Baru saja dijumpa tiga tahun lalu, tapi kini sudah nyaris punah. Itulah nasib monyet kipunji (Rungwecebus kipunji). Spesies yang endemik Tanzania ini dinyatakan akan segera punah oleh Wildlife Conservation Society (WCS). Pertama ditemukan tahun 2005 di pegunungan Udzungwa dan dataran tinggi selatan Tanzania.
Setahun kemudian diketahui dari analisa genetika bahwa spesies ini mewakili semua gebus baru primata pertama sejak 1923. WCS yang menyensus primata ini menemukan bahwa sisa spesies ini tinggal 1.117 saja di wilayah terisolasi seluas 7 mil persegi. Monyet berwarna coklat keabu-abuan ini memiliki bunyi khas seperti gonggongan.
Tindakan
“Kita harus berbuas semampu kita untuk melindungi spesies yang sangat langka dan masih sedikit dikenali ini,” ujar Tim Davenport, direktus WCS Tanzania seperti yang dikutip LiveSciene. Seperti kebanyakan kepunahan spesies lain di muka bumi, pemicu utamanya adalah illegal logging dan konversi lahan. Ada juga perburuan liar.
WCS sendiri mengusulkan agar kipunji masuk dalam daftar nyaris punah secara kritis dalam World Conservation Union (IUCN), yang artinya spesies ini terancam punah di alam bebas jita tak dilakukan aksi penyelamatan segera.
Wah, makin banyak saja spesies mahluk hidup yang punah dari waktu ke waktu. Apakah artinya manusia juga akan punah, sama sepeti spesies itu?
Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.
Foto:www.wcs.org


