Mengamati Gerhana Bulan Total dari Pusat Keramaian
Semalam, terjadi Gerhana Bulan Total untuk yang kedua kalinya dalam tahun 2007. Untuk standar waktu Indonesia bagian Barat, awal terjadinya gerhana, ketika bulan mulai tertutupi oleh bayang semu (penumbra) sebagian, terjadi sekitar pukul 14:53 WIB, lalu keseluruhan permukaan bulan tertutup bayang semu pada pukul 15:51 WIB. Keseluruhan permukaan bulan tertutupi oleh bayang utama (umbra) di sekitar pukul 16:52 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 17:37 WIB. Akhir dari bayang utama terjadi pada pukul 18:22 WIB, dan akhirnya meninggalkan bayang semu pada pukul 19:23,sampai akhirnya kembali purnama pada pukul 20:21 WIB.
Dengan demikian, bagi wilayah Indonesia bagian barat, mulai bisa mengamati, setelah terbitnya Bulan, sekitar pukul 18-an, atau ketika Bulan sudah melewati puncak gerhana. Sedangkan untuk wilayah yang lebih ke Timur bisa lebih beruntung karena berkesempatan mengamati gerhana dalam skala yang lebih panjang, bisa satu atau dua jam lebih panjang, tergantung zona waktunya.
Kendati gerhana bulan total dapat diamati di banyak tempat di muka bumi, tetapi tidak semuanya, dan di banyak tempat gerhana tidak dapat diamati sepenuhnya. Gerhana tidak dapat diamati oleh mereka yang berdiam di eropa, afrika dan asia barat. Dan setiap wilayah di Bumi bisa mengamati dalam rangkaian yang berbeda-beda, tergantung pada standar waktu masing-masing.
Karena gerhana terjadi tidak setiap saat, maka ketika terjadi gerhana, fenomena tersebut menarik untuk dilihat dan dinikmati oleh masyarakat umum. Apakah fenomena ini hanya bisa dinikmati dari observatorium? Tidak juga, gerhana bulan total dapat dinikmati dimana saja, sepanjang kita dapat memandangi bulan tanpa terhalangi. Bahkan gerhana bulan dapat dinikmati ditengah keramaian kota.
Kredit Foto: www.langitselatan.com











Beri Komentar