Sukses, Pertukaran Gen Antar Spesies
Ilmuwan berhasil mengubah spesies bakteri dengan melakukan pertukaran gen. Ini merupakan langkah terobosan yang memungkinkan suatu saat nanti kita dapat menciptakan mahluk hidup buatan. Aneh? Tidak juga, sebab itu memang bagian dari proyek yang lebih besar lagi dimana manusia menciptakan mikroba yang menghasilkan bahan bakar bersih.
“Ini sama saja denganmengubah komputer Macintosh menjadi PC dengan memasukan satu keping peranti lunak,” jelas pakar pemetaan genom J. Craig Venter, seperti yang dipublikasikan di jurnal Science teranyar.
Selama bertahun-tahun, ilmuwan telah memindahkan gen tunggal dan potongan DNA besar dari satu spesies ke spesies lainnya. Akhirnya tim Venter sukses mentransplantasikan seluruh genom, semua bagian gen organisma, dari satu bakteri ke bakteri lain dalam satu langkah. Bukan jenis bakteri yang kompleks, melainkan sepupu dari mikoroba kecil sederhana yang dikenal dengan nama mikoplasma. Dengan keberhasilan ini maka peneliyi mengetahui pasti bagaimana transplantasi dilakukan. Namun tak selamanya gen baru menggantikan yang lama dan tetap bekerja dengan baik, hanya setidaknya konsep itu sudah terbukti.
“Eksperimen ini menjadi penanda dalam rekayasa biologi,” komentar Dr. Barbara Jasny, senior editor Science.
Organisma Buatan
Jika percobaan ini berjalan dengan baik pada organisma renik, bukan tidak mungkin kelak dapat berjalan pada mahluk hidup berukuran besar. Misalnya saja menukar benih kambing dengan sapi. Lantas apa gunanya? Sesungguhnya pertukaran itu bukan tujuan utamanya. Itu hanya bagian dari skala besar apa yang kita sebut sebagai biologi sintetis atau genomik sintetis yang bertujuan untuk membentuk organisma baru yang bekerja dengan cara berbeda sama sekali dari yang dilakukan alam.
“Ada orang yang melakukan usaha rekayasa sintetis dengan pendekatan lain. Yang dilakukan Venter ini berbeda dan jauh lebih berani bahkan juga dramatis,” komentar Dr. David Relman, ahli mikorobiologi dan penyakit infeksi dari Stanford University.
Metode lain yang tak kalah popular adalah medifikasi gen organisme yang sudah ada seperti bakteri E.Coli sehingga bias bermanfaat dalam pengobatan. Kontrasnya, institut yang diberinama Venter dengan namanya sendiri tersebut mencoba untuk menciptakan kromosom artifisial yang mengandung gen bermanfaat seperti menghasilkan bahan bakar alternatif.
Memang masih jauh untuk menuju kesempurnaan itu, tapi untuk ke arah itu mereka menaruh kromosom artifisial ke dalam sel hidup. Eksperimen ini sengaja dirancang untuk membuktikan bahwa pertukaran genom secara keseluruhan itu memungkinkan dengan menggunakan DNA bakteri biasa.
*Diterjemahkan secara bebas dari Associated Press (AP).*














Beri Komentar