Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Satu Menit Saja untuk Memindai Seluruh Tubuh Manusia

Kabar baik bagi dunia medis. Ilmuwan telah mengembangkan alat pemindai baru yang bukan hanya bekerja lebih cepat, tapi juga mengurangi radiasi pada pasien. Berkat alat ini kelak penyakit seperti kanker bisa dideteksi lebih baik.

Alat pemindai baru kini mampu menghasilkan citra tubuh 3 dimensi (3D) dan mampu mengurangi radiasi hingga 80 persen. Mesin pindai Computed Tomography (CT) dengan 256 slices ini mampu menangkap sejumlah besar gambar sinar X dan mengkombinasikannya dengan teknologi komputer demi menghasilkan pencitraan final yang detail.

Satu Menit Saja

Mesin buatan Philips ini juga mampu memproduksi gambar dalam satu fraksi pemindai lain, dimana hanya dibutuhkan satu menit untuk memindai satu tubuh manusia. Karena pencitraan ini 3D, maka dapat dirotasikan dan dilihat dari berbagai arah. Hal ini membuat dokter makin memungkinkan memantau adanya gejara penyakit tertentu. Semua gambar yang dihasilkan juga bisa diakses dari beberapa komputer sekaligus dalam satu rumah sakit. Pekerja medis juga bisa memantaunya secara remot. Mesin yang sudah diujicoba di Radiological Society of North America ini memungkinkan mereka saling berbagi informasi.

“Pemindai ini membuat para ahli radiologi memproduksi gambar berkualitas yinggi dan didesain agar pasien tidak terlalu terekspos oleh sinar X,” jelas Steve Rusckowski, pimpinan eksekutif Philips Medical Systems seperti yang dilansir BBC News.

Brilliance CT, demikian nama pemindai ini, diklaim memiliki kecepatan kinerja 22 persen lebih cepat dari semua sistem pemindai yang ada saat ini. Harganya sendiri masih belum disebut secara pasti.

Untuk sementara Briiliance CT baru dipakai di rumah sakit Metro Health, Cleveland, Ohio.

Mesin pemindai CT pertama digulirkan oleh perusahaan EMI tahun 1972 , temuan dari Sir Godfrey Newbold Hounsfield in Hayes, dari Inggris. Pada saat yang sama, Allan McLeod Cormack dari Tufts University secara independen menemukan mesin serupa dan kemudian mereka berbagi penghargaan Nobel pada tahun 1979.

Dr Keith Prowse, Chairman of the British Lung Foundation mengomentari bahwa mesin CT anyar menghasilkan detail gambar yang membuatnya mampu melihat hal-hal kecil di sepasang paru-paru dan saluran udara. :Untuk kasus kanker, alat ini membantu kami melihat seberapa parah penyebarannya. Kita juga jadi bisa melihat pola-pola baru abnormalitas,” ujarnya.

Diterjemahkan secara bebas dari BBC News

Kredit foto: www.philips.com

 Tentang Penulis: Redaksi

Redaksi ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 Sudah selesai membaca artikel ini? Ayo beri komentar!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.