Beranda > Artikel > 10 Misteri Otak Manusia yang Belum Terpecahkan

10 Misteri Otak Manusia yang Belum Terpecahkan

Sabtu, 29 September, 2007 oleh Merry Magdalena

Jangankan alam sekitar, diri sendiri kita pun masih banyak menyimpan tanda tanya. Otak manusia bisa disamakan dengan prosesor komputer. Bedanya, kinerja prosesor dapat diuraikan secara logika, sedangkan otak kita tidak.

Ada sepuluh misteri yang masih menyelubungi seluk beluk otak manusia. Ilmuwan masih terus mencoba mencari penjelasan ilmiahnya. Tapi tetap saja misteri itu merupakan rahasia kehidupan ciptaan Tuhan yang luar biasa. Berikut 10 misteri seputar otak manusia yang kita alami sehari-hari, tapi tetap kita tak mampu mencari penyebabnya.

1. Kesadaran

Saat bangun di pagi hari, kita tersadar dari tidur. Menikmati sinar matahari dari celah jendela, udara pagi nan sejuk, dan seterusnya. Kita menyebutnya sebagai kesadaran. Bidang ini memicu topik majemuk yang dibahas ilmuwan sejak zaman dulu. Pakar neurologi mutakhir menjabarkan kesadaran sebagai suatu topik riset realistis.

2. Hidup Membeku

Hidup abadi memang hanya ada dalam khayalan manusia. Namun ilmuwan telah menemukan cryonic, temuan yang mampu membuat manusia memiliki dua kehidupan. Salah satu pusat cryonic adalah Alcor Life Extension Foundation, di Arizona, yang menyimpan tubuh mahluk hidup dalam tabung berisi nitrogen cair dengan suhu minud 320 fahrenheit.

Idenya adalah manusia yang sudah meninggal akibat penyakit akan dicairkan dan dihidupkan kembali di masa mendatang saat penyakit itu sudah bisa disembuhkan. jenazah Ted Williams, pemain baseball kenamaan disimpan di sini. Karena teknologinya belum ditemukan, maka penghidupan kembali belum dilakukan. namun tubuhnya sudah “dilelehkan” dengan suhu yang tepat sehingga sel-selnya membeku dan memecah.

3. Misteri Kematian

Bagaimana manusia menjadi tua? manusia terlahir dengan mekanisme tubuh yang mampu bertahan dari penyakit. Itu sebabnya luka bisa sembuh sendiri wanta diobati. Tapi seiring dengan bertambah usia, mekanisme itu menurun. kenapa bisa begitu? Ada dua teori penjelasannya. Pertama, penuaan adalah bagian dari genetika manusia. Kedia, penuaan adalah hasil dari sel-sel tubuh yang rusak.

4. Alam VS Asuhan

Perdebatan tentang pikiran dan kepribadian manusia masih berkutat antara dua hal di atas. Kepribadian dan pemikiran manusia dikatakan dikontrol oleh gen atau lingkungan?Atau bisa jadi keduanya? Masih belum ada kesepakatan di kalangan ilmuwan tentang hal ini.

5. Pemicu Otak

Tertawa adalah hal yang paling sedikit dipahami dari perilaku manusia. Para ilmuwan menemukan bahwa selama tertawa, ada tiga bagian otak yang terlibat. Pertama, bagian yang berpikir sebelum kita memahami suatu gurauan. Kedua, area yang bergerak untuk memberitahu otot kita untuk melakukan sesuatu. Lalu sebuah area emosional yang menggugah perasaan geli.

John Morreall, ilmuwan peneliti humor dari College of William and Mary, menemukan bahwa tertawa adalah respon bermain atas kisah yang tidak sesuai dengan harapan. Tertawa juga mampu menular pada orang lain.

6. Daya Ingat

Beberapa pengalaman sulit dilupakan, sebaliknya kita justru kerap melupakan hal-hal penting. Bagaimana itu bisa terjadi? menggunakan teknik pencitraan otak, ilmuwan menemukan adanya mekanisme yang bertanggungjawab pada penciptaan dan penyimpanan memori. mereka menemukan hippocampus dan materi abu-abu otak yang berperan sebagai kotak memori. Tapi mengapa ada memori yang mudah diingat dan dipukana, masih tetap jadi misteri.

