Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 suara, nilai: 5,00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Polisi Jerman Mendesain Bra Antipeluru

Jangan anggap remeh polisi-polisi Jerman! Berita dari suratkabar Inggris melaporkan bahwa baru-baru ini kepolisian Jerman mendesain bra antipeluru baru yang dikenakan sebagai ganti pakaian dalam bagi polisi-polisi wanita Jerman.

Apakah baju anti peluru yang biasa dipakai polisi kurang cukup untuk menahan peluru? Ternyata peluru yang ditahan oleh baju anti peluru, tekanannya bisa membuat bahan plastik atau logam yang berada pada bra biasa mampu melukai bagian badan yang bersinggungan langsung dengan bahan plastik atau logam bra tersebut.

Bra biasa yang Bra antipeluru, yang diberi nama “Action Brassiere”, terbuat dari bahan cotton, poliester dan beberapa bahan sintesis yang dipadatkan tanpa unsur logam atau plastik sebagai tali atau pengencang bra. Peniadaan unsur logam membuat polisi wanita lebih berani dan tidak perlu takut lagi kalau sedang beraksi berhadapan dengan penjahat-penjahat bersenjata api.

Bra anti peluru

Bra antipeluru ini juga bisa dikenakan sebagai ganti baju antipeluru yang berat dan mengganggu gerakan untuk melindungi hanya bagian-bagian tertentu dari tubuh. Kelak bra antipeluru ini akan wajib untuk dikenakan oleh seluruh polisi wanita Jerman.

Kredit foto : telegraph.co.uk

 Tentang Penulis: Soetrisno

Soetrisno Dilahirkan di Jakarta pada tahun 1980. Tamat dari SMU Taruna Nusantara pada tahun 1998 dan mewakili Indonesia sebagai Tim Olimpiade Kimia Indonesia di Melbourne, Australia. Tahun 1999 melanjutkan pendidikan ke Jepang di Universitas Tokyo, Departemen Teknik kimia dan Bioteknologi, menekuni penelitian sampai tingkat master dalam bidang Sintesis Kimia Organik khususnya di bidang Karbon Kiral. Saat ini bekerja sebagai R&D spesialis di perusahaan kimia Jepangn. Keinginan untuk memajukan ilmu ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 5 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.