Beranda > Artikel > Saat Siswi-siswi SMA Unjuk Gigi

Saat Siswi-siswi SMA Unjuk Gigi

Senin, 28 April, 2008 oleh Merry Magdalena

Saat Siswi-siswi SMA Unjuk Gigi

Sains bisa tetap seiring sejakan denngan lingkungan. Ini dibuktikan dengan aksi “L’Oréal Girls Science Camp” 23 -24 April 2008, di Kebun Wisata Pasir Mukti, Citeureup, Bogor. Sejumlah siswi SMA mengangkat tema Go Green dalam proposal mereka. Acara ini sengaja dikhsusukan bagi remaja putri, sesuai dengan misinya, membangkitkan minat kaum Hawa di bidang sains. Ingat saja dengan ajang Fellow L’OREAL-UNESCO For Women in Science.

”Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2005, L’Oréal Girls Science Camp telah mendapatkan respon yang sangat positif dari para siswi dan sekolah-sekolah terbukti dengan semakin banyaknya partisipan yang mengirimkan proposal mereka. Kami berupaya untuk senantiasa menghadirkan acara yang menarik dan edukatif. L’Oréal Girls Science Camp juga menghadirkan berbagai kegiatan team-building outbound, permainan sains ”Amazing Race” yang mengulas teori sains dibalik permainan sains tersebut, workshop menarik dari berbagai sumber hingga testimonial dari para Fellow For Women in Science,” ujar Corporate Communications and Public Relations Manager L’Oréal Indonesia, Richele Maramis.

Para juri yang ikut berpartisipasi dalam program L’Oréal Girls Science Camp tahun adalahDr. Ines Atmosukarto (Peneliti LIPI, Fellow Internasional 2004), Ir. Desta Wirnas Saiful, MSc (IPB, Fellow Nasional 2004), Dr. Fenny Martha Dwivany (ITB, Fellow Internasional 2007/ Nasional 2006), Dr. Uun Yanuhar (Universitas Brawijaya Malang, Fellow Nasional 2007) dan Dr. Wiratni (UGM, Fellow Nasional 2007), serta Dr. Safarina Golfiani Malik (Peneliti, Institut Molekular Biologi Eijkman).

Para Jawara

Kali ini yang jadi jawara adalah tim siswi dari SMA Negeri 71 Jakarta dengan judul proposal ”Membawa Bekal Menghemat Energi” sebagai juara pertama. Disusul SMA Negeri 6 Yogyakarta dengan judul proposal “Cattapa Oil with Zero Waste System” sebagai juara ke-dua. Lalu SMA Diponegoro 1 Rawamangun dengan judul proposal “Sejuta Kincir Angin Untuk Menanggulangi Dampak CFSCs (Chlorofluorocarbons)” sebagai juara ke-tiga. Kemudian juga SMA Bina Nusantara Serpong dengan judul proposal “Temperature Controlled Stove” yang meraih penghargaan runner-up.

foto: alkemi.co.id

Beri Komentar

Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>