7. jam Biologis

Otak juga memiliki nukleus suprachiasmatic nucleus alias jam biologi. Bagian ini memprogram tubuh untuk mengikuti irama waktu 24 jam. Jam biologi juga menyesuaikan suhu tubuh, siklus bangun tidur, juga produksi hormon melatonin. Perdebatan terakhir adalah apakah suplemen melatonin mampu mencegah jet lag?

8. Perasaan Dihantui

Diperkirakan 80 persen dari sensasi pengalaman termasuk gatal, tertekan, nyaman dan rasa sakit datang dari bagian tubuh yang hilang. Ada orang yang mengalami adanya organ tubuh mereka yang tidka nampak tapi bisa merasakan. Salah satu penjelasan adalah adanya area syaraf di salah satu organ tubuh yang menciptakan konseksi baru pada saraf tulang belakang dan berlanjut mengirimkan sinyal ke otak.

9. Tidur

Mengapa manusia butuh tidur? Ilmuwan paham bahwa semua mamalia butuh tidur cukup. Tidak cukup tidur berkepanjangan akan menimbulkan halunisasi bahkan kematian. Ada dua tingkatan dalam tidur, yakni tidur yang non-rapid eye movement (NREM), terjadi selama otak memperlihatkan rendahnya aktivitas metabolik. Lalu tidur tingkat rapid eye movement (REM), saat otak masih cukup aktif.

10. Mimpi

Selain tidur, mimpi juga menjadi misteri. Kemungkinannya adalah, bermimpi merupakan latihan otak yang menstimulasi trafik synap antar sel-sel otak. Teori lain mengatakan manusia bermimpi mengenai tugas dan emosinya yang tak sempat diperhatikan selama mereka terjaga di siang hari.

Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.com

Kredit foto: www.ucdmc.ucdavis.edu

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
(2 suara, nilai: 1⁄5)
Loading ... Loading ...

Info Tulisan

Merry Magdalena
Penulis: Merry Magdalena
Tanggal: Sabtu, 29 September, 2007
Tipe Tulisan: Artikel
Kategori:

Cetak Artikel Ini



Biografi Singkat:
Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Ia adalah moderator milis Technomedia yang membernya sejumlah pakar TI, pengamat Iptek, jurnalis, bahkan Menristek dan Menkominfo. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Konsennya terhadap dunia Iptek melahirkan Netsains.com yang dirintisnya bersama teman-teman. Kini ia sedang berusaha keras menyelesaikan beberapa buku lagi sembari terus menjadi jurnalis dan mengelola Netsains.com dan www.qbheadlines.com.

Tulisan Terkait:

Banner

8 Komentar untuk “10 Misteri Otak Manusia yang Belum Terpecahkan”

  1. alam yang terinderai saat terjaga, itu aposteriori. sedangkan saat mimpi itulah a priori. siapa yang dapat menghubungkan keduanya, dapat “menyingkat” waktu, menemui orang lain atau makhluk halus, menyembuhkan penyakit, bahkan menjadikan mimpi sebagai medan virtual kayak di film matrix. apakah mimpi dapat menjadi “epistemologi”? persoalan ini dibahas dalam surat yusuf di al-qur’an, dan interpretasi tentang mimpi silakan search tentang ibn sirrin. tanpa bermaksud sara, saya lebih cenderung pada dua teori di atas. setidaknya itulah pengalaman yang saya lakukan dan membuat saya hanya memakai 3-4 jam dalam sehari, dalam kondisi “sadar” saat bermimpi. anda boleh mendiskusikannya jika bersedia. terimakasih.

  2. Semua ini sebenarnya hanya terangkum dalam satu kata, yaitu keterbatasan. keterbatasan kemampuan kita sebagai manusia yang bagaimanapun hanyalah sedikit saja memiliki pengetahuan/ilmu, sehingga tidak menjadikan kita manusia yang sombong di muka bumi ini. artikel ini kami postingkan di Artikel Universitas Bangka Belitung, thanks banget buat share informasinya.

    Wassalam
    Hendra Leonar di Universitas Bangka Belitung

  3. ciptaan tuhan itu tidak akan ada yang bisa menandingi,,
    sehebat apaun orang amerika dan jepang tak akan bisa engalahkan kekuasaan Tuhan,,

  4. “Subhanalloh”maha suci alloh yang telah nenciptakan manusia dengan begitu sempurna.

