Beranda > Artikel > Sejak Bayi, Manusia Sudah Pilih-pilih Teman

Sejak Bayi, Manusia Sudah Pilih-pilih Teman

Senin, 26 Nopember, 2007 oleh Merry Magdalena

Pilih-pilih teman bukan dilakukan oleh orang dewasa saja. Sejak berusia beberapa bulan, bayi sudah mampu memutuskan akan bergaul dengan siapa. Jadi jangan heran kalau Anda ditolak oleh sejumlah bayi.

“Memutuskan dengan siapa seseorang “bergaul: merupakan kemampuan pnting bagi manusia dan hewan sosial lain. Sebab kita harus bisa bekerjasama dengan orang lain,” jelas pemimpin studi, Kiley Hamlin dari Yale Universit seperti yang dilansir LiveScience. “Dan mengetahui siapa yang bisa diajak bekerjasama dan tidak bisa menjadi informasi berharga saat kita memilih teman.”

Pertunjukan Boneka

Studi sebelumnya memperlihatkan bahwa sejak masa prasekolah kita sudah bisa memutuskan ingin duduk dekat siapa yang kira-kira berpotensi membantu kita jika terjadi masalah. Ternyata Hamlin dan timnya menemukan bahwa sejak usia bayi pun manusia sudah memiliki kemampuan ini.

Hasil studi ini secara detail dipublikasikan di jurnal Nature edisi November ini.

Hamlin dan timnya melakukan ujicoba terhadap kelompok bayi usia enam dan 10 bulan untuk diajak menonton pertunjukan boneka dengan berbagai bentuk wajah. Bayi-bayi cenderung memilih bentuk wajah yang bersahabat untuk didekati. Hamlin menyebut kemampuan ini sebagai kemampuan dimana bayi dapat memberdakan mana ekspresi wajah yang ramah atau yang sekiranya membahayakan bagi mereka.

Kemampuan ini memang belum sempurna, maka orang tua pun punya peran untuk mengembangkannya. Sejumlah permainan dan pengalaman akan membuat bayi mempertajam kemampuan ini.

Dasar Moral

Yang menarik, menurut Hamlin, kemampuan bayi membedakan siapa teman yang baik dan yang tidak ini merupakan langkah awal dari pembentukan moral mereka.

“Tentu ini masih spekulasi, tapi kami berpikir bahwa ini bisa jadi dasar sistem moral dimana manusia mampu membedakan dan menghargai perbedaan antara yang pro sosial dan antisosial,” jelas Hamlin.

Wah, ternyata moral itu sudah bisa diketahui sejak kita masih bayi ya?

Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.com

Kredit foto:www.cempakadesa.blogdrive.com

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
(1 suara, nilai: 5⁄5)
Loading ... Loading ...

Info Tulisan

Merry Magdalena
Penulis: Merry Magdalena
Tanggal: Senin, 26 Nopember, 2007
Tipe Tulisan: Artikel
Kategori:

Cetak Artikel Ini



Biografi Singkat:
Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Ia adalah moderator milis Technomedia yang membernya sejumlah pakar TI, pengamat Iptek, jurnalis, bahkan Menristek dan Menkominfo. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Konsennya terhadap dunia Iptek melahirkan Netsains.com yang dirintisnya bersama teman-teman. Kini ia sedang berusaha keras menyelesaikan beberapa buku lagi sembari terus menjadi jurnalis dan mengelola Netsains.com dan www.qbheadlines.com.

Tulisan Terkait:

Banner

Beri Komentar

Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>