahanan sistem imun non spesifik tidak dapat menghalau kuman, maka sistem imun spesifik akan dikerahkan. Yang menarik, sistem ini bekerja secara spesifik berdasarkan memori. Layaknya komputer yang memiliki ruang penyimpanan data untuk menunjang kinerjanya, tubuh pun memiliki memori dalam sistem pertahanan tubuh. Sistem dalam tubuh kita memiliki kemampuan mengingat yang berbeda untuk tiap jenis virus. Itulah sebabnya virus influensa bisa menyerang tubuh sampai berulang-ulang, sementara virus cacar biasanya hanya menyerang sekali seumur hidup. Ini dikarenakan sistem pertahanan tubuh biasanya memiliki ingatan yang cukup kuat untuk virus cacar namun kurang mampu mengingat virus influensa.

foto: i.ehow.com

 Tentang Penulis: Fajar Ramadhitya Putera

Fajar Ramadhitya Putera Pengajar farmasi dan penulis artikel-artikel kefarmasian di berbagai koran dan ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 8 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.