Beranda > Artikel > Resep Obat Digital dengan Steganografi

Resep Obat Digital dengan Steganografi

Jumat, 11 Januari, 2008 oleh Fajar Ramadhitya Putera

Di zaman serba digital ini, resep obat yang biasa kita kenal bisa dihadirkan dalam bentuk digital juga. Wow, kenapa bisa begitu? Bagaimana caranya? Mari berkenalan dengan steganografi.

Steganografi merupakan suatu seni untuk menyembunyikan pesan di dalam pesan lainnya sedemikian rupa sehingga orang lain tidak menyadari ada sesuatu di dalam pesan tersebut. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani steganos, yang artinya ‘tersembunyi’, dan graphein, ‘menulis’ sehingga kurang lebih artinya “menulis terselubung”.

Penyembunyian atau penyamaran pesan ini dibuat sedemikian rupa sehingga pihak lain tidak mengetahui bahwa ada ‘pesan lain’ dalam pesan yang dikirimkan. Hanya pihak penerima yang sah saja yang dapat mengetahui ‘pesan lain’ tersebut. Dalam steganografi pesannya sendiri tetap dipertahankan hanya dalam penyampaiannya disembunyikan dengan berbagai cara. Pesan dalam steganografi, terlihat seperti pesan biasa sehingga kecil kemungkinan untuk dicurigai.

Teknik-teknik

Teknik penyembunyian pesan ini ada bermacam-macam, dari cara yang kuno pada jaman dahulu hingga yang canggih di abad komputer ini. Penyamaran pesan dapat juga menggunakan media digital seperti video klip, gambar digital, file dokumen dan lain-lain yang difungsikan sebagai penutup pesan. Steganografi komputer digunakan karena banyak format file digital yang dapat dijadikan media untuk menyembunyikan pesan.

Resep merupakan permintaan tertulis kepada apoteker untuk menyiapkan obat tertentu. Meski pasien memegang resep di tangannya, biasanya pasien tidak tahu menahu tentang arti dari resep yang dipegangnya. Hal ini pada mulanya dimaksudkan menjaga perasaan pasien jika mengetahui penyakitnya atau tidak sembarangan mengulang obat ketika mendapati gejala yang serupa karena bisa jadi penyakitnya berbeda. Untuk itu seringkali resep ditulis dengan tulisan yang tidak jelas sehingga kemudian tulisan dokter dikenal sebagai tulisan yang jelek. Selain untuk menyingkat waktu, tulisan serupa itu dimaksudkan menyamarkan pesan dalam resep agar tidak mudah disalahgunakan. Namun cara ini mempunyai kelemahan dan kelebihan.

Resiko

Kini produk obat sudah semakin beragam. Kesamaan nama produk nyaris tak terhindarkan. Resiko bahaya timbul jika obat yang namanya serupa disalahartikan karena tidakjelasnya tulisan dalam resep. Maka kemudian resep lebih sering ditulis dengan tulisan yang lebih jelas. Di satu sisi, ini meminimalisir resiko kekeliruan pembacaan resep namun ini juga berarti informasi dalam resep pun menjadi terbuka terhadap pasien.

Mungkin sudah saatnya merintis bentuk resep digital. Dengan teknik steganografi, sifat rahasia resep dapat dipertahankan sekaligus risiko kekeliruan pembacaan dapat ditekan karena tidak lagi berbentuk tulisan yang tidak jelas. Kerahasiaan dan kejelasan dipenuhi dengan baik dengan teknik steganografi. Selain itu dalam bentuk digital, resep tidak perlu dibakar, dimana ini merupakan ketentuan pada resep bentuk kertas. Ini berarti data pasien akan tersimpan lebih lama.

3 Komentar untuk “Resep Obat Digital dengan Steganografi”

  1. Sangat menarik usul anda untuk membuat resep digital. Di zaman digital ini penggunaan resep digital sebagai pengganti resep tertulis sangat baik. Mungkin nantinya pasien akan dapat memasukkan resep yang ditulis ke dalam flashdisk atau CD dan membawanya ke sebuah apotik. Namun, dalam penggunaan resep digital, perlu juga untuk menjaga keaslian atau autentifikasi dari suatu resep digital tersebut, karena data digital dapat diduplikasi (seperti halnya pembajakan video CD yang berupa data digital). Oleh karena itu perlu juga untuk diperhatikan keamanannya.

  2. resep digital ini baru sekadar wacana atau sudah dicoba? kalau cara transfernya melalui flashdisk atau CD ya kurang efektif. memangnya berapa banyak pasien kita yang berobat trus bawa2 cd atau flashdisk? resep digital bisa dpakai di rumah sakit yang punya sistem informasi computerized. i

    saya sedang berpikir ttg resep digital yang lain, yang aplicable untuk dokter. kalau tertantang kita bisa diskusi.

    salam. dr.Aft

  3. Konsep ini baru tahap wacana. Memang faktor itu pula yang jadi perhatian saya, saya berharap dengan memublikasikannya di sini, bisa ada masukan-masukan. Resep digital dalam bentuk lain? Tampaknya menarik, kira-kira seperti apa ya?

Beri Komentar

Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>