  5. Tentang tertawa,sya mikir begini
    1.tertawa terjadi karena ada pembalikan logika. Sesuatu yang tak lazim atau menyalahi aturan yang dianggap logis oleh otak akan direspon dengan gejala fisik tertawa
    2.Tertawa terjadi karena sesuatu keadaan sesuai harapan.
    3.Tampaknya tertawa diciptakan Tuhan untuk mengatasi keterbatasan manusia dalam memahami sesuatu, rasa ingin memahami sesuatu secara berlebihan akan mengakibatkan ketegangan di otak.Nah tertawa sepertinya suatu bemper untuk mengurangi ketegangan ini. Tapi kenapa orang gila lebih banyak tertawa? Apa karena logika orang gila sudah terbalik 180 derajat hingga semuanya jadi lucu buat dia?

  6. suatu yang menakjubkan.pernahkah kalian berpikir tentang otak einstein,newton,sidis,n lainnya..pasti terlintas di benak anda bahw mereka wdl seseorang yang jenius.pada umumnya,n hakikatnya otak dibagi menjadi 3:batang/otak reptil,sistem limbik/otak mamalia,dan neokorteks.pusat kecerdasan seseorang terdapat di bagian neokorteks,karena pada bagian ini otak akan mengalami penyambungan neuron2,karena pada saat manusia lahir manusia dianugrahi allahswt kurang lebih 250 miliar neuron,n taht’s funtastic.

  7. Mengenai poin nomor 4, menurut kelas Perilaku Organisasi yang sedang saya ikuti di kampus, sebagian besar kepribadian terbentuk karena faktor keturunan. Diperkuat dengan percobaan yang memisahkan 2 orang anak kembar. Selama puluhan tahun mereka dibesarin terpisah tanpa kenal, dan ternyata mereka memilih mobil dengan merk sama, ngerokok dengan rokok yang sama, liburan ke tempat yang sama, dll. Bahkan di text book-nya tertulis bahwa sumbangan terbesar yang pernah diberikan orang tua adalah pewarisan gen mereka ke kita.

  8. Demikian banyak penelitian yg dilakukan baik sebelum maupun sesudah era mutakhir seluruh bidang teknologi,mengenai OTAK manusia,sejak jaman Ibnu sina,Ibnu Rusyd dll hingga kini belum cukup membuka cakrawala pengetahuan tentang otak.
    Kita semua mengetahui pendayagunaan otak manusia maksimum sampai saat ini sekitar 25% saja (sekelas Einstein),kecuali nabi yg dipercaya - sebagai prototype u masa depan.
    Otak bersifat Praktis sekaligus idealis, selaput Thalamus yg sebagai dinding antara otak besar dan otak kecil berperan vital dalam mematerikan dan meng-imaterikan impuls/rangsangan/pesan kedalam simbol yg mudah dicerap manusia u membangkitkan strata kesadaran dengan ribuan jalan menuju super ego/tingkat kebijaksanaan, contoh fenomena kaum jenius yang mempunyai keyakinan sehingga sirna batas2 ruang dan waktu,sebagaimana sering kt dengar cerita aneh orang-orang yang suka berfikir-oleh karena explorasi atas kemampuan manusia dalam perubahan jaman tak terhingga.
    Demikian rumitnya cara kerja infrastuktur lunak yg dilindungi tengkorak keras hingga memakan waktu sedemikian lama dalam mengungkap misteri otak manusia.
    Cairan2 kimiawi biologis (komposisi ritmik limpa hitam,hati/zat2 dlm darah) akibat interaksi manusia juga bertanggungjawab dalam pencetusan ide, karena mempengaruhi getar dalam komunitas syaraf otak dan menimbulkan gelombang radiasi energi baik bersifat mikro maupun makro sehingga mobilisasi perubahan akan dikendalikan oleh muatan energi terbesar sebagimana halnya sistem tatasurya kita.
    jelaslah bagi kita untuk membedakan mana alat (dalam hal ini otak) dan mana akal,contoh patahan2 cahaya yg ditangkap retina akan di-translate oleh otak kecil dan sekaligus tercuat simbol dalam benak ,lahirlah menjadi pandangan/pemahaman.(mata/indra adalah alat,orang buta akan menggunakan alat lain dalam menangkap dalam ukuran massa berbeda).
    Oleh karena halusnya otak bersemayam dalam hati atau lalulintas yang paling padat adalah otak dan hati maka pengewajantahannya adalah Prilaku yg Baik.
    Demikian sekilas pandangan mohon maaf jika ada kekeliruan…

Beri Komentar

Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>