Onno W.Purbo: “Kemerdekaan Kita Masih Garing!”
JAKARTA, Netsains - Ulang tahun seorang Onno Widodo Purbo selalu dirayakan oleh seluruh bangsa Indonesia, sebab pas dengan ulang tahun kemerdekaan RI. Mungkin itu juga pasalnya Kang Onno jadi manusia merdeka dan cinta Indonesia? Bisa jadi. Ikuti orbolan ringan suami dari Nurlina itu dengan Netsains.com. Bagaimana ya kalau Kang Onno jadi Menkominfo? Apa makna kemerdekaan buatnya?
Netsains (NS): Sekarang lagi sibuk apa Kang? Nulis buku lagi apa ikut roadshow?
Onno W. Purbo (OWP) :Lagi lebih banyak nulis buku udah ada 2 naskah masuk, satu ke CHIP soal 3G, satu lagi ke Infokomputer tentang RT/RW-net. Paling nggak sekitar Agustus / September ini kayanya pada terbit tuh.
NS: Ada rencana ke luar negeri? Kalo ya, dalam rangka apa?
OWP: Gue batalin ke luar negeri. Sebenernya Agustus ini di undang ke Malaysia tapi males lah ke luar negeri, lebih banyak buang waktu daripada manfaatnya sih ..
NS: Kang Onno sekarang bisa dibilang sebagai orang yang tidak bekerja bagi perusahaan manapun. Kang Onno membutktikan bahwa orang dengan skill yang diasah, mampu merdeka sepenuhnya: tidak diatur oleh atasan atau institusi. Tentunya banyak yang ingin seperti itu. Bagaimana kiatnya agar dapat menuju ke arah itu? Kerja hanya untuk diri sendiri dan keluarga, dengan menggunakan skill dan knowledge sendiri, dan selalu dibutuhkan banyak pihak. Apa rahasianya Kang?
OWP: Rahasianya sederhana aja sih “Nilai seseorang tergantung manfaat-nya pada orang lain”. Seninya bagaimana membuat sebanyak mungkin orang merasakan
manfaat dari diri kita. Kebetulan dengan menulis dan hosting di internet banyak sekali orang yang akan merasakan manfaat tersebut. Rejeki mah sudah di atur dari atas
semakin banyak orang merasakan manfaat. rejeki mah sesuai aja lah. Kalkulator Yang di Atas gak pernah salah ngitung.
NS: Menurut Kang Onno selama ini, rakyat Indonesia bisa kok membangun dirinya sendiri tanpa harus terlalu bergantung pada pemerintah. Bagaimana dengan rakyat yang skill-nya kurang, sedangkan untuk menambah skill tetap butuh biaya?Bagaimana dengan rakyat yang minim akses dan biaya itu?
OWP: Cara ngelihatnya di balik. Ya itu namanya opportunity buat kita yang kaya pengetahuan untuk membantu mereka yang fakir pengetahuan dan fakir bandwidth. Kaum kapitalis juga sebenernya melihat hal yang sama, cuma mereka lebih suka mengeksploitasi dan membuat orang miskin tetap miskin sambil memperkaya diri sendiri. Sayangnya pemerintah Indonesia sering kali mengadopsi konsep kapitalis dengan lebih memberikan akses bagi operator berkiprah dan membuat rakyat kita sebagai pelanggan aja. Itu jadi opportunity bagi kita di lapangan untuk membuat membuat mereka pandai. Memang kita bukan malaikat apalagi Tuhan. Semoga dari sedikit yang kita berikan bisa membuat banyak orang Indonesia maju. Tanpa banyak tergantung utangan Bank Dunia dan investor asing.
Supaya kita semua sama-sama maju bukan cuma jadi pelanggan dan customer aja, tapi bisa jadi produsen bahkan mungkin menjadi produsen bagi negara berkembang lain di dunia. Itu yang selama ini gue kerjain sih. Memang nggak glamor, nggak ada sorotan media, nggak bikin beken.
NS: Apa makna kemerdekaan bagi kang Onno?
OWP: Terus terang kemerdekaan di Indonesia buat saya sekarang ini sih masih garing banget. Gue setiap pagi sering pake sepeda jalan di sekitar Cempaka Putih dan Sunter.Gue sering masuk ke gang-gang dan melihat sendiri gimana susahnya orang-orang kebanyakan yang harus hidup di rumah petakan yang cuma 2×3 meter persegi, pake WC umum buat mandi dan lain-lain. Kita masih jauh dari merdeka. Sialnya rakyat kecil itu lebih banyak dieksloitasi oleh partai-partai dan para petinggi.
Yah gue sih berusaha dengan apa yang ada di gue sendiri aja sih. Baru mampu sebulan sekali ngajarin anak-anak di lingkungan gue soal IT. Ya moga-moga bisa mengubah sedikit hidup mereka lah ..
NS: Kalau diberi kesempatan memperbaiki sistem di negara ini, apa yang Kang Onno ingin perbaiki?
OWP: Sekolah! Masa depan bangsa ini tergantung pada anak-anak muda yang ada di negara ini. Kalau sekolah kita ditelantarkan, sampai kapanpun tidak mungkin
negara ini akan maju .Sambungkan 220.000 sekolah ke Internet, sambungan 46.5 juta anak muda Indonesia ke Internet. Itu aja sih ..
NS: Jika Kang Onno ditelpon presiden agar menjadi Menkominfo, gimana, Kang? Punya rencana tersendiri buat Indonesia?
OWP: Pertanyaannya dibalik. Apa nggak nyesel tuh presiden RI kalau mau minta OWP jadi pembantunya. Maklum terbukti di dalam banyak kasus gue akan sangat saklek dan nti markup. Aampe para petinggi di ITB pusing kepala sama gue dulu. Kalau boleh saran pikir-pikir dulu deh 2-3 kali sebelum memutuskan buat nelepon OWP…
NS: Sekarang Kang Onno sedang mengembangkan aplikasi apa nih?
OWP: Lagi nulis buku buat bikin server Murah buat Usaha Kecil Menengah. Sekarang harga server lagi jatuh banget Server Xeon Dua processor cuma Rp. 5.9 juta!!!
Mungkin di gabung sama Linux + oracle + compiere + lainnya jadi bagus banget buat usaha kecil ..
Kredit foto: buletin.melsa.net.id











Beri Komentar