Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Tiga Srikandi Ilmuwan Indonesia Ala L’Oreal

Inilah tiga srikandi Indonesia peraih “L’Oréal Indonesia Fellowships for Women in Science 2008.
Pengharagaan untuk kategori Life Sciences:

  • Asmi Citra Malina, S.Pi., M.Agr, Ph.D dari Fakultas Ilmu Kelautan & Perikanan Universitas Hasanuddin – Makassar dengan judul riset “Analisis Penggunaan DNA Sintetik (CpG ODN) dalam Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Ikan Kerapu Macan (Epinephelus Fuscoguttatus Forsskal)”
  • Atik Retnowati, S.P., M.Sc., dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia – Jakarta dengan judul riset “Taxonomic Study of The Genus Marasmiellus (Mushroom) in Java & Bali Based on Morphological and Molecular Data”

Dan penghargaan untuk kategori Material Sciences:

  • DR. Camellia Panatarani, S.Si, M.Si dari Fakultas MIPA Universitas Padjajaran – Bandung dengan judul riset “Sintesis Halophosphor dengan Metode Larutan Sederhana”

Program ini diselenggarakan untuk ke-lima kalinya dan diharapkan dapat membantu ketiga peneliti perempuan yang berhasil memenangkan kompetisi ini sehingga dapat memberikan kontribusi serta perkembangan yang nyata bagi kemajuan bidang life sciences dan material sciences di Indonesia .

Dari 72 peminat yang mendaftar dari seluruh nusantara mewakili daerah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera, Kalimantan hingga Papua, tersaring 42 kandidat yang telah memenuhi kriteria program tersebut. Sebanyak 8 (delapan) Finalis berhasil lolos, untuk kemudian dipilih 3 (tiga) pemenang: 2 (dua) untuk kategori Life Sciences dan 1 (satu) untuk Material Sciences yang diumumkan pada hari ini. Para fellow ini yang akan menerima Rp 60 juta rupiah masing-masing, adalah para peneliti Indonesia yang hasil risetnya mewakili ilmu pengetahuan di masa depan.

Foto: alchemy communication

 Tentang Penulis: Merry Magdalena

Merry Magdalena Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, "Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul" (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009), "UU ITE, Don't be The Next Victim" ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.
blog comments powered by Disqus