Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Berkenalan dengan PaPeRo, Si Robot Kecil

Pernahkah Anda mendengar nama PaPero? Ya, PaPeRo atau kependekan dari Partner-Type Personal Robot merupakan robot produksi NEC Jepang yang memang didesain khusus untuk mendampingi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Riset dan Pengembangan PaPeRo sendiri masih terus dalam proses yang berkelanjutan. NEC sendiri mulai mengembangkan teknologi Robot semenjak tahun 1997. Visi NEC tentang robot itu sendiri adalah berusaha menjawab pertanyaan, “Apa itu Robot”, dan “Apa hubungan antara Robot dan Manusia”.

PaPeRo memang menarik. Desainnya yang kecil dan lucu membuat PaPeRo menarik untuk dilihat dan sangat “menggoda” untuk dijadikan mainan. Kemampuan dasar dari robot kecil ini rupanya bermacam-macam. PaPeRo dapat mengenali wajah manusia, mengenali suara manusia, mempunyai respon kepribadian adaptif berdasarkan situasi lingkungannya, spontanitas aksi, dan membantu perkembangan riset AI juga tentunya.

Membantu Manusia

Fungsi utamanya memang untuk memberikan bantuan pada manusia seperti memberi info kondisi cuaca hari ini, jadwal si kegiatan si pemilik, dan menjadi mainan atau alat hiburan. Kemampuan yang PaPeRo miliki ini tentu saja merupakan kombinasi dari beberapa aspek dari wilayah Artificial Intelligence, khususnya di bidang pattern recognition. Dengan melihat PaPeRo, kita akan lebih mudah menggambarkan bagaimana sebenarnya ilmu face dan speech recognition diaplikasikan.

Setidaknya, ada 5 inti teknologi yang menjadi basis pembangun PaPeRo ini:

  • Intelligence Technology
  • Identification Technology
  • Speech Recognition Technology
  • Sensor Technology
  • Software Platform Technology

Di laboratorium tempat saya melakukan penelitian, kebetulan 2 bidang speech dan video (image sequence) recognition inilah yang menjadi titik berat penelitian para mahasiswanya. Dan salah satu riset yang berkaitan dengan PaPeRo ini dilakukan oleh seorang mahasiswi PhD dari Polandia yakni berkaitan dengan differensiasi antara noise dengan speech sehingga diharapkan mesin atau robot (dalam hal ini PaPeRo) dapat mengenali suara manusia walaupun berada di lingkungan yang cukup penuh dengan noise. Metode yang digunakan adalah modifikasi dari Hidden Markov Model yakni Factorial Hidden Markov Model.

Masih banyak aspek teknologi yang bisa dikembangkan untuk membuat si robot kecil ini bertambah “pintar” dan lucu juga tentunya. Mungkin di masa depan, jika kita kesepian di rumah, akan ada si robot kecil PaPeRo yang dapat menemani dan menghilangkan rasa bosan kita.

Untuk melihat bagaimana PaPeRo beraksi secara langsung berikut link YouTube yang bisa diakses:
-PaPeRo Memberikan Arah: http://www.youtube.com/watch?v=iq6aFpsADIY
-PaPeRo Bernyanyi: http://www.youtube.com/watch?v=3z_gcxG2Z0o
-PaPeRo di Pameran(1): http://www.youtube.com/watch?v=knVMv299OqY
-PaPeRo di Pameran(2): http://www.youtube.com/watch?v=oTZS5nZUnZA

PaPeRo memang cukup pintar dan lucu, namun juga, karena sistem yang dikembangkan masih belum sempurna benar, bagi yang pernah mencobanya langsung, akan mendapatkan kesan kalau Si Robot Kecil ini masih sedikit “tulalit”.

 Tentang Penulis: Muhammad Rasyid

Muhammad Rasyid Alumni Teknik Fisika ITB angkatan 2001 dan sekarang sedang melanjutkan studi program Master di Tokyo Institute of Technology, Department of Computer Science. Bidang penelitian penulis adalah pattern recognition for gait ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 Sudah selesai membaca artikel ini? Ayo beri komentar!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.