Beranda > Artikel > Pesta Bintang Trans Jawa, Mengenalkan Astronomi ke Anak-anak

Pesta Bintang Trans Jawa, Mengenalkan Astronomi ke Anak-anak

Senin, 7 Januari, 2008 oleh Emanuel Sungging

Pada dasarnya, anak-anak itu tertarik astronomi. Inilah yang coba dibangkitkan melalui Trans-Java Star Party 2007-2008 belum lama ini.

Pada 28 Desember 2007-1 Januari 2008, beberapa orang praktisi dunia astronomi yang tergabung dalam Universe Awareness (Unawe) Indonesia, melakukan ekspedisi perdana, untuk memperkenalkan astronomi pada anak-anak sekolah tingkat dasar di beberapa daerah di pulau Jawa. Universe Awareness (Unawe) Indonesia merupakan program yang diprakarsai Unesco dan International Astronomical Union, sebagai bagian dari program Millenium Development Goal, dan program Unawe sendiri diarahkan supaya generasi mendatang mengenal alam (semesta dan lingkungan). Ekspedisi ini diberi nama Trans-Java Star Party 2007-2008.

Praktisi yang terlibat meliputi berbagai kalangan, dari profesional, seperti dosen di Dept. Astronomi ITB, LAPAN, BMG, Planetarium; mahasiswa-mahasiswa astronomi; dari pendidikan ada guru SD; peminat astronomi non-profesional dari HAAJ (Himpunan Astronomi Amatir Jakarta), serta dari media ada wartawan Kompas dan kontributor Netsains dan Langitselatan. Sedangkan metode pengenalan yang diberikan berupa penyuluhan, permainan, pemutaran film serta peragaan alat yang berkaitan dengan astronomi, disesuaikan dengan jenjang umur anak-anak yang terlibat, serta daerah yang di kunjungi.

Korban Lumpur

Daerah-daerah yang dikunjungi adalah Madiun, Malang dan pengungsi korban lumpur Porong. Kendati pada beberapa daerah yang telah direncanakan terjadi juga banjir, tetapi tidaklah menghalangi pelaksanaan kegiatan, alih-alih menjadi beban, diharapkan kegiatan ini bisa menjadi pelipur bagi anak-anak yang membutuhkan. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, bagi anak-anak terutama adalah permainan, sedangkan bagi anak-anak yang lebih besar diperkenalkan inovasi-kreatif, seperti roket air, roket tablet-evervescent, pengenalan teleskop, dll.

Terlepas dari kegiatan yang dilakukan di Porong Sidoarjo yang utamanya adalah menghibur sambil bermain melalui permainan-permainan mengenal alam, daerah-daerah lain yang dikunjungi menunjukkan bahwa jumlah peminat yang menghadiri program ini ternyata jauh lebih banyak dibandingkan yang direncanakan. Di daerah Madiun direncanakan hanya dihadiri oleh 200 orang, tetapi ternyata yang hadir lebih dari 500. Sedangkan di Malang, dari rencana 200 orang, ternyata yang hadir mencapai 700 orang. Ini menunjukkan bahwa animo masyarakat terhadap ilmu astronomi, terutama dari tingkat pendidikan dasar, sangat tinggi.

Perdana

Program ekspedisi ini merupakan suatu proyek perdana, tetapi dari yang sudah dilakukan ini, paling tidak ada dua hal yang bisa dipelajari sebagai pengalaman, yang pertama adalah, minat masyarakat terhadap pengetahuan semesta begitu besar-nya, sehingga diperlukan bantuan banyak pihak untuk terlibat dalam memuaskan keingin-tahuan masyarakat, terutama generasi muda terhadap ilmu astronomi; kedua, kendati lebih banyak bobot pada ‘permainan’, tetapi program ini bukanlah program yang main-main, dalam artian, memperkenalkan astronomi tidaklah berarti hanya sekedar membuat anak-anak menjadi ‘melek’ astronomi, tetapi lebih jauh, melalui cara yang mudah, mendorong anak-anak untuk menjadi perhatian pada alam, tidak hanya melalui cara yang saintifik, tetapi lewat kreativitas, keingintahuan, dan akhirnya berinovasi dengan caranya sendiri.

Masih banyak yang harus dilakukan, dan mungkin untuk dilakukan, tetapi ini membutuhkan bantuan dari banyak pihak, karena geliat dunia sangat ditentukan oleh kemampuan inovasi dalam sains-teknologi secara kreatif; oleh karena itu masa depan bangsa sangat ditentukan oleh generasi mendatang yang handal dalam pemahaman sains-teknologi. Proyek Unawe Indonesia sendiri merupakan satu langkah yang sangat kecil dalam memberikan sumbangan bagi kemajuan pengetahuan bagi bangsa Indonesia, tetapi paling tidak langkah itu sudah dimulai.

Kredit foto: Emanuel Sunggieng

Beri Komentar

Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>