Beranda > Artikel > Penia Kresnowati, Srikandi Sains Indonesia Ala L’Oreal

Penia Kresnowati, Srikandi Sains Indonesia Ala L’Oreal

Jumat, 28 Maret, 2008 oleh Merry Magdalena

Jakarta, Netsains – Satu lagi perempuan Indonesia harumkan nama Indonesia di kancah sains dunia. Made Tri Ari Penia Kresnowati, 30 tahun, meraih grant program L’Oreal-Unesco for Women in Science 2008 dengan riset bertajuk “Desain Bioreaktor untuk Memproses Sel Punca (Stem Cells) Menjadi Produk-Produk Kesehatan yang Bernilai”,

Penia Kresnowati adalah peraih PhD di bidang teknologi bioproses dari Universitas Teknologi Delft (TU Delft) Belanda. Saat ini Dr. Penia mengajar di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Yang Ketiga

”Saya sangat berterimakasih atas penghargaan dan dukungan L’Oréal dan UNESCO, yang telah mengangkat para ilmuwan perempuan di seluruh dunia. Sebagai ilmuwan perempuan Indonesia ke-tiga yang berhasil meraih penghargaan, saya berterima kasih pada panitia seleksi yang telah memberikan kepercayaan untuk memberikan fellowship ini kepada saya,” ujar Penia.

Ia adalah peneliti perempuan Indonesia ketiga yang menerima penghargaan internasional yang prestisius ini, mengikuti Dr. Ines Atmosukarto (Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Cibinong) pada tahun 2004 dan Dr. Fenny Dwivany (ITB) pada tahun 2007.

“Fellowhip senilai US$40.000 akan saya gunakan seefektif mungkin untuk melanjutkan penelitian ilmiah saya mengenai pengembangan bioreaktor untuk menumbuhkan sel punca (stem cells) untuk menghasilkan produk-produk kesehatan (therapeutic treatment). Saya berharap semoga kelak hasil riset saya dapat diaplikasikan mengingat penelitian ini memiliki potensi untuk menjadi sesuatu yang sangat penting dalam bidang kesehatan,” tambah Penia.

Di Indonesia, sebagai kelanjutan program internasional For Women in Science, L’Oreal Indonesia dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO menandakan 5 tahun kerjasama lokal sejak peluncuran program Fellowship nasional pada tahun 2004, dimana 9 peneliti perempuan Indonesia telah diberikan penghargaan L’Oreal Indonesia Fellowships For Women in Science senilai Rp 60 juta untuk 3 pemenang; 2 di bidang Life Sciences dan 1 di Material Sciences.

Program For Women in Science adalah hasil kemitraan global antara grup L’Oréal dan kantor pusat UNESCO dimana setiap tahunnya memberi penghargaan sebagai berikut:

5 International AWARDS senilai USD 100,000 diberikan pada lima perempuan peneliti atau Laureates yang bernilai US$ 100,000 untuk tiap pemenang, satu orang untuk tiap benua: Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, Afrika, dan Asia Pasifik)

Sampai saat ini, lebih dari 500 ilmuwan perempuan dari seluruh penjuru dunia telah diakui kecanggihannya dalam bidang riset dan telah berhasil mendapatkan manfaat dari program ini; dimana dalam 10 tahun, program ini telah menjadi program terbesar yang mempromosikan lapangan kerja dan penelitian ilmiah yang dilakukan perempuan di seluruh dunia.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
(Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Info Tulisan

Merry Magdalena
Penulis: Merry Magdalena
Tanggal: Jumat, 28 Maret, 2008
Tipe Tulisan: Artikel
Kategori:

Cetak Artikel Ini



Biografi Singkat:
Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Ia adalah moderator milis Technomedia yang membernya sejumlah pakar TI, pengamat Iptek, jurnalis, bahkan Menristek dan Menkominfo. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Konsennya terhadap dunia Iptek melahirkan Netsains.com yang dirintisnya bersama teman-teman. Kini ia sedang berusaha keras menyelesaikan beberapa buku lagi sembari terus menjadi jurnalis dan mengelola Netsains.com dan www.qbheadlines.com.

Tulisan Terkait:

Banner

Beri Komentar

Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>