Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 suara, nilai: 4,00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

TrES-4, Planet Terbesar yang Baru Ditemukan

JAKARTA, Netsains- Planet terbesar yang pernah ditemukan kini muncul begitu saja. Bahkan secara teori, planet ini tidak pernah eksis. Planet yang diberinama TrES-4 ini 1,7 kali lebih besar dari Jupiter. Ilmuwan mengklasifikasikannya sebagai bagian dari sub kelas planet dengan densitas rendah. Temuan ini akan dipublikasikan secara detail di isu teranyar Astrophysical Journal.

“Densitasnya hanya sekitar 0,2 gram per sentimeter kubik atau setara dengan kayu balsa,” jelas pimpjnan studi, Georgi Mandushev dari Lowell Observatory in Arizona. “Karena planet ini relatif lemah, maka terletak di bagian atas atmosfer.”

Massa planet yang cukup besar namun dentitasnya rendah ini secara anomali dikenal sebagai eksoplanet. Keberadaannya masih belum mampu dijelaskan dengan pemodelan-pemodelan terkini.

Menurut Madushev, TrES-4 bisa jadi lebih besar dari yang sesungguhnya. Ukurannya nyaris dua kali lebih besar dari Jupiter walau massanya lebih kecil. Sementara Edwar Dunham rekan Mandushev mengatakan, “TrES-4 memunculkan problem teori baru yang cukup baik dan menantang. Kami jadi memiliki hal baru untuk diselesaikan.”

Transit

Planet ini terletak sekitar 1400 tahun cahaya dari bumi. Orbitnya ada di sekitar bintang induknya yang hanya berjarak 3,5 hari. Sebuah tim astronom internasional menemukannya menggunakan teleskop-teleskop otomatis berjejaring yang disebut Trans-Atlantic Exoplanet Survey. TrES-4 dideteksi tertinggal dari bintang induknya yang bernama GSC 02620-00648. Teknik transit ini memungkinkan ilmuwan untuk mengkalkulasi ukuran planet.

“TrES-4 adalah planet terbesar yang pernah ditemukan sejak kami tahu ukuran sesungguhnya,” jelas Mandushev. “Bisa jadi ada planet lain yang lebih besar tapi kami belum bisa mengukur sebab planet-planet itu belum transit.”

Bintang induk TrES-4 sendiri juga objek yang tidak biasa sebab memiliki usia nyaris sama dengan matahari kita. Hanya lebih besar dan bahkan berputar lebih cepat.Matahari yang kita kenal selama ini diperkirakan bukan lagi objek terbesar di angkasa seperti yang disangka.

Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.

Kredit foto: LiveScience.

 Tentang Penulis: Syariful Anwar

Syariful Anwar Lebih dikenal di dunia cyber sebagai logC atau NightCrew. Terjun ke dunia cyber khususnya cyber underground sejak pertama kali mengenal teknologi jaringan pada usianya yang sangat belia. Mempelajari secara autodidak dan aktif dari berbagai komunitas pemerhati topik-topik keamanan sistem dan jaringan di internet. Pernah menjadi anggota, memimpin dan ikut mengembangkan komunitas Kecoak Elektronik Indonesia. Pengurus di IlmuKomputer.Com dan instruktur di Brainmatics.Com. Memiliki profesi tetap ... Selengkapnya »
 
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 2 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.