Kita sering dibombardir dengan iklan aneka ragam produk vitamin. Yang paling banyak adalah vitamin C. Seolah-olah dengan mengonsumsi vitamin C maka semua penyakit akan beres dengan sendirinya.
Publik kerap salah kaprah bahwa vitamin C bahkan bisa membuat kita kebal terhadap bermacam penyakit. Anggapan keliru itu sekrap membuat orang mengonsumsi vitamin C secara berlebihan padahal manfaatnya belum pasti didapat.
Tidak Rasional
Contohnya saja anggapan bahwa sakit radang tenggorokan bisa disembuhkan dengan vitamin C. Sebuah riset terbaru membuktikan bahwa vitamin C sama sekali tidak memberi pengaruh apapun pada kasus radang tenggorokan.
Sebuah review di Cochrane bertajuk Vitamin C for Preventing and Treating the Common Cold kembali menegaskan bahwa penggunaan vitamin C tidaklah rasional dalam kondisi sakit tertentu.
Penyakit common cold yang dikenal juga dengan radang tenggorokan atau infeksi saluran pernapasan bagian atas (kode J00 menurut ICD-10, 460 menurut ICD-9-CM; kode klasifikasi penyakit secara internasional). Penyakit ini sering ditandai dengan keluhan meriang, nyeri menelan, sakit kepala, pusing, pilek, batuk, tidak enak badan,dan e. Keluhan sering disebabkan oleh virus dan umumnya dapat sembuh sendiri. Tidak perlu antibiotika. Cukup istirahat dan tingkatkan daya tahan tubuh dengan makan dan minum yang bergizi.
Vitamin C yang dikenal juga dengan sebutan asam askorbat, walaupun tetap kontroversi, mungkin masih sering digunakan sebagai suplementasi untuk mencegah dan mengobati radang tenggorokan. Penelitian di Cochrane ini menegaskan bahwa suplementasi vitamin C tidak menunjukkan penurunan kejadian radang tenggorokan, baik pada lamanya sakit maupun tingkat keparahan.
Jadi dosis tinggi untuk pencegahan dan pengobatan yang mungkin masih rutin dianjurkan itu tidak rasional jika diterapkan pada komunitas umum. Tapi mungkin masih bermanfaat bagi pelaku aktivitas fisik yang berat.
Nah, sekarang jangan terlalu banyak menenggak vitamin C di saat terkena radang tenggorokan. Nanti justru terkena radang “kantong kering” akibat uangnya dihabiskan membeli vitamin C.



bila perananan vit.C tdk banyak memiliki fungsi dalam menyembuhkan penyakit radang tenggorokan, mengapa masih banyaknya obat yg mengklaim bahwa vit.C memiliki peranan dalam menyembuhkan penyakit radang tenggorokan?
apakah berbahaya mengkonsumsi vit.C pada saat penyakit radang tenggorokan?
tlong berikan jawaban ya?
Penelitian-penelitian tentang vitamin banyak yang bias….karena mereka menggunakan vitamin sintetik (kimia)..bukan vitamin yang alami…Sebenarnya vitamin sintetik itu diserapnya hanya 20%..sisanya dibuang oleh tubuh..hanya membebani ginjal saja. Jadi vitamin C yang alami(yang ada pada buah/sayur) itu tidak bisa disamakan dengan vitamin C sintetik,karena yang sintetik tidak punya fitokimia bahan yg berkahasiat dari buah/sayur yang tdk bisa diekstrak…..vitamin yang dijual di pasaran kebanyakan adalah yang sintetik. Jadi yang sintetik..jelas kurang ada efeknya buat kesehatan. Dan ingat suplemen itu hanya untuk mencegah penyakit bukan mengobati.Yang baik kita mengkonsumsi yang dari alam yaitu buah/sayuran atau produk-produk alami yang baik cara pembuatannya.