AMSTERDAM, Netsains - Siapa bilang ilmuwan semuanya geeko alias orang-orang aneh? Ilmuwan muda di Belanda akan berkumpul pada 28 September 2007 di salah satu pusat music and culture Westergasfabriekterrein Amsterdam untuk pesta panggung yang biasa dipakai Blue Man Group kini didekorasi meriah dan tetap memiliki sentuhan “sains”. Tidak tanggung-tanggung party yang dinamakan “Discover 07” mengundang DJ-DJ terkenal dari Eropa dan Amerika, mereka akan berkumpul dan ber-ajojing ria semalam suntuk. Stichting Very Disco, organisasi penyelenggara memiliki banyak tujuan penting dari acara ini, mulai dari ‘have fun’, networking, hingga sekedar ber-kopi darat alias tebar pesona.
Sekedar party? Tentu tidak, sebelum party akan didahului oleh banyak talk-show dan diskusi panel mengenai sains dan public di lounge-lounge eksklusif ala Starbucks. Materi yang dipaparkan tidak berat dan kaum “awam” pun bisa turut berpartisipasi dengan mudah. Salah satu topik yang dipaparkan adalah mengenai kontribusi peneliti muda terhadap aplikasi riset dan teknologi yang mereka kerjakan sehari-hari. Dengan berbagai sponsor dari pemerintah, perusahaan Life Sciences seperti Biorad, dan berbagai institusi pendidikan hingga LSM, acara ini betul-betul menjadi ajang yang menarik untuk diikuti.
Discovery 06 tahun lalu telah membawa sukses besar. Dengan ribuan orang dan bahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Belanda, Ronald Plasterk pun turut hadir di bergoyang bersama. Genomic Network for Young Scientists aka GeNeYouS (www.geneyous.nl) pun turut ikut serta dengan ‘interactive corner’ mereka: Gene in The Bottle – isolasi DNA pengunjung yang kemudian dikemas dalam liontin. Mungkin kaum “gaul” beranggapan party ini “biasa-biasa” saja, ternyata Discover 06 termasuk salah satu best party anak muda di Belanda di tahun 2006.
Bagaimana Indonesia? Saya rasa young scientists Indonesia tidak kalah “gaul”. Acara kopi darat antar scientists muda tidak perlu seminar atau temu ilmiah tapi arisan seperti ini pun ternyata memiliki banyak manfaat. Mungkin Pak Koesmayanto Kadiman atau Pak Bambang Sudibyo pun tidak ingin kalah dengan Ronald Plasterk untuk mendukung acara “gaul” anak bangsa?



Sudah selesai membaca artikel ini? Ayo beri komentar!