Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 suara, nilai: 3,00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Otak Lelaki Lebih “Ribet” dari Otak Perempuan

Sudah lama orang mengira bahwa susunan otak lelaki dan perempuan berbeda. Secara sains, memang terbukti bahwa otak kaum Adam memiliki lebih banyak sinaps yang terkoneksi ke sel-sel di daripada kaum Hawa.

Tapi jangan ge er dulu, sebab ini bukan berarti bahwa lelaki lebih pintar dari perempuan. Lebih jelasnya, setiap jenis kelamin cenderung memiliki perbedaan jenis fungsi kognitif. Riset memperlihatkan bahwa lelaki cenderung melakukan kinerja baik di bidang perputaran mental objek dan persepsi spasial. Sedangkan kaum perempuan lebih naik di bidang daya ingat verbal dan kefasihan.

Beda Rasio

Ilmuwan saraf terus melakukan sejumlah pengujian untuk melihat perbedaan struktural antara kedua gender dan menemukan perbedaan kemampuan itu. Sejumlah studi terduly memperlihatkan bahwa lelaki dan perempuan memiliki rasio berbeda akibat beda densitas neuron atau sel-sel saraf di otak mereka.

Studi anyar yang dilakukan oleh tim ilmuwan Consejo Superior de Investigaciones Cientificas di Madrid ini melihat lebih dalam bagian otak dan menemukan perbedaan densitas sinap, persimpangan jalan antara neuron yang memungkinkan sel-sel berkomunikasi satu sama lain.

Pada daerah neokorteks temporal yang melibatkan proses sosial dan emosional, pada lelaki ditemukan lebih banyak sinaps dibanding perempuan. Temuan yang dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini bukan berarti bahwa lelaki memiliki sirkuit otak yang lebih kompleks daripada perempuan. Arti lebih detail mengenai fakta ini barangkali bisa ditemukan dalam studi-studi mendatang.

Diterjemahkan secara bebas dari Livescience.
Foto:.stampmefabulous.com

 Tentang Penulis: Merry Magdalena

Merry Magdalena Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, "Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul" (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009), "UU ITE, Don't be The Next Victim" ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 15 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.