Tips Beruntung Jajanan Berhadiah
Film Charlie and The Chocolate Factory yang diangkat dari buku karya Roald Dahl menceritakan tentang Charlie yang mendapat hadiah untuk mengunjungi pabrik coklat Willy Wonka karena mendapatkan coklat bertanda khusus. Promosi adalah hal penting dalam bisnis. Salah satu cara untuk berpromosi adalah dengan menawarkan hadiah kepada calon konsumen agar membeli barang yang dijual. Jika beruntung, ketika membeli pembeli akan mendapatkan produk dengan tanda tertentu yang menunjukkan bahwa ia berhak memperolah suatu hadiah.
Sekarang persoalannya adalah bagaimana mendapatkan tanda khusus tersebut yang bisa terdapat di antara sekian banyak produk yang tidak memiliki tanda khusus? Mencobanya satu demi satu tentu bukan pilihan yang menyenangkan. Untuk itu, kita akan membutuhkan sedikit pengetahuan dan sedikit keberuntungan.
Produk dengan promosi serupa itu biasanya berupa produk makanan dalam kemasan. Dalam proses produksinya, makanan dalam kemasan tersebut melalui serangkaian tahapan standar yang dirancang sedemikian rupa dengan berbagai aspeknya. Salah satu aspek penting dalam rangkaian produksi tersebut adalah kode produksi, atau dalam industri farmasi lebih dikenal dengan nomor batch. Nomor ini mewakili suatu tahapan produksi sehingga dapat berfungsi sebagai alat identifikasi jika terjadi sesuatu di kemudian hari. Jika suatu produk makanan dalam kemasan bermasalah seperti menimbulkan keracunan atau sebagainya, maka penyelidik dapat melihat kode produksi pada kemasan makanan tersebut untuk mengetahui pada tahap produksi yang mana produk bermasalah ini diproduksi. Dalam satu paket pengiriman, kode produksi biasanya sama. Sebagaimana dijelaskan, hal ini dimaksudkan untuk mempermudah penyelidikan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Suatu ketika, anak-anak tetangga membagi sebuah tips sederhana. Ketika mereka membeli sebuah produk jajanan berhadiah, mereka terlebih dulu memeriksa kemasannya. Apa yang mereka cari? Ternyata mereka meneliti kode produksinya. Berdasarkan pengalaman mereka sendiri, mereka menyusun hipotesa bahwa ternyata tanda hadiah tersebut memiliki peluang lebih besar untuk ditemukan pada nomor kode produksi tertentu. Tampaknya produsen produk yang bersangkutan memproduksi produk bertanda khusus dalam satu proses produksi yang sama sehingga semua produk berhadiah memiliki kode produksi yang sama. Kemudian dicampur dengan produk yang tidak berhadiah dan ditempatkan dalam satu paket distribusi. Jadi ketika terdapat nomor yang berbeda pada satu paket distribusi, terdapat kemungkinan bahwa nomor itu merupakan produk bertanda khusus. Memang kondisi ini tidak terjadi pada semua produk, namun paling tidak anak-anak tetangga berhasil menerapkan tips ini untuk sebuah produk coklat. Selamat mencoba.
kredit foto: http://portal.volarefm.com














Menarik, singkat padat dan jelas tulisannya